Kebutuhan Air Kota Tarakan, Kementerian PUPR Bangun 2 Embung

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 02 Oktober 2017 | 09:20 WIB
Kebutuhan Air Kota Tarakan, Kementerian PUPR Bangun 2 Embung
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat meninjau pembangunan embung di di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (30/9/2017). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kota Tarakan, dengan luas sekitar 250 km2, yang menjadi bagian dari Provinsi Kalimantan Utara merupakan pulau yang tidak memiliki sungai besar. Kawasan ini dinilai memerlukan banyak embung dan waduk untuk menampung air hujan sebagai sumber penyediaan air baku dan mengantisipasi kekeringan saat musim kemarau.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan, kebutuhan air baku bagi sekitar 200 ribu jiwa penduduk Kota Tarakan, saat ini baru tercukupi sekitar 50 persen saja.

"Kebutuhan air baku di Kota Tarakan sekitar 900 liter/detik dan sejauh ini baru tercukupi 400 liter/detik. Air berasal dari embung-embung yang sudah ada. Di pulau kecil seperti Tarakan, kebutuhan airnya tidak bisa mengandalkan air tanah, karena terpengaruh air laut, sehingga payau," ujarnya, usai meninjau lokasi pembangunan embung Rawasari di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (30/9/2017).

Menurutnya, saat ini embung menjadi solusi terbaik untuk memasok kebutuhan air baku di Tarakan, karena curah hujan di Tarakan cukup tinggi sepanjang tahun.

"Setiap tahun ada hujan, meski tidak setiap hari, karena Tarakan berhadapan dengan laut lepas," jelas Basuki.



Ia mengungkapkan, untuk menambah pasokan kebutuhan air baku di Kota Tarakan sebesar 250 liter/detik, Kementerian PUPR, saat ini tengah membangun dua embung, baru, yakni Rawasari dan Indulung, beserta jaringan pipa air baku Indulung Kota Tarakan sepanjang 11 km. Kedua embung tersebut ditargetkan selesai pada 2018.

Pembangunan Embung Rawasari memakai dana Kementerian PUPR sejak 2016 dan kini sudah memasuki tahap dua. Total biaya pembangunannya mencapai Rp 54 miliar dan ditargetkan bisa selesai sesuai rencana.

"Pengerjaan Embung Rawasari, yang berkapasitas 100 liter/detik dikerjakan selama tiga tahap sejak 2016. Saat ini, pengerjaannya sudah masuk tahap kedua dan targetnya akan selesai akhir 2018," lanjutnya.

Embung Rawasari yang dibangun di Kelurahan Karang Harapan akan memiliki luas area genangan seluas 3,22 hektare, dengan kapasitas tampung sebesar 112 ribu m3. Tahun ini juga sedang dibangun Embung Indulung dan pembangunan jaringan pipa air baku, 2 unit pompa, genset, pos jaga, dan bangunan pelengkap lainnya.

Pipa berdiameter 60 cm akan dipasang sepanjang 11 km dari Sungai Indulung, yang kemudian ditampung di embung dan disalurkan dengan bantuan 2 unit pompa berkapasitas 150 liter/detik untuk melayani air baku di 3 kelurahan, yaitu Kelurahan Kampung Satu, Kecamatan Tarakan Tengah,  Kelurahan Pantai Amal, dan Kelurahan Kampung Enam, di Kecamatan Tarakan Timur.

Total biaya pembangunan embung, intake, dan jaringan pipa Indulung mencapai Rp 168 miliar. Embung dengan luas genangan sebesar 2,62 ha ini memiliki tampungan efektif yang mencapai 123 ribu m3.

"Perkembangannya untuk tahun ini sekitar 70 persen. Pembangunan kedua embung tersebut untuk mengoptimalkan potensi air yang ada di Kota Tarakan, sehingga cakupan pelayanan meningkat hingga 70-75 persen. Utamanya untuk memenuhi kebutuhan air baku domestik dan industri," kata Menteri Basuki.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, diantaranya Walikota Tarakan, Sofian Raga, Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Imam Santoso, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Sri Hartoyo, Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Ditjen Bina Marga, Rachman Arief Dienaputra, Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Ditjen Cipta Karya, Dwityo Akoro Soeranto, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII, Timbul Manahan Pasaribu, Kepala BWS Kalimantan III, Anang Muchlis, dan Kepala Biro Komunikasi Publik, Endra S. Atmawidjaja.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Selesaikan Anjungan Cerdas di Bali Lebih Cepat

Kementerian PUPR Selesaikan Anjungan Cerdas di Bali Lebih Cepat

News | Sabtu, 30 September 2017 | 17:55 WIB

Dua Jalan Tol di Sumatera Siap Diresmikan

Dua Jalan Tol di Sumatera Siap Diresmikan

News | Jum'at, 29 September 2017 | 09:32 WIB

Rumah  Rakyat, Pemerintah Atur Strategi dan Percepat Pembangunan

Rumah Rakyat, Pemerintah Atur Strategi dan Percepat Pembangunan

News | Kamis, 28 September 2017 | 14:39 WIB

Terkini

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB