Awas Tertangkap! Pasukan Oranye Akan Jadi Mata-mata

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 03 Oktober 2017 | 10:41 WIB
Awas Tertangkap! Pasukan Oranye Akan Jadi Mata-mata
Petugas Pemelihara Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau yang sering disebut 'Pasukan Oranye', di Jakarta, Jumat (18/8).

Suara.com - Dinas Lingkungan Hidup Jakarta akan meningkatkan peran petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum atau pasukan oranye di Jakarta.

Kepala Dinas LH Jakarta Isnawa Adji mengatakan ke depannya pasukan oranye tidak hanya membersisihkan sampah di sungai dan jalan raya Ibu Kota. Mereka juga ikut memberikan peringatan ke warga yang membuang sampah sembarangan.

"Saya bilang Anda (pasukan oranye) tarafnya jangan hanya membersihkan kali dan sungai tetapi harus berani menegur warga, menangkap warga yang buang sampah sembarangan," ujar Isnawa di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Warga yang ketangkap tangan tengah membuang sampah sembarangan, Pemprov Jakarta akan memberikan sanksi berupa denda. Aturan tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

"Saya dulu pernah di-bully, Pemda jangan hanya bisa bikin perda tapi tidak bisa melaksanakan," kata Isnawa.

Warga yang buang sampah sembarangan di jalan atau trotoar bisa dikenakan denda paksa maksimal Rp100 ribu. Sementara warga yang membuang sampah ke sungai didenda maksimal Rp500 ribu.

"Kita bahkan pernah menangkap pengusaha catering. Dia habis ada acara, sisa makanannya dibuang ke kali. Dan akhirnya dia didenda Rp10 juta," kata dia.

Kemudian, ia ingin pasukan oranye yang kini tersebar di setiap kelurahan menjadi mata-mata Dinas Lingkungan Hidup. Nantinya, mereka juga bisa memantau pembuangan limbah yang ada di sungai.

"Saya punya konsep pasukan oranye jadi mata-mata, kita tangkap orang (yang buang sampah sembarangan)," kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gajah Liar Ini Pintar Masukkan Sampah ke Dalam Tempatnya!

Gajah Liar Ini Pintar Masukkan Sampah ke Dalam Tempatnya!

Your Say | Senin, 18 September 2017 | 13:00 WIB

Luhut Minta Eropa Bantu Ubah Sampah Jadi Energi

Luhut Minta Eropa Bantu Ubah Sampah Jadi Energi

Bisnis | Kamis, 14 September 2017 | 19:50 WIB

Buang Sampah Sembarangan di Jakarta akan Difoto dan Dipajang

Buang Sampah Sembarangan di Jakarta akan Difoto dan Dipajang

News | Selasa, 12 September 2017 | 14:39 WIB

Keren! Pendaki Angkut 696 Kg Sampah Turun Gunung Halimun Salak

Keren! Pendaki Angkut 696 Kg Sampah Turun Gunung Halimun Salak

Lifestyle | Senin, 21 Agustus 2017 | 12:41 WIB

Miris, Ini Gunung di Indonesia yang Paling Banyak Sampah

Miris, Ini Gunung di Indonesia yang Paling Banyak Sampah

Lifestyle | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 13:19 WIB

Pemprov DKI Perketat Seleksi Pasukan Oranye

Pemprov DKI Perketat Seleksi Pasukan Oranye

Foto | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 13:04 WIB

Bebaskan Gunung dari Sampah dengan Sapu Jagad 2017

Bebaskan Gunung dari Sampah dengan Sapu Jagad 2017

Lifestyle | Kamis, 17 Agustus 2017 | 14:45 WIB

Sekarang, Pasukan Oranye Dilarang Merokok dan Bawa Motor Pribadi

Sekarang, Pasukan Oranye Dilarang Merokok dan Bawa Motor Pribadi

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 17:25 WIB

Saefullah Peringatkan Lurah dan Camat Jangan 'Sunat' Gaji PHL

Saefullah Peringatkan Lurah dan Camat Jangan 'Sunat' Gaji PHL

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 12:29 WIB

Djarot Tanggapi Kritikan Pasukan Oranye saat Ini Malas

Djarot Tanggapi Kritikan Pasukan Oranye saat Ini Malas

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 14:11 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×