Suprijadi, Jalan Kaki dari Madiun ke Surabaya Demi Obati Anaknya

Reza Gunadha

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 18:31 WIB
Suprijadi, Jalan Kaki dari Madiun ke Surabaya Demi Obati Anaknya
Suprijadi (52) warga Madiun mendorong gerobok berisi anaknya yang lumpuh, Yanuar (14) dari Madiun ke Surabaya untuk berobat di RSUD dr Soetomo. [Facebook/BPB Linmas Surabaya]

Suara.com - Kisah Suprijadi (52) yang mendorong gerobak berisi putranya, Yanuar, yang berusia 14 tahun dan menderita kelumpuhan, dari Madiun ke Surabaya, Jawa Timur, mengagetkkan banyak orang.

Sebabnya, Suprijadi melakukan hal tersebut karena tidak memunyai uang untuk menyewa kendaraan bermotor atau memakai angkutan umum demi membawa Yanuar berobat ke RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Suprijadi mendorong geroboknya dari Saradan, Madiun, ke Kota Surabaya sejak Selasa (17/10) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

”Saya terus dorong gerobak sampai ke Surabaya, Rabu (19/10) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Sehari semalam perjalanan. Kalau naik bus, Cuma 4 jam perjalanan,” tuturnya, Jumat (20/10/2017).

Ia menuturkan, ini bukan kali pertama dirinya membawa Yanuar berobat dari Madiun ke Surabaya memakai gerobak.

Pada malam hari saat menempuh perjalanan panjang tersebut, Suprijadi mengakui hanya sempat beristirahat sebentar di pos-pos polisi.

”Biasanya istirahat setengah jam di Pos Polisi Kertosono dan Pos Polisi Krian. Setelahnya lanjut lagi,” tukasnya.

Kalau buah hatinya haus atau lapar, Suprijadi mengatakan mereka berhenti untuk membeli makanan dan minuman di warung.

”Setiap membawa Yanuar ke Surabaya, saya hanya punya uang Rp100 ribu atau Rp150 ribu. Itu pemberian tetangga atau hasil kerja saya di sawah. Saya malu minta tolong orang lain. Jadi, saya dorong saja Yanuar sampai tujuan,” tuturnya.

”Saya tak bisa membaca. Istri saya juga buta huruf. Tapi, saya biasa bekerja keras, andalkan otot. Karena saya punya tenaga, saya gunakan untuk kesembuhan Yanuar,” tambahnya.

Sikap tak mau merepotkan orang lain itu terus berlanjut, ketika Suprijadi mendaftarkan Yanuar untuk berobat di RSUD dr Soetomo.

Awalnya, kata dia, Yanuar dibantu oleh saudaranya yang bekerja di RSUD tersebut. Tapi lama kelamaan, ia merasa sungkan.

Akhirnya, Suprijadi memutuskan untuk mengobati Yanuar di RSUD itu memakai jalur administratif resmi. Kekinian, ia berupaya mendapatkan kartu keluarga (KK) dari Pemkot Surabaya untuk mendapatkan bantuan.

Kisah ini kali pertama diketahui setelah akun Facebook bernama @bintang CBT Sidoarjo menyebarkannya kepada warganet.

Akun itu menuliskan, Suprijadi membawa Yanuar memakai gerobak dari Madiun pada Selasa (17/10) pagi.

Suprijadi tak pernah berhenti di jalan, sehingga mereka sampai di Kota Surabaya pada Rabu (18/10).

Setelah kisah itu viral, BPB Linmas Surabaya langsung bergerak mencari Suprijadi dan Yanuar untuk diberikan pertolongan.

"Petugas dari BPB LINMAS, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PMI, dan DP5A mendampingi Bapak Suprijadi beseta anaknya. Kami antarkan mereka ke rumah saudaranya, di Jl Nanas RT10/RW3 Geluran Sepanjang,” kata Kepala Satpol PP Kota sekaligus Plt BPB Linmas Surabaya Irfan Widianto.

Ia mengatakan, Yanuar harus beristirahat terlebih dulu sehingga baru bisa ke RSUD dr Soetomo untuk diperiksa pada Kamis (19/10).

Berdasarkan keterangan sang ayah, kata Irfan, Yanuar diharuskan rutin berobat setiap sekali dalam dua pekan di RSUD dr Soetomo.

"Selama berobat, kami menyediakan ambulans dari Diskes Surabaya untuk mereka,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sakit, Suprijadi Bawa Anak Pakai Gerobak dari Madiun ke Surabaya

Sakit, Suprijadi Bawa Anak Pakai Gerobak dari Madiun ke Surabaya

News | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 15:35 WIB

Dukung Motor Listrik Gesits, PLN Siap Perbanyak SPLU

Dukung Motor Listrik Gesits, PLN Siap Perbanyak SPLU

Otomotif | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 10:23 WIB

Gajinya Tak Cukup, Oknum Satpol PP Ini Jual Istri Lewat Facebook

Gajinya Tak Cukup, Oknum Satpol PP Ini Jual Istri Lewat Facebook

News | Senin, 16 Oktober 2017 | 20:41 WIB

Oki Setiana Dewi Gelar Kajian Islam di Gang Dolly

Oki Setiana Dewi Gelar Kajian Islam di Gang Dolly

Entertainment | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 21:23 WIB

Juru Parkir Tertangkap Curi Susu Formula untuk Bayinya

Juru Parkir Tertangkap Curi Susu Formula untuk Bayinya

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 20:38 WIB

Aksi Jalan Kaki Buruh Surabaya-Jakarta Sering Dihentikan Polisi

Aksi Jalan Kaki Buruh Surabaya-Jakarta Sering Dihentikan Polisi

News | Jum'at, 29 September 2017 | 08:38 WIB

Perampok Mobil Anak Walikota Surabaya Diringkus Polisi

Perampok Mobil Anak Walikota Surabaya Diringkus Polisi

News | Kamis, 21 September 2017 | 19:05 WIB

Sambut Tahun Baru Islam, Warga Galang Dana untuk Rohingya

Sambut Tahun Baru Islam, Warga Galang Dana untuk Rohingya

News | Kamis, 21 September 2017 | 05:15 WIB

Wali Kota Risma Pastikan Tak Mau Ikut Pilkada Jatim 2018

Wali Kota Risma Pastikan Tak Mau Ikut Pilkada Jatim 2018

News | Rabu, 13 September 2017 | 20:36 WIB

Ini Cara Epin Jual Istrinya supaya Bisa "Threesome" di Hotel

Ini Cara Epin Jual Istrinya supaya Bisa "Threesome" di Hotel

News | Rabu, 13 September 2017 | 14:05 WIB

Terkini

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:51 WIB

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:09 WIB

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:05 WIB

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:13 WIB

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:06 WIB

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:38 WIB

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:20 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB