Kocak! Yel-Yel Konyol yang Diteriakkan Gerombolan Pengepung YLBHI

Reza Gunadha

Selasa, 19 September 2017 | 09:39 WIB
Kocak! Yel-Yel Konyol yang Diteriakkan Gerombolan Pengepung YLBHI
Massa kepung YLBHI [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Gerombolan yang mengepung kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Minggu hingga Senin dini hari (17-18/9/2017), banyak menyemburkan yel-yel maupun slogan berisi ancaman terhadap aktivis prodemokrasi dan penyintas korban pelanggaran HAM tahun 1965.

Tapi ternyata, tak sedikit kalimat-kalimat ancaman yang membuncah dari mulut gerombolan tersebut justru bisa membuat para pendengarnya tertawa. Pasalnya, orator gerombolan itu kerapkali menggunakan istilah yang salah.

Kelucuan akibat kekonyolan gerombolan tersebut diceritakan kembali oleh akun Twitter bernama @dsblf, yang mengklaim melihat peristiwa itu secara langsung.

Akun itu menceritakan gerombolan pengepung itu awalnya hanya berjumlah 10 orang. Mereka berkumpul di depan gerbang kantor YlBHI dan dijaga polisi.

"Jadi ceritanya pakai dorong-dorongan segala sama bos-bosnya yang ikut ngejagain (you know who). Terus, sambil dorong-dorong teriaknya apa coba? Revolusi," tulis @dsblf yang membubuhkan simbol tertawa.

Kenapa yel-yel "revolusi" menjadi lucu? Sebab, "revolusi" adalah kosakata yang diidentikkan dengan kaum komunis. Sementara gerombolan itu menggelar demo karena menuduh terdapat acara Partai Komunis Indonesia (PKI) yang digelar di dalam gedung YLBHI.

Kekonyolan gerombolan tersebut berlanjut ketika banyak dari gerombolan itu berteriak-teriak, memekikkan kata-kata provokatif bernada SARA.

"Mereka juga bilang, 'keluarkan senjata mesin kalian yang dari China! kami tidak takut'. I wish i have (seandainya saya punya)," ungkap akun tersebut.

Akun itu juga menceritakan, seorang orator dari gerombolan tersebut memakai kosakata yang salah sehingga mengundang tawa para polisi maupun aktivis prodemokrasi yang menjaga gerbang kantor YLBHI.

"Oiya, ada yang berorasi seperti ini, 'NKRI menolak keras paham Marksisnis!' Apa dia memaksudkan itu adalah sopir kereta (masinis)?" sindir akun tersebut.

Sindiran tersebut mengena, lantaran berdasarkan transposisi pemaknaan, sang orator tampak merujuk 'Marksisnis' [sic!] yang seharusnya 'Marxisme' atau puncak filsafat klasik Jerman dan menjadi salah satu basis teoritik teori sosial Komunisme modern.

Tak hanya itu, @dsblf juga menuturkan terdapat banyak kata cacian yang ditujukan gerombolan itu kepada aktivis YLBHI tapi justru membuat para aktivis tertawa.

"Sewaktu pengepungan malam, aku rasa-rasanya mendengar ratusan jenis kata makian. Dari yang kasar sampai kocak. Kamu pernah tidak diejek 'muka cacing'?" tulisnya lagi.

"Jadi, teman-teman yang jaga barikade depan itu berjuang untuk menahan ketawa melihat kekonyolan mereka. Kami tahan ketawa setengah mati," tuturnya.

Untuk diketahui, 34 orang ditahan setelah aksi pengepungan kantor YLBHI dan kerusuhan di area Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka diduga provokator aksi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Dikepung, Aktivis YLBHI dan Korban '65 Rawan Dipersekusi

Usai Dikepung, Aktivis YLBHI dan Korban '65 Rawan Dipersekusi

News | Selasa, 19 September 2017 | 07:11 WIB

Wantimpres: Prioritaskan Pembangunan Ketimbang Ribut Soal PKI

Wantimpres: Prioritaskan Pembangunan Ketimbang Ribut Soal PKI

News | Selasa, 19 September 2017 | 02:02 WIB

Hendardi: Isu Kebangkitan PKI untuk Pecah Belah Warga

Hendardi: Isu Kebangkitan PKI untuk Pecah Belah Warga

News | Selasa, 19 September 2017 | 06:02 WIB

Kantor YLBHI Dikepung, Jokowi Minta Massa Tak Main Hakim Sendiri

Kantor YLBHI Dikepung, Jokowi Minta Massa Tak Main Hakim Sendiri

News | Senin, 18 September 2017 | 20:58 WIB

Bamus Betawi Bantah Terlibat Pengepungan Kantor YLBHI

Bamus Betawi Bantah Terlibat Pengepungan Kantor YLBHI

News | Senin, 18 September 2017 | 20:30 WIB

Bamus Betawi Diduga Ikut Terlibat Pengepungan Kantor YLBHI

Bamus Betawi Diduga Ikut Terlibat Pengepungan Kantor YLBHI

News | Senin, 18 September 2017 | 20:25 WIB

YLBHI Diminta Laporkan Dua Otak Aksi Pengepungan Semalam

YLBHI Diminta Laporkan Dua Otak Aksi Pengepungan Semalam

News | Senin, 18 September 2017 | 20:18 WIB

Presiden Jokowi Ingin Film G30S PKI yang Kekinian

Presiden Jokowi Ingin Film G30S PKI yang Kekinian

News | Senin, 18 September 2017 | 20:10 WIB

Jokowi Diminta Tak Ikuti Saran Watimpres Soal Film G30S/PKI

Jokowi Diminta Tak Ikuti Saran Watimpres Soal Film G30S/PKI

News | Senin, 18 September 2017 | 19:06 WIB

Polisi Lacak Akun Penyebar Hoax yang Gerakkan Massa Kepung YLBHI

Polisi Lacak Akun Penyebar Hoax yang Gerakkan Massa Kepung YLBHI

News | Senin, 18 September 2017 | 18:50 WIB

Terkini

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10.000 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10.000 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:19 WIB

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:17 WIB

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

Manga Geopolitik Funso Deshitara Hatta Made Resmi Dapat Adaptasi Anime TV

Manga Geopolitik Funso Deshitara Hatta Made Resmi Dapat Adaptasi Anime TV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:00 WIB

Pelaku Penendang Perempuan di Senayan City Ditangkap, DPR: Jangan Ada Keistimewaan!

Pelaku Penendang Perempuan di Senayan City Ditangkap, DPR: Jangan Ada Keistimewaan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:55 WIB

Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah

Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 11:54 WIB

×