Stafsus Jokowi Usul Sistem Pilkada di Papua Diubah

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Jum'at, 13 Oktober 2017 | 20:17 WIB
Stafsus Jokowi Usul Sistem Pilkada di Papua Diubah
Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan secara resmi dimulainya tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2018 di kantor KPU, Jakarta, Rabu (14/6). [suara.com/Oke Atmaja]

‎Setiap pemilihan kepala daerah di Papua, baik itu ditingkat kabupaten maupun provinsi sering kali terjadi konflik horizontal. Untuk menyelesaikan konflik di masyarakat itu, Staf Khusus Presiden Kelompok Kerja Papua, Lenis Kogoya mengatakan solusinya adalah mengubah sistem pilkadanya.

Dia mengusulkan khusus untuk Papua, pemilihan Bupati ‎atau Gubernur melalui DPRD berdasarkan usulan musyawarah adat.

"Masalah pendekatan Papua saya beri masukan, ke depan Pilkada di Papua ini melalui pemilihan di DPRD. Pemilihan melalui DPR ini bisa dengan calonnya diambil melalui musyawarah adat," kata. Lenis di kantornya, Jalan Veteran III Jakarta Pusat, Jumat (13/10/2017).

Dia menjelaskan, prosesnya dimulai dari bakal calon yang ingin maju menjadi Bupati atau Gubernur dinilai secara khusus visi-misinya oleh masyarakat adat. Menurutnya Pilkada langsung seperti sekarang untuk masyarakat Papua tidak cocok, sebab selalu menimbulkan konflik di masyarakat.

"Kalau pola seperti sekarang ini dibiarkan terus, masyarakat Papua ini berkelahi terus, tak akan terjadi perdamaian. Itu bisa mengancam keamanan negara," ujar dia.

Maka dari itu, ia meminta Kementerian Dalam Negeri segera mengevaluasi masalah Pilkada di Provinsi Papua ‎dan Papua Barat. Sebab, kata dia, Papua wilayah khusus sehingga perlu penanganan khusus juga.

"Kemudian penegak hukum, KPU, Bawaslu, Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan‎ coba tegakkan yang benar. Patuhi Undang-undang, kita anak bangsa punya hak politik yang sama. Jadi jangan sampai terjadi yang salah dimenangkan, yang menang dikalahkan, ini kan salah," kata dia.

Selain itu, Lanis juga menyarankan Kementerian Dalam Negeri untuk lebih banyak turun langsung ke daerah-daerah Papua memantau kinerja penyelenggara pemerintah di sana. Selama ini Kemendagri dinilai jarang turun ke lapangan meninjau kinerja pemerintahan daerah di Papua.

baca juga

"Coba pemerintah dalam hal ini Kemendagri sebagai pembina pemerintah Papua turun langsung ke lapangan. Mengecek pemerintahan berjalan atau tidak, terus apa kinerjanya, seperti apa track recordnya, keberhasilannya seperti apa, cek dulu di lapangan. Terus berapa kali ke luar negeri, harus ditanyakan juga kepala daerahnya. Kalau memang sudah cek di lapangan baru laporkan ke Presiden, orang ini baik, orang ini tidak baik," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Pastikan Penyerangan Kantor Kemendagri Bakal Diproses

Kapolri Pastikan Penyerangan Kantor Kemendagri Bakal Diproses

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:53 WIB

KPU Tak Akomodir Protes Massa Penyerang Kantor Kemendagri

KPU Tak Akomodir Protes Massa Penyerang Kantor Kemendagri

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 16:16 WIB

Komisi II DPR: Perusakan Kantor Kemendagri Kejahatan Demokrasi

Komisi II DPR: Perusakan Kantor Kemendagri Kejahatan Demokrasi

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 09:08 WIB

Mencekam, Ini Video Detik-Detik Penyerbuan Kantor Kemendagri

Mencekam, Ini Video Detik-Detik Penyerbuan Kantor Kemendagri

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 07:51 WIB

Polisi Buru Pelaku Kericuhan di Kemendagri

Polisi Buru Pelaku Kericuhan di Kemendagri

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 07:28 WIB

Para Pendemo Minta Mendagri Lantik Cabup yang Kalah di Tolikara

Para Pendemo Minta Mendagri Lantik Cabup yang Kalah di Tolikara

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 01:26 WIB

Satu Perusuh di Kemendagri Membawa Belati

Satu Perusuh di Kemendagri Membawa Belati

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 23:59 WIB

Ricuh di Kemendagri, Jurnalis MNC Media Turut Jadi Korban

Ricuh di Kemendagri, Jurnalis MNC Media Turut Jadi Korban

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 23:00 WIB

Kericuhan di Kemendagri Bukan karena Demo, Lantas Apa?

Kericuhan di Kemendagri Bukan karena Demo, Lantas Apa?

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 23:25 WIB

Bantah Terima Uang, Gamawan: Kutuk Saya, Hukum Sebesar-besarnya

Bantah Terima Uang, Gamawan: Kutuk Saya, Hukum Sebesar-besarnya

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 15:24 WIB

Terkini

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:54 WIB

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:51 WIB

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:50 WIB

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:47 WIB

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:44 WIB

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:42 WIB

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 10:37 WIB

×