Keganjilan Ini Membuat Banyak Mayat di Kebakaran Pabrik Petasan

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Jum'at, 27 Oktober 2017 | 13:14 WIB
Keganjilan Ini Membuat Banyak Mayat di Kebakaran Pabrik Petasan
Korban pabrik petasan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota, Jawa Barat, Komisaris Besar Harry Kurniawan memastikan pintu pabrik kembang api yang terbakar tidak digembok saat kejadian berlangsung.

"Sudah dipastikan tidak (digembok), kan pintu gerbang itu malah terbuka lebar. Beberapa korban mengatakan melalui pintu samping karena tidak bisa melihat jalan ke pintu utama," kata Harry ditemui di lokasi kejadian, Jalan SMPN, Kosambi, Tengarang, Jawa Barat, Jumat (27/10/2017).

Berdasarkan keterangan para korban yang berhasil menyelamatkan diri dari peristiwa naas, Kamis (26/ 10/2017) kemarin, menurut Harry korban banyak yang keluar melului pintu samping. Sebagian bahkan ada yang sampai memanjat tembok dan turun menggunakan tangga terbuat dari bambu.

Saat ini pihak kepolisian melakukan olah TKP dengan membawa saksi ke lokasi kejadian. Saksi tersebut diajak melihat tangga yang mereka pakai untuk memanjat tembok. Harry menduga api menjalar cepat sehingga puluhan korban tidak bisa menyelamatkan diri.

"Ini mengakibatkan korban, info didapatkan api sangat cepat sekali dan kobaran api sangat besar sekali," kata Harry.

Sementara itu, salah satu keluarga korban, Sugiarta mengatakan bahwa pintu pabrik terkunci sehingga sulit bagi para korban menyelamatkan diri. Katanya, warga bahkan sampai mendobrak pintu dan tembok agar korban bisa keluar.

"Itu pintunya ditendang-tendang baru kebuka. Tembok itukan dijebol juga," ujar Sugiarta.

Sugiarta merupakan suami Sugiarti. Salah seorang karyawan yang hingga saat ini belum diketahui nasibnya. Namun Sugiarta yakin istrinya sudah meninggal dan jasadnya hingga kini belum diangkat di antara reruntuhan pabrik.

"Istri saya di pojok sana. Dia belum diangkat. Saya juga dilarang masuk ke dalam," kata Sugiarta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Pabrik Petasan Kosambi yang Terbakar Punya Izin Usaha

Polisi: Pabrik Petasan Kosambi yang Terbakar Punya Izin Usaha

News | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 13:13 WIB

Terbakar, 23 Buruh Pabrik Petasan Kosambi Masih Dirawat

Terbakar, 23 Buruh Pabrik Petasan Kosambi Masih Dirawat

News | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 12:45 WIB

Demo, Eks Sopir Pertamina Selipkan Isu Kebakaran Pabrik Petasan

Demo, Eks Sopir Pertamina Selipkan Isu Kebakaran Pabrik Petasan

Bisnis | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 12:29 WIB

Sugiarta Lemas Tunggui Jasad Istri yang Masih di Bawah Puing

Sugiarta Lemas Tunggui Jasad Istri yang Masih di Bawah Puing

News | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 12:21 WIB

27 Jenazah Korban Pabrik Petasan Belum Diperiksa

27 Jenazah Korban Pabrik Petasan Belum Diperiksa

News | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 11:54 WIB

PKS Minta Izin Pabrik Petasan di Tangerang Diaudit

PKS Minta Izin Pabrik Petasan di Tangerang Diaudit

News | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 11:38 WIB

DPR Anggap Serius Kebakaran Pabrik Petasan di Kosambi Tangerang

DPR Anggap Serius Kebakaran Pabrik Petasan di Kosambi Tangerang

News | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 10:58 WIB

Bos Pabrik Petasan yang Terbakar Digelandang ke Polda Metro

Bos Pabrik Petasan yang Terbakar Digelandang ke Polda Metro

News | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 10:32 WIB

Polisi Selidiki Pabrik Petasan yang Terbakar Gunakan Buruh Anak

Polisi Selidiki Pabrik Petasan yang Terbakar Gunakan Buruh Anak

News | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 08:58 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×