Sempat Menangis, Satu Jam Cucu Duduki Bayinya Hingga Tewas

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 24 Oktober 2017 | 13:50 WIB
Sempat Menangis, Satu Jam Cucu Duduki Bayinya Hingga Tewas
Ilustrasi

Suara.com - Cucu, ibu berusia 27 tahun di Desa Simpangpalay, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga sengaja menduduki bayinya yang baru berusia 8 bulan hingga tewas.

Kepala Kepolisian Resor Garut Ajun Komisaris Besar Novri Turangga mengatakan, peristiwa memilukan yang terjadi pada Senin (23/10) sore itu diduga disengaja oleh sang ibu yang kekinian sudah ditangkap.

"Itu anaknya sudah merintih, tapi masih tetap diduduki oleh pelaku sampai korban meninggal," kata Novri kepada Antara di Garut, Selasa (24/10/2017).

Ia menuturkan, tersangka Cucu (27) saat menjalani pemeriksaan tampak menunjukan ekpresi biasa, dan mengakui perbuatannya menghilangkan nyawa anaknya, Muhammad Ismail.

Tersangka, lanjut dia, masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut untuk mengetahui lebih lanjut motif pembunuhan tersebut.

"Kami masih menyelidiki latar belakangnya, kenapa sampai tega ibu ini menghilangkan nyawa anaknya sendiri," jelas Novri.

Ia mengungkapkan, tersangka melakukan pembunuhan dengan cara menutupi badan korban dengan bantal kemudian diduduki kurang lebih selama satu jam.

Pengakuan tersangka, kata Novri, korban sempat menangis keras, tetapi tidak membuat tersangka berhenti melainkan terus menduduki bantal hingga akhirnya korban meninggal.

Selanjutnya tersangka membersihkan darah yang keluar dari hidung korban, lalu korban diposisikan seperti tertidur dengan ditutup selimut.

"Pelaku membalikan posisi korban kemudian ditutupi selimut agar seolah-olah tertidur," tukasnya.

Pelaku kemudian pergi keluar rumah dan membiarkan korban di dalam kamar.

Pelaku menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya ke Polsek Karangpawitan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cucu Duduki Bayinya yang  Berusia 3 Bulan Hingga Tewas

Cucu Duduki Bayinya yang Berusia 3 Bulan Hingga Tewas

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 09:23 WIB

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pengendali Banjir di Garut

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pengendali Banjir di Garut

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 12:00 WIB

Tertembus Peluru Polisi Mabuk, PL Karaoke Tuntut Kompensasi

Tertembus Peluru Polisi Mabuk, PL Karaoke Tuntut Kompensasi

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 18:48 WIB

Polisi yang Pistolnya Meletus Kena Paha Cewek Diperiksa Provost

Polisi yang Pistolnya Meletus Kena Paha Cewek Diperiksa Provost

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 15:11 WIB

Dua Perempuan Pemandu Lagu  Karaoke Ini Tertembak Pistol Polisi

Dua Perempuan Pemandu Lagu Karaoke Ini Tertembak Pistol Polisi

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 14:33 WIB

Gempa Garut Mengguncang Subuh

Gempa Garut Mengguncang Subuh

News | Senin, 25 September 2017 | 06:34 WIB

Tawuran Warga di Garut, Satu Orang Terbacok

Tawuran Warga di Garut, Satu Orang Terbacok

News | Rabu, 12 Juli 2017 | 21:51 WIB

Gugatan Anak kepada Ibu Rp1,8 Miliar Ditolak Pengadilan Garut

Gugatan Anak kepada Ibu Rp1,8 Miliar Ditolak Pengadilan Garut

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 16:05 WIB

5 Mobil Terseret Arus Banjir Bandang Garut

5 Mobil Terseret Arus Banjir Bandang Garut

News | Selasa, 06 Juni 2017 | 11:46 WIB

Banjir Garut Batalkan Ujian Santri di Pesantren Persis Rancabango

Banjir Garut Batalkan Ujian Santri di Pesantren Persis Rancabango

News | Selasa, 06 Juni 2017 | 10:58 WIB

Terkini

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB