Datangi Bareskrim Polri, Kivlan Zein Laporkan Pengurus YLBHI

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 19 September 2017 | 16:35 WIB
Datangi Bareskrim Polri, Kivlan Zein Laporkan Pengurus YLBHI
Kivlan Zein. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen menyambangi Badan Reserse Kriminal Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017). Kedatangan Kivlan untuk melaporkan Ketua Bidang Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur atas tudingan sebagai dalang atau operator penyerang di kantor YLBHI Jakarta.

"Yang menyatakan, memfitnah saya mencemarkan nama baik saya adalah sebagai dalang atau operator di dalam penyerangan LBH Jakarta. Karena itu saya melaporkan," ujar Kivlan di Bareskrim.

Kivlan membantah adanya tudingan tersebut. Menurutnya pada saat kejadian aksi demo dan penyerangan kantor LBHI Jakarta, dirinya tak berada di lokasi kejadian.

"Saya tidak ada ikut didalam sebagai operator atau sebagai dalam. Dan saya tidak hadir dalam acara itu, baik pada waktu hari Sabtu atau Minggu. Malah hari minggu saya ada di Bogor. Kalau saya dituduh nbahwa yang kejadian hari minggu ada penyerangan ada kerusuhan di depan LBH saya tak berada disana dan tak merancang menyerang," kata dia.

Pasalnya, Kivlan mengklaim Isnur menyebar fitnahan kepada dirinya. Isnur sebelumnya menyebutkan terdapat media daring yang menyebut Kivlan terlibat dalam rapat persiapan pengepungan kantor YLBHI.

"Berdasarkan saya dituduh berdasar berita berita di Publiknews. Jadi saya tak hadir dan tak memimpin rapat," kata dia.

Saat melaporkan ke Bareskrim, Kivlan membawa barang bukti diantaranya pernyataan Isnur di media yang menuding dirinya aktor dibalik penyerangan di Kantor LBHI Jakarta dan ada bukti lambang Marxisme dan Karl Max yang ia dapat terkait acara Seminar Pengungkapan Kebenaran Sejarah 1965/1966 di LBH Jakarta pada Sabtu-Minggu (16/17).

"Ada yang barbuk Public news. Kemudian ucapan M Isnur di depan media, didepan Komnas Perempuan. Yang nuduh saya dalang aksi. Sudah diucapkan dia. Bukti satu lagi ada kiriman di FB dan WA saya bahwa mereka ada rapat dan makai lambang kacamata seperti Marxisme," kata dia.

Tak lama memasuki Gedung Bareskrim, Kivlan tampak terburu-buru keluar. Kivlan menuturkan dirinya masih kekurangan alat bukti untuk melaporkan Isnur lantaran belum melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan.

baca juga

"Kita lengkapi hari ini juga, sedang melengkapi surat-suratnya hari ini. Hari ini juga kita kan masukkan. Yang kurang laporan LP nya sama bukti-buktinya," kata Kivlan.

Sementara itu Kuasa Hukum Kivlan Zen, Mohammad Yuntri mengatakan kliennya masih harus melengkapi barang bukti lainnya seperti video dan lainnya.

"Tadi kan laporan pendahuluan, bahwa kami punya kepentingan, nama kami ini dicemarkan padahal tidak demikian. Dengan demikian kami mendahului, melengkapi syarat baru kami laporakan secara resmi. Laporan sudah, tapi perlu ada bukti yang perlu dilengkapi," kata Yuntri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPP: Tidak Perlu Ada Sinisme Pemutaran Film G30S PKI

PPP: Tidak Perlu Ada Sinisme Pemutaran Film G30S PKI

News | Selasa, 19 September 2017 | 15:41 WIB

Sejarawan LIPI Desak Kurikulum Sejarah G30S Direvisi

Sejarawan LIPI Desak Kurikulum Sejarah G30S Direvisi

News | Selasa, 19 September 2017 | 15:20 WIB

PAN Bakal Gelar Nonton Film Pengkhianatan G30S/PKI

PAN Bakal Gelar Nonton Film Pengkhianatan G30S/PKI

News | Selasa, 19 September 2017 | 14:12 WIB

Sejarawan: Purnawirawan Jangan Libatkan TNI ke Politik Praktis

Sejarawan: Purnawirawan Jangan Libatkan TNI ke Politik Praktis

News | Selasa, 19 September 2017 | 14:02 WIB

Pengepungan Rusuh Kantor YLBHI, Polisi Tetapkan 7 Tersangka

Pengepungan Rusuh Kantor YLBHI, Polisi Tetapkan 7 Tersangka

News | Selasa, 19 September 2017 | 13:59 WIB

Klaim Difitnah, Kivlan Zein Mau Laporkan YLBHI ke Polisi

Klaim Difitnah, Kivlan Zein Mau Laporkan YLBHI ke Polisi

News | Selasa, 19 September 2017 | 13:19 WIB

Kivlan Zein Bantah Dalangi Pengepungan Kantor YLBHI

Kivlan Zein Bantah Dalangi Pengepungan Kantor YLBHI

News | Selasa, 19 September 2017 | 12:42 WIB

Pengepungan YLBHI, Polisi Lepas 22 Orang Perusuh

Pengepungan YLBHI, Polisi Lepas 22 Orang Perusuh

News | Selasa, 19 September 2017 | 12:15 WIB

Alasan YLBHI Tak Laporkan Kivlan, Tokoh Diduga Dalang Pengepungan

Alasan YLBHI Tak Laporkan Kivlan, Tokoh Diduga Dalang Pengepungan

News | Selasa, 19 September 2017 | 11:48 WIB

Kocak! Yel-Yel Konyol yang Diteriakkan Gerombolan Pengepung YLBHI

Kocak! Yel-Yel Konyol yang Diteriakkan Gerombolan Pengepung YLBHI

News | Selasa, 19 September 2017 | 09:39 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×