Baku Tembak di Tembagapura, Kondisi 2 Anggota Brimob Membaik

Ririn Indriani

Minggu, 22 Oktober 2017 | 09:19 WIB
Baku Tembak di Tembagapura, Kondisi 2 Anggota Brimob Membaik
Ilustrasi senjata api. [pixabay]

Suara.com - Baku tembak yang terjadi antara personil Brimob Polda Papua yang dipimpin Ipda Taufik dengan Kelompok separatis/KKB Pimpinan Sabinus Waker di Gunung Sangker Kalibua, Kampung Utikini di Tembagapura, Papua pada Sabtu (21/10/2017), Pukul 12.35 WIT memakan dua korban anggota brimob.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz dalam siaran pers yang diterima suara.com, Minggu (22/10/2017) mengungkapkan bahwa dua personil Brimob Den B Timika yang mengalami luka tembak di antaranya, Brigpol Mufadol Satuan Brimob Den B Timika, luka tembak pada kaki kiri, dan sudah di evakuasi dan tiba di Rumah Sakit PT. Freeport di Tembagapura pada pukul 18.30 WIT.

Sedangkan Barada Alwin Satuan Brimob Den B Timika mengalami luka tembak pada bagian perut. "Serpihan peluru mengenai tulang paha kanan, lambung dan kandung kemih, korban sudah di evakuasi dan telah mendapatkan penanganan Medis tiba di Rumah Sakit PT. Freeport Tembagapura pada pukul 17.20 WIT," jelasnya.

Saat ini kedua korban, kata AKBP Suryadi masih dirawat di Rumah Sakit PT. Freeport Tembagapura. Mereka dalam keadaan sadar dan sudah membaik dari kondisi sebelumnya. .

Lebih lanjut dia mengemukakan kronologis baku tembak anggota Brimob Polda Papua dengan kelompok Separatis pimpinan Sabinus Waker  yang terjadi pada Sabtu (21/10/2017) pagi. Sekitar pukul 07.00 WIT, kata AKBP Suryadi, anggota Brimob Polda Papua melakukan patroli di sekitar Kali Bua Kampung Utikini Tembagapura, Kabupaten Timika.

Setelah anggota Brimob Polda Papua tiba di Kampung tepatnya di Gunung Sangker, personil ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker dan terjadi kontak tembak.

Dalam kontak tembak tersebut dua personil Brimob Den B Timika mengalami luka tembak di antaranya, Brigpol Mufadol Satuan Brimob Den B Timika, luka tembak pada kaki kiri dan sudah di evakuasi dan tiba di Rumah Sakit PT. Freeport di Tembagapura pada pukul 18.30 wIT. Sedangkan Barada Alwin Satuan Brimob Den B Timika mengalami luka tembak pada bagian perut.

"Serpihan peluru mengenai tulang paha kanan, lambung dan kandung kemih, korban sudah di evakuasi dan telah mendapatkan penanganan Medis tiba di Rumah Sakit PT. Freeport Tembagapura pada pukul 17.20 WIT," jelas AKBP Suryadi.

Saat ini kedua korban masih dirawat di Rumah Sakit PT. Freeport Tembagapura. Mereka dalam keadaan sadar dan sudah membaik dari kondisi sebelumnya.

Sementara untuk penanganan kasus baku tembak yang terjadi dengan kelompok separatis, AKBP Suryadi Diaz mengungkapkan, saat ini kepolisian melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata pimpinan Sabinus Waker.
                                                                                              


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Baku Tembak di Tembagapura, Dua Brimob Luka Tembak

Baku Tembak di Tembagapura, Dua Brimob Luka Tembak

News | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 23:42 WIB

Panglima OPM Kembali ke NKRI, Dukung Pembangunan Jokowi di Papua

Panglima OPM Kembali ke NKRI, Dukung Pembangunan Jokowi di Papua

News | Senin, 04 September 2017 | 17:30 WIB

Australia Didesak Selesaikan Kasus Pengibaran Bendera OPM

Australia Didesak Selesaikan Kasus Pengibaran Bendera OPM

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 22:01 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×