Keren! Pendaki Angkut 696 Kg Sampah Turun Gunung Halimun Salak

Chaerunnisa, Risna Halidi

Senin, 21 Agustus 2017 | 12:41 WIB
Keren! Pendaki Angkut 696 Kg Sampah Turun Gunung Halimun Salak
Sapu Jagat Halimun Salak (Suara.com/Risna)

Suara.com - Taman Nasional Gunung Halimun Salak dikenal memiliki keraragaman hayati, seperti habitat bagi Elang Jawa, maupun mamalia langka, yaitu Surili.

Letaknya yang dekat dengan pusat kota Jakarta membuat Gunung Halimun Salak menjadi lokasi favorit para pendaki yang berasal dari Jabodetabek.

Sayangnya, kepopuleran dan keindahan Gunung Halimun Salak tak diiringi dengan kesadaran menjaga dan merawatnya oleh banyak oknum pendaki. Sudah menjadi rahasia umum, jika jalur pendakian di Taman Nasional Gunung Halimun Salak kerap dipenuhi sampah para pendaki.

"Faktor pengebab pendaki tidak membawa turun kembali sampah itu ada beberapa. Pertama, kelelahan karena tak sanggup bawa sampah. Kedua, melihat sampah seperti bekas bakaran dan itu memancing pendaki lain buang sampah karena ada bekas bakaran sampah," kata salah satu Panitia Pusat acara Sapu Jagat 17 Gunung, sekaligus anggota dari TrashBag Community, Nusantari Permata Hati.

Merasa terpanggil untuk membenahi problematika itu, TrashBag Community dibantu Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Perhutanan dan Aqua membuat acara bertajuk "Sapu Jagat 17 Gunung" secara serentak di Indonesia.

Acara di arena Taman Nasional Gunung Halimun Salak dimulai sejak 18 Agustus lalu, dan telah mengumpulkan 696 kilogram kantong sampah.

Peserta yang terdiri dari lapisan masyarakat, anggota komunitas TrashBag, maupun perwakilan dari Aqua, telah memilah sampah yang didapat menjadi lima kategori. Yaitu, sampah plastik, kain, botol plastik, kaleng dan sterofoam.

"Ini acara tahunan, dua tahun sekali. Secara keseluruhan ada sekitar 1.300 peserta di seluruh Indonesia," tambah perempuan yang akrab disapa Nunu tersebut.

baca juga

Sebagai salah satu pihak yang mendukung acara "Sapu Jagat 17 Gunung" secara serentak, Aqua melalui Senior Manager Sustainable Development AQUA Grup, Arif Fatullah mengatakan, kegiatan ini dapat menggugah kesadaran berbagai pihak baik pihak jajaran pemerintahan, swasta, kelompok masyarakat dan pihak lainnya.

Dia juga mengatakan, keterlibatan Aqua Grup dalam aksi ini adalah sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan agar untuk bertanggung jawab terhadap sampah plastiknya.

"Sampah botol plastik dapat bermanfaat jika dikelola dengan baik. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan," tutup Arif.

Berikut, keseruan para pendaki sapu jagat sampah di Gunung Halimun Salak:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miris, Ini Gunung di Indonesia yang Paling Banyak Sampah

Miris, Ini Gunung di Indonesia yang Paling Banyak Sampah

Lifestyle | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 13:19 WIB

Bebaskan Gunung dari Sampah dengan Sapu Jagad 2017

Bebaskan Gunung dari Sampah dengan Sapu Jagad 2017

Lifestyle | Kamis, 17 Agustus 2017 | 14:45 WIB

Indonesia Terbesar Kedua Dunia Penghasil Sampah Plastik ke Laut

Indonesia Terbesar Kedua Dunia Penghasil Sampah Plastik ke Laut

Lifestyle | Selasa, 09 Mei 2017 | 16:41 WIB

Terkini

Tomb Raider King: Endline Resmi Rilis, Hadir dalam Dua Format

Tomb Raider King: Endline Resmi Rilis, Hadir dalam Dua Format

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:02 WIB

PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang

PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang

Sumbar | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:00 WIB

'Kami Muak' Menggema di Depan Kejagung, Massa Desak Program MBG Dihentikan

'Kami Muak' Menggema di Depan Kejagung, Massa Desak Program MBG Dihentikan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:00 WIB

Review Love Barista: Sajikan Perjalanan Cinta yang Penuh Pengorbanan Manis

Review Love Barista: Sajikan Perjalanan Cinta yang Penuh Pengorbanan Manis

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: APV Ungguli Ertiga, Ini Mobil Terlaris Suzuki

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: APV Ungguli Ertiga, Ini Mobil Terlaris Suzuki

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:00 WIB

Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar

Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:58 WIB

Viral Video BYD Tang Terjang Banjir Hingga Komponen Copot Picu Keraguan Keamanan Mobil Listrik

Viral Video BYD Tang Terjang Banjir Hingga Komponen Copot Picu Keraguan Keamanan Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:56 WIB

Pria Terlempar ke Sungai usai Standing Motor di Jembatan Rantau Kampar

Pria Terlempar ke Sungai usai Standing Motor di Jembatan Rantau Kampar

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:55 WIB

Kerusakan Habitat Ancam Jahe Endemik Pulau Jawa, Bagaimana Penelitian DNA Bantu Menyelamatkannya?

Kerusakan Habitat Ancam Jahe Endemik Pulau Jawa, Bagaimana Penelitian DNA Bantu Menyelamatkannya?

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:55 WIB

Sunscreen Orang Dewasa Boleh Dipakai Anak-Anak? Begini Saran Aman dari Dokter

Sunscreen Orang Dewasa Boleh Dipakai Anak-Anak? Begini Saran Aman dari Dokter

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:55 WIB

×