Pembangunan Infrastruktur Tangguh Bisa Kurangi Risiko Bencana

Fabiola Febrinastri

Rabu, 04 Oktober 2017 | 09:51 WIB
Pembangunan Infrastruktur Tangguh Bisa Kurangi Risiko Bencana
Indonesia menjadi tuan rumah Federation Internationale Des Ingenieurs-Conseils, di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Senin (2/10/2017). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan, kontrak pembangunan infrastruktur diharapkan dapat mengakomodasi kondisi kebencanaan di Indonesia, sehingga menghasilkan infrastruktur yang tangguh dan bisa mengurangi risiko bencana.

"Indonesia senang sekali bisa menjadi tuan rumah konferensi ini, karena sejak 100 tahun FIDIC (Federation Internationale Des Ingenieurs-Conseils) berdiri, acara ini merupakan yang pertama diselenggarakan di Indonesia," kata Basuki, usai membuka FIDIC International Infrastructure Conference bertema "Infrastructure Resilient- Improving Life", di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Senin (2/10/2017).

Ia mengatakan, uUntuk mendukung pembangunan infrastruktur tangguh bencana, baru-baru ini Kementerian PUPR telah mengeluarkan peta gempa paling baru, dimana pada peta gempa sebelumnya yang dikeluarkan 2010, hanya terdapat 81 sesar aktif pemicu gempa. Pada peta gempa 2017 diidentifikasi 295 sesar aktif.

"Kita (Indonesia) merupakan daerah rawan bencana, jadi kita harus menyiapkan infrastruktur yang siap mengadopsi kondisi-kondisi di daerah bencana. Risikonya bertambah, bukan untuk menakut-nakuti, tetapi bagaimana mitigasi terhadap resiko itu yang harus kita lakukan," jelas Menteri Basuki.

Kementerian PUPR juga telah mengeluarkan regulasi terkait standar keamanan bangunan infrastruktur, termasuk di dalamnya antisipasi terhadap bencana, seperti pada gedung, jalan, jembatan bentang panjang, dan bendungan. Melalui Balitbang, Kementerian PUPR juga mengembangkan teknologi ramah bencana, seperti rumah instan sederhana sehat (Risha).

Pada kesempatan yang sama, Basuki mengatakan, standar kontrak yang dikeluarkan oleh FIDIC atau Organisasi Konsultan Internasional menjadi rujukan model kontrak yang digunakan di Indonesia sejak 1980. Standar kontrak FIDIC banyak digunakan pada kontrak konstruksi yang didanai lembaga internasional, seperti oleh Bank Dunia dan JICA.

Sebagai organisasi konsultan internasional, FIDIC juga berperan dalam meningkatkan pengetahuan para insinyur, termasuk pengetahuan mengenai kontrak konstruksi.

Berkaitan dengan masih sedikitnya ahli-ahli Indonesia yang menguasai standar-standar FIDIC, apalagi ahli yang memiliki akreditasi sebagai "FIDIC trainer", maka pelaksanaan kali ini hendaknya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para ahli Indonesia untuk lebih mendalami pengetahuan tentang FIDIC.

Turut hadir pada acara tersebut, Kepala Bappenas, Bambang Brojonegoro, Ketua Umum Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo), Nugroho Pudji Rahardjo, President FIDIC, Jae-Wan Lee, dan Ketua ASPAC, Liu Luobing. Adapun yang mendampingi Menteri Basuki adalah Staf Khusus Menteri PUPR yang memiliki sertifikat ahli FIDIC, Sarwono Hardjomuljadi, Kepala Balitbang, Danis H. Sumadilaga, dan Kepala Komunikasi Publik, Endra S. Atmawidjaja.

Sementara itu, Bambang Brojonegoro mengatakan, pengaturan mengenai kontrak konsultansi dibagi menjadi dua, yakni jasa konsultansi konstruksi yang dilakukan oleh Kementerian PUPR dan non-konstruksi oleh Bappenas.

Menurutnya, infrastruktur tangguh bencana sangat diperlukan, karena skala dan dampak kerugian yang ditimbulkan makin besar.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM) 2015-2019, pemerintah telah memiliki kebijakan nasional dalam mitigasi bencana dalam manajemen bencana, diantaranya, meningkatkan kemampuan manajemen bencana di tingkat daerah, dukungan regulasi, pengetahuan, dan kerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat, media, komunitas, dan universitas.

FIDIC International Infrastructure Conference dilaksanakan 1-3 Oktober 2017, dan diikuti sekitar 1000 peserta, yang terdiri dari para pengambil keputusan, profesional, ahli, dan akademisi. Mereka berasal lebih dari 70 negara dan akan membahas berbagai aspek dan perkembangan mutakhir terkait ketahanan infrastruktur.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dengan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri PUPR Terima Kunjungan Menteri Pembangunan  Hungaria

Menteri PUPR Terima Kunjungan Menteri Pembangunan Hungaria

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 13:00 WIB

Menteri PUPR: TOD Merupakan Solusi Masalah Perumahan dan Macet

Menteri PUPR: TOD Merupakan Solusi Masalah Perumahan dan Macet

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 11:00 WIB

Kebutuhan Air Kota Tarakan, Kementerian PUPR Bangun 2 Embung

Kebutuhan Air Kota Tarakan, Kementerian PUPR Bangun 2 Embung

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 09:20 WIB

Terkini

Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik

Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 11:00 WIB

Laba Operasi Toyota Melonjak 34 Persen Berkat Mobil Hybrid dan Efisiensi

Laba Operasi Toyota Melonjak 34 Persen Berkat Mobil Hybrid dan Efisiensi

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Batam | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:51 WIB

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:50 WIB

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Bali | Sabtu, 07 November 2026 | 10:32 WIB

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:31 WIB

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:30 WIB

×