Politisi PKS: Tak Cukup Bukti Panglima TNI Main Politik

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Senin, 02 Oktober 2017 | 17:03 WIB
Politisi PKS: Tak Cukup Bukti Panglima TNI Main Politik
Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Menko Polhukam Wiranto, dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menghadiri acara pembekalan kepada calon perwira remaja (Capaja) Akademi TNI dan Polri tahun 2017 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (24/7).

Suara.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera tak setuju Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo disebut-sebut sedang memainkan manuver politiknya. Sebab, tidak ada bukti yang cukup untuk mengklaim Gatot demikian.

"Tentara aktif belum ada masuk ke partai politik. Tidak cukup bukti kita mengatakan Panglima TNI sekarang ini bermain politik. Kalau manuver, ya memang TNI ini harus bermanuver untuk menjaga pertahanan negara," kata Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini, di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/10/9/2017).

Menurut Jazuli, satu-satunya cara bagi tentara mermain politik hanya lewat jalur kudeta. Namun hingga kini belum ada indikasi TNI akan melakukan kudeta.

"Kalau dia tidak melakukan apa-apa, jangan mudah kita menuduh dia berpolitik. Karena sampai saat ini saya belum melihat ada kiprah manuvernya TNI menjurus kepada politik," ujar Jazuli.

Perihal pernyataan Gatot tentang adanya institusi yang memesan 5.000 pucuk senjata, kata Jazuli hal itu tidak dapat dikatakan sebagai manuver politik TNI. Sebab, hal itu Gatot sampaikan di dalam forum silaturahmi antara Panglima TNI dengan para Purnawirawan TNI.

Justru yang perlu dipersoalkan yaitu media yang memberitakan informasi tersebut. Sebab, pihak Puspen TNI sudah mewanti-wanti supaya berita tersebut tidak dimuat.

"Justru yang perlu dipertanyakan itu medianya. Media itu kan juga harus menghormati kalau dibilang off the record. Etika jurnalisme kan harus dijaga juga dong," tutur Jazuli.

Menurut Jazuli, seandainya Gatot sengaja menyampaikan informasi tersebut untuk kepentingan politik, bisa saja dia sampaikan di forum tabligh akbar. Akan tetapi informasi itu disampaikan di forum tertutup yang isinya tidak ada masyarakat umum.

"Itu kan disampaikan di antara para purnawirawan. Jadi tidak cukup alat untuk mengatakan panglima ada manuver. Saya bukan dalam konteks membela panglima. Tapi ini disampaikan di komunitas khusus, bukan di tabligh akbar," kata Jazuli.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Terima Atlet ASEAN Paragames

Jokowi Terima Atlet ASEAN Paragames

Foto | Senin, 02 Oktober 2017 | 16:37 WIB

Survei: Publik Ingin Figur Baru Selain Jokowi dan Prabowo

Survei: Publik Ingin Figur Baru Selain Jokowi dan Prabowo

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 15:59 WIB

Di Depan 3 Jenderal, Jokowi: Saya Panglima Tertinggi TNI

Di Depan 3 Jenderal, Jokowi: Saya Panglima Tertinggi TNI

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 15:39 WIB

Ngobrol dengan Kapolri, Panglima TNI Cuek dengan Kepala BIN

Ngobrol dengan Kapolri, Panglima TNI Cuek dengan Kepala BIN

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 15:24 WIB

Plus Minus Pemerintahan Jokowi Jelang Pilpres Versi Survei Median

Plus Minus Pemerintahan Jokowi Jelang Pilpres Versi Survei Median

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 15:12 WIB

Juara Umum, Jokowi Terima Atlet Indonesia di ASEAN Paragames

Juara Umum, Jokowi Terima Atlet Indonesia di ASEAN Paragames

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 13:15 WIB

Jokowi Tak Kabulkan Permintaan Angkat PNS Pelatih ASEAN Paragames

Jokowi Tak Kabulkan Permintaan Angkat PNS Pelatih ASEAN Paragames

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 13:12 WIB

Kuis Jokowi: Olahraga Apa yang Paling Berat?

Kuis Jokowi: Olahraga Apa yang Paling Berat?

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 12:59 WIB

Tiga Kutipan Motivasi Jokowi

Tiga Kutipan Motivasi Jokowi

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 01:04 WIB

Terkini

Listyo Sigit Sadap Telepon Prabowo, Jejak Senjata Intai Pegasus dari Israel

Listyo Sigit Sadap Telepon Prabowo, Jejak Senjata Intai Pegasus dari Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:13 WIB

Syarat dan Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan setelah Terkena PHK, Ini Tahapannya

Syarat dan Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan setelah Terkena PHK, Ini Tahapannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 10:12 WIB

Apa Saja Ciri-Ciri HP Disadap? Kenali Tandanya dan Cara Tepat untuk Mengatasinya

Apa Saja Ciri-Ciri HP Disadap? Kenali Tandanya dan Cara Tepat untuk Mengatasinya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 10:11 WIB

Berkat KUR BRI, Pengusaha Kopra Asal Pati Berhasil Tingkatkan Kapasitas Usaha dan Perluas Pasar

Berkat KUR BRI, Pengusaha Kopra Asal Pati Berhasil Tingkatkan Kapasitas Usaha dan Perluas Pasar

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 10:11 WIB

Akhir Pelarian Pembobol ATM di Samarinda, Polisi Tangkap Pelaku hingga Jawa Barat

Akhir Pelarian Pembobol ATM di Samarinda, Polisi Tangkap Pelaku hingga Jawa Barat

Kaltim | Rabu, 04 November 2026 | 10:09 WIB

Listyo Sigit Cs Ditangkap, Media Asing Bongkar Isu Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Listyo Sigit Cs Ditangkap, Media Asing Bongkar Isu Makar di Balik Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:08 WIB

Mahfud MD: Penyadapan ke Presiden Prabowo Kejahatan yang Sangat Biadab

Mahfud MD: Penyadapan ke Presiden Prabowo Kejahatan yang Sangat Biadab

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:07 WIB

Mulai Antre Lagi, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.537.000/Gram

Mulai Antre Lagi, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.537.000/Gram

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 10:07 WIB

CFX10 Turun ke Level 923, Mayoritas Aset Kripto Masih Merah

CFX10 Turun ke Level 923, Mayoritas Aset Kripto Masih Merah

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 10:03 WIB

Kongres IPNU-IPPNU di Kendal Bakal Pilih Pemimpin Baru, Siapkan Kader Menuju Indonesia Emas 2045

Kongres IPNU-IPPNU di Kendal Bakal Pilih Pemimpin Baru, Siapkan Kader Menuju Indonesia Emas 2045

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 10:03 WIB

×