Susi Tanggapi Positif Hasil Denmark dan Prancis Terbuka 2017

Syaiful Rachman | Suara.com

Rabu, 01 November 2017 | 20:30 WIB
Susi Tanggapi Positif Hasil Denmark dan Prancis Terbuka 2017
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, menjuarai Prancis Open Super Series 2017, Minggu (29/10/2017). [Humas PBSI]

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susi Susanti menilai positif hasil para pebulu tangkis level utama Pelatnas PBSI di Denmark Terbuka 2017 dan Prancis Terbuka 2017.

Berdasarkan data yang diterima Antara di Jakarta, Rabu (1/11/2017), di Denmark pada 17-22 Oktober 2017, Indonesia menempatkan satu finalis lewat ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo serta dua semifinalis lewat duet ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi.

Pada putaran final, Marcus/Kevin harus mengakui keunggulan juara dunia 2017 asal China Zhang Nan/Liu Yuchen dengan skor 16-21, 24-22, 19-21.

Sementara di Prancis pada 24-29 Oktober 2017, skuat Merah-Putih memboyong dua gelar dari pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Greysia/Apriani yang tak diunggulkan, berhasil membuat kejutan dengan meraih gelar juara dengan menumbangkan para unggulan dari Jepang, China dan Korea Selatan.

Greysia/Apriani merebut titel juara setelah menumbangkan Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea Selatan), dengan skor 21-17, 21-15. Sementara Tontowi/Liliyana mengalahkan unggulan pertama dari China Zheng Siwei/Chen Qingchen dengan skor 22-20, 21-15.

"Hasil di Denmark dan Perancis sangat baik, karena kami mampu merebut dua gelar superseries dan khususnya di ganda putri yang sudah 20 tahun tidak juara di Prancis. Semoga hasil ini memberi semangat baru dan menular ke atlet sektor lain, agar dapat memacu diri, kerja keras, untuk dapat menghasilkan prestasi terbaik di kejuaraan-kejuaraan penting yang akan datang," kata Susi.

Susi menilai sektor ganda campuran, ganda putra serta ganda putri telah menunjukkan hasil yang cukup baik. Namun sektor tunggal putra dan putri masih perlu konsistensi dan kerja keras lebih.

"Tunggal putra dan tunggal putri masih belum konsisten, butuh fokus kematangan dalam menghadapi setiap lawan, serta kesiapan dalam menghadapi lawan yang berbeda-beda. Untuk tunggal putri, kami masih harus kerja keras untuk bisa masuk rangking elit dunia, kami usahakan dalam waktu satu-dua tahun yang akan datang untuk bisa mencapai prestasi yang lebih tinggi seperti di level super series," ujar Susi.

Sementara itu, Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI Eng Hian mengungkapkan apresiasinya atas raihan Greysia/Apriyani. Pasangan senior-junior ini merupakan hasil racikannya yang baru dipasangkan pada Piala Sudirman 2017, Mei lalu.

"Waktu melihat hasil pertandingan mereka di Korea dan Jepang Open, saya bilang sama Yusuf Chafidz (Asisten Pelatih Ganda Putri PBSI), kalau melihat performa Greysia/Apriyani begini, tinggal nunggu waktu saja, kapan pecah telor. Melihat kualitas mereka, memang sudah bisa bersaing di kelas atas. Namun cukup surprise juga mereka menangnya di Prancis, tidak menduga secepat ini," ujar Eng Hian.

Disebutkan Eng Hian, setelah meraih gelar ini, tugas Greysia/Apriyani tentu belum selesai. Keduanya bahkan harus mampu mengontrol ekspektasi berbagai pihak yang dibebankan kepada mereka ke depannya.

"Harus bisa menjaga ekspektasi diri sendiri, pengurus PBSI dan masyarakat. Pokoknya sekarang fokus dulu ke diri sendiri," tutur Eng Hian.

Usai dua tur Eropa, para pebulutangkis akan bersiap untuk mengikuti kejuaraan China Terbuka Super Series Premier 2017 dan Hong Kong Terbuka Super Series 2017. Para pemain elit juga tengah berburu poin untuk dapat tampil di kejuaraan bergengsi Final Super Series 2017 di Dubai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Greysia/Apriani Juara, PBSI Cari Dua Pasangan Pelapis

Greysia/Apriani Juara, PBSI Cari Dua Pasangan Pelapis

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 14:12 WIB

Jokowi: "Selamat Tontowi/Liliyana dan Greysia/Apriyani"

Jokowi: "Selamat Tontowi/Liliyana dan Greysia/Apriyani"

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 16:32 WIB

Tampil Menggila, Greysia/Apriani Juara Prancis Terbuka

Tampil Menggila, Greysia/Apriani Juara Prancis Terbuka

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 21:57 WIB

Tontowi- Liliyana Maju ke Final Prancis Terbuka 2017

Tontowi- Liliyana Maju ke Final Prancis Terbuka 2017

News | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 21:43 WIB

Terkini

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:05 WIB

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB