Politikus Golkar Nilai Amerika Permalukan Panglima TNI

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Senin, 23 Oktober 2017 | 13:44 WIB
Politikus Golkar Nilai Amerika Permalukan Panglima TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo hadir dalam pemutaran perdana film berjudul "Merah Putih Memanggil" di XXI Epiwalk, Jakarta, Kamis (5/10) malam.

Suara.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dilarang datang ke Amerika Serikat oleh US Customs and Border Protection. Larangan ini disampaikan Maskapai Penerbangan Emirates karena dia dan Istri dilarang masuk wilayah Amerika Serikat.

Gatot datang ke Amerika untuk memenuhi undangan dari Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Joseph F Durford Jr.

Dia diundang untuk menghadiri acara Chiefs of Defence Conference on Countering Violent Extremist Organization (VEOs) di Washington DC, Amerika Serikat pada 23-24 Oktober 2017.

Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan Amerika Serikat mempermalukan Panglima TNI.

"Kejadian ini mempermalukan Panglima TNI.‎ Sehingga pemerintah hendaknya segera melakukan langkah-langkah diplomatik," ujar Bobby di DPR, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Politikus Partai Golkar ini kemudian meminta pemerintah segera melakukan langkah diplomatik agar bisa mendapatkan penjelasan secara resmi terkait alasan munculnya larangan Gatot ke Amerika Serikat.

"Agar jangan sampai ada miskomunikasi yang menimbulkan konflik bilateral," katanya.

Menurutnya, apabila larangan ini muncul karena masalah admintrasi, Gatot diharapkan tetap menjaga hubungan baik dengan Amerika Serikat. Bila pun memadai, Gatot diharapkan datang untuk memenuhi undangan dari Jenderal Joshep F Durford Jr itu.

"Sebaiknya Panglima TNI tetap hadir di Amerika sebagai mitra strategis Indonesia. Hubungan yang baik perlu dipelihara," katanya.

baca juga

"Jangan sampai kiranya masalah sudah selesai, tetapi tetap dibatalkan, dan Panglima TNI tidak berangkat," tambah Bobby.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal US Customs and Border Protection, Penolak Panglima TNI

Mengenal US Customs and Border Protection, Penolak Panglima TNI

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:24 WIB

Lowy Instute: Jenderal Gatot Ditolak AS Sangat Tak Wajar

Lowy Instute: Jenderal Gatot Ditolak AS Sangat Tak Wajar

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:03 WIB

Ditolak ke AS, Apakah Panglima TNI Dianggap Berbahaya?

Ditolak ke AS, Apakah Panglima TNI Dianggap Berbahaya?

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:02 WIB

Spanduk Anti Amerika di Jakarta Sudah Diturunkan Satpol PP

Spanduk Anti Amerika di Jakarta Sudah Diturunkan Satpol PP

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 12:35 WIB

Menlu: Pelarangan Panglima TNI ke AS Sudah Dicabut

Menlu: Pelarangan Panglima TNI ke AS Sudah Dicabut

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 12:05 WIB

Sikapi Penolakan Panglima TNI ke AS, Wiranto Tunggu Menlu Bicara

Sikapi Penolakan Panglima TNI ke AS, Wiranto Tunggu Menlu Bicara

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 11:59 WIB

Menlu Panggil Wakil Dubes AS Bahas Penolakan Panglima Masuk AS

Menlu Panggil Wakil Dubes AS Bahas Penolakan Panglima Masuk AS

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 11:24 WIB

Pensiunan Jenderal Analisa Alasan Panglima TNI Ditolak ke AS

Pensiunan Jenderal Analisa Alasan Panglima TNI Ditolak ke AS

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 11:18 WIB

Panglima TNI Kecewa Dilarang Masuk Amerika Serikat

Panglima TNI Kecewa Dilarang Masuk Amerika Serikat

News | Minggu, 22 Oktober 2017 | 21:06 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×