BMKG: Frekuensi Gempa di Ambon Turun

Ririn Indriani

Sabtu, 04 November 2017 | 15:08 WIB
BMKG: Frekuensi Gempa di Ambon Turun
Gempa melanda Kota Ambon, Maluku, Selasa (31/10/2017) malam. [Twitter@infoBMKG]

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ambon, menyatakan, berdasarkan hasil pemantauan ternyata frekuensi dan kekuatan gempa yang menguncang pulau Ambon mengalami penurunan.

"Sampai dengan 4 November 2017 frekeuansi dan kekuatan gempa yang terjadi di Ambon pascagempa yang terjadi Selasa (3/10/2017) secara teknis cenderung stabil dan kondusif," kata kepala BMKG stasiun Ambon, Bram Mustamu, dikonfirmasi, Sabtu (4/11/2017).

Menurut dia, gempa terjadi di dekat wilayah Pulau Ambon dengan jarak 30-50 KM dari pusat kota, dengan kekuatan gempa terbesar 6,0 SR.

Frekuensi gempa sejak awal hingga saat ini mencapai 139 gempa, yang dimulai pada pukul 20.50 WIT dengan kekuatan 5,7 SR merupakan gempa pendahuluan, diikuti gempa susulan dengan total periode 24 jam sejak terjadi mencapai 104 kali gempa.

Bram mengatakan, gempa keempat merupakan yang terbesar 6,0 SR menjadi gempa utama, diikuti dengan gempa susulan di periode 24 jam berkisar 104 gempa yang teranalisis, di hari kedua masih ada gempa susulan sebanyak 24 kali, dan hari ketiga juga masih terasa delapan kali gempa.

"Hari ini sampai pukul 08.00 WIT teranalisis terjadi tiga gempa. Ini merupakan gambaran penurunan distribusi dan frekuesnsi jumlah dan kekuatan gempa, secara teknis bisa kami sampaikan gempa yang terjadi di hari ini cenderung stabil," katanya.

Dijelaskan Bram, gempa yang terjadi merupakan fenomena alam yakni terakumulasi energi, terlepas sampai berosiasi berputar hingga menjadi stabil.

"Jika kita sudah mengedintifikasi gempa utama 6,0 SR. Gempa susulan tidak sebesar awal tetapi mengalami penurunan hingga menjadi stablil. Tetapi tidak berarti juga gempa tidak ada lagi, karena dinamika di bumi ini tetap ada dan prinsipnya terakumulasi energi dan seterusnya," ujarnya.

Pihaknya dalam kesempatan ini juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya akan informasi dari oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Jika mendapat informasi yang kurang benar segera dilakukan pengecekan ke BMKG, kami siap memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat," kata Bram. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Didesak Tangkap Penyebar Info Hoax Gempa Ambon

Polisi Didesak Tangkap Penyebar Info Hoax Gempa Ambon

News | Jum'at, 03 November 2017 | 06:53 WIB

Gempa Beruntun, Ambon Kembali Diguncang 4,6 Skala Richter

Gempa Beruntun, Ambon Kembali Diguncang 4,6 Skala Richter

News | Kamis, 02 November 2017 | 11:08 WIB

Ambon Diguncang 5 Kali Gempa, Warga Panik, Plafon Mal Runtuh

Ambon Diguncang 5 Kali Gempa, Warga Panik, Plafon Mal Runtuh

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 23:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×