Menaker: Majukan SDM Pekerja, Jangan Nomorduakan Masalah Vokasi

Fabiola Febrinastri

Rabu, 01 November 2017 | 11:30 WIB
Menaker: Majukan SDM Pekerja, Jangan Nomorduakan Masalah Vokasi
Menaker, Hanif Dhakiri, dalam simposium "Pendidikan vokasi (kejuruan), sistem ganda yang berorientasi pada praktik-peluang bagi Indonesia", di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (31/10/2017). (Sumber: Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dakhiri, mengimbau masyakat untuk tidak menomorduakan pelatihan dan pendidikan vokasi. Vokasi memiliki peran strategis untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pekerja Indonesia.

"Pandangan masyarakat yang masih menganggap pelatihan dan pendidikan vokasi sebagai second class, tidak bergengsi, dan tidak keren harus diubah. Justru vokasi makin mendekatkan calon tenaga kerja dengan pasar kerja. Alumni vokasi sesuai kebutuhan industri, " kata Menaker, saat memberikan sambutan pada acara simposium "Pendidikan vokasi (kejuruan), sistem ganda yang berorientasi pada praktik-peluang bagi Indonesia", di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Hanif mengakui, butuh upaya agar masyarakat tidak menomorduakan vokasi. Salah satunya dengan mempermudah akses dan mutu vokasi yang masih terbatas.

Idealnya, dimanapun manusia Indonesia berada, mereka harus memperoleh akses pelatihan kerja dan vocasional training yang berkualitas. Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya memperbaiki balai latihan kerja. Sektor swasta didorong untuk memperbaiki lembaga pelatihan swasta.

Selain itu, kalangan industri pun diminta membuka akses training center untuk masyarakat umum. Mutu SMK dan Politeknik pun terus diperbaiki.

"Jika mutu pelatihan dan pendidikan vokasi terus diperbaiki, serta aksesnya diperluas, dengan sendirinya masyarakat akan tertarik dengan vokasi," lanjut Hanif.

Terkait pengembangan vokasi, lanjutnya, Indonesia harus berkaca dari pengalaman Jerman dan negara-negara Skandinavia  yang  berhasil melakukan pembangunan ekonomi melalui kontribusi vokasi. Di kawasan tersebut, pelatihan dan pendidikan vokasi mampu menggenjot pembangunan ekonomi secara optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Hanif menyambut positif langkah kerja sama antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin)  Indonesia dengan Kadin Jerman dalam pengembangan vokasi yang telah disepakati.  

Turut hadir dalam acara simposium tersebut, diantaranya Wakil Dubes Jerman, Hendrik Berkeling, Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik, Raden Pardede, Ketua Apindo, Anton J. Supit, dan Deputi Bidang kordinasi Ekonomi Kreatif Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan UKM Kemenko Perekonomian, Rudy Salahuddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lepas Peserta Magang ke Jepang, Ini 6 Pesan Menaker

Lepas Peserta Magang ke Jepang, Ini 6 Pesan Menaker

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 15:20 WIB

Menaker: Perusahaan Kembang Api Bertanggung Jawab pada Korban

Menaker: Perusahaan Kembang Api Bertanggung Jawab pada Korban

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 14:00 WIB

Menaker Jenguk Korban Kebakaran Pabrik Kembang Api di Banten

Menaker Jenguk Korban Kebakaran Pabrik Kembang Api di Banten

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 11:00 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×