Kejar Juara Dunia, Marquez Ikuti Ducati Terapkan "Team Order"?

Rizki Nurmansyah

Minggu, 05 November 2017 | 21:01 WIB
Kejar Juara Dunia, Marquez Ikuti Ducati Terapkan "Team Order"?
Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, berada di depan pesaingnya, Marc Marquez (Repsol Honda), pada balapan seri 15 MotoGP di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (15/10/2017). [AFP/Toshifumi Kitamura]

Suara.com - Marc Marquez tak ingin ambil pusing terkait team order yang dilakukan tim Ducati. Menurutnya, hal itu sudah jadi bagian dari pekerjaan pebalap.

Team order adalah istilah yang digunakan terkait perintah dari pimpinan tim kepada salah satu pebalapnya agar mengalah untuk berbagai tujuan, terutama melindungi peluang meraih poin maksimal.

Perintah ini dilakukan Ducati kepada salah satu pebalapnya, Jorge Lorenzo, saat balapan seri 17 di Malaysia, 29 Oktober lalu.

Ketika itu, pihak Ducati memberikan perintah team order kepada Lorenzo pada dashboard.

Lorenzo, yang saat pesan tersebut muncul tengah memimpin balapan di depan Dovizioso, mengklaim tidak melihat perintah itu--membiarkan Dovizioso memimpin dan memenangi balapan.

Dia berkilah sangat fokus menjalani balapan lantaran takut terjatuh dikarenakan kondisi trek yang licin dan basah pasca diguyur hujan.

Dovizioso sendiri mulai memimpin balapan di empat lap tersisa setelah rekan setimnya tersebut melebar dan hampir terjatuh di tikungan terakhir.

Dan akhirnya, Dovizioso pun finis pertama di Sepang, diikuti kemudian oleh Lorenzo dan pebalap tim satelit Yamaha, Johann Zarco.

baca juga

Foto: Andrea Dovizioso (tengah) memenangi balapan di Malaysia diikuti kemudian oleh Jorge Lorenzo (kiri) dan Johann Zarco. [AFP]

Kemenangan ini tetap membuat peluang Dovizioso merebut titel juara dunia MotoGP 2017 terbuka. Kini, Dovizioso tertinggal 21 poin dari Marquez yang telah mengoleksi 282 poin.

Perebutan titel juara dunia pun akan ditentukan pada seri terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, 12 November mendatang.

Terkait, team order yang diterapkan Ducati, Marquez menilai hal itu lumrah bagi di dunia balap MotoGP.

"Anda mungkin berjuang meraih kemenangan, tapi rekan setim bisa membuat Anda berjuang mendapatkan gelar juara. Hal seperti ini memang sulit diterima, tapi ini bagian dari pekerjaan pebalap," kata Marquez, dikutip dari Motorsport, Minggu (5/11/2017).

Marquez menegaskan, dirinya tidak akan meminta team order kepada timnya, Repsol Honda, memerintahkan Dani Pedrosa untuk membantu dia meraih gelar juara dunia keenam.

"Di Valencia, tidak ada pesanan dari tim Honda--untuk lakukan team order--jika Dani berpeluang menang di sana," ujar Marquez.

"Dani harus memberikan kemampuan 100 persen. Ini salah satu trek terbaik baginya, dia selalu sangat cepat di sini dan berpeluang menang," lanjut Marquez.

Foto: Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, berada di depan pesaingnya, Marc Marquez (Repsol Honda), pada balapan seri 15 MotoGP di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (15/10/2017). [AFP/Toshifumi Kitamura]

Jika Dovizioso memenangi balapan di Valencia, maka Marquez hanya butuh finis ke-11 untuk merebut titel juara dunia.

Namun demikian, Marquez menegaskan dirinya akan tetap berusaha naik podium di Valencia.

"Saya akan mencoba melakukan yang terbaik dalam sesi latihan, lalu kita lihat hasilnya di sesi warm-up apa yang bisa kita lakukan," ujar Marquez.

"Saya tentu tidak akan memulai balapan lalu finis di posisi 11," pungkas The Baby Alien, julukan Marquez.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!

MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Sentuhan Warna Baru Honda Genio Hadirkan Kesan Lebih Retro

Sentuhan Warna Baru Honda Genio Hadirkan Kesan Lebih Retro

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:55 WIB

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×