'Ini Revolusi!', Rakyat Saudi Sambut Gebrakan Putra Mahkota

Reza Gunadha

Selasa, 07 November 2017 | 15:09 WIB
'Ini Revolusi!',  Rakyat Saudi Sambut Gebrakan Putra Mahkota
Putera Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman. [AFP/Fayez Nureldine]

Suara.com - Konsolidasi kekuasaan di tangan Putra Mahkota Dinasti Saud, Mohammed bin Salman, telah menjalar ke semua aspek kehidupan rakyat, termasuk elite yang tak tersentuh. 11 Pangeran, 4 menteri, dan puluhan mantan menteri ditangkap karena korupsi.

Di luar pusat perbelanjaan Riyadh bulan lalu, Zeina Farhan sedang berjalan dengan kerudung di bahunya saat mobil polisi syariah berhenti. Dia terdiam, takut, saat seorang pria di kursi pengemudi menurunkan jendelanya.

"Tolong nona, bisakah kamu menutupi rambutmu," tanya sang polisi. "Saya bilang ok. Setelahnya polisi itu bilang terima kasih, dan dia pergi. Begitu saja. Sunggung menakjubkan," tutur Zeina, seperti dilansir The Guardian, Selasa (7/11/2017).

Seperti perempuan Saudi lainnya, hampir seluruh kehidupan dewasa Zeina terus dihantui ketakutan terhadap polisi syariah. Perempuan yang nekat tak memakai jilbab di tempat umum, dulu akan ditangkap dan dipenjara.

"Hinaan, penjara, cambuk, rasa malu, begitulah dulu. Tapi sekarang, melihat mereka (polisi syariah) berubah, sangat menakjubkan," tukas perempuan berusia 32 tahun itu.

Polisi syariah, bagi perempuan seperti Zeina, selalu dianggap seperti "kutukan". Namun, dalam kurun waktu setahun terakhir, banyak kewenangan polisi syariah yang dilucuti.

Mereka tak lagi dibolehkan menangkap dan menentukan apa yang benar atau salah. Puncaknya, pekan lalu, Kerajaan Arab Saudi meneken keputusan yang membuat kepolisian syariah tak lagi menjadi satuan sendiri, melainkan di bawah kuasa kementerian dalam negeri.

Potret buram kerajaan dan negeri itu telah berubah secara signifikan sejak 6 bulan silam. Persisnya saat Putra Mahkota Kerajaan Saudi, Mohammed bin Salman, menerapkan sejumlah kebijakan reformasi di segala aspek kehidaupan masyarakat sipil.

Tak ayal, reformasi itu memakan "tumbal". Sabtu (4/11) pekan lalu, 30 bangsawan senior kerajaan ditangkap atas tuduhan korupsi. Mereka lantas ditahan di sebuah hotel mewah, yakni Ritz Carlton.

baca juga

"Semua ini adalah pesan kepada dunia, bahwa Saudi sudah terbuka, terutama untuk bisnis global. Investor perlu memiliki keyakinan bahwa mereka bisa datang ke sini dan melakukan bisnis secara transparan," tegas seorang pejabat senior kerajaan.

Sejak awal pekan ini, warga Saudi mencoba memahami apa yang terjadi. Tak jarang mereka memuji Raja Salman dan sang putra mahkota yang menginisiasi reformasi.

"Dia (Raja Salman dan putra mahkota) merobek-robek sistem yang hampir mati yang telah disukai bangsawan di atas segalanya," kata seorang pengusaha senior Saudi.

"Mereka menghancurkan sistem elitisisme dalam negara. Mereka berupaya menciptakan sistem yang menempatkan warga sipil sebagai subjek," tambahnya.

Menantang Wahabiisme

Warga Saudi menilai, penangkapan banyak bangsawan senior atas tuduhan korupsi, merupakan upaya Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk mengonsolidasikan kekuasaan baru sebelum naik tahta. Sang pangeran ingin Kerajaan Saudi yang modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tindak Keras Pangeran  Saudi Korupsi, Picu Lonjakan Harga Minyak

Tindak Keras Pangeran Saudi Korupsi, Picu Lonjakan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 07 November 2017 | 06:22 WIB

Saudi: Serangan Rudal ke Riyadh adalah Pernyataan Perang Iran

Saudi: Serangan Rudal ke Riyadh adalah Pernyataan Perang Iran

News | Selasa, 07 November 2017 | 06:06 WIB

Ini Beda KPK Arab dan KPK Indonesia Versi Masinton

Ini Beda KPK Arab dan KPK Indonesia Versi Masinton

News | Senin, 06 November 2017 | 16:51 WIB

Orang Terkaya di Dunia Ini Ikut Diringkus 'KPK' Arab Saudi

Orang Terkaya di Dunia Ini Ikut Diringkus 'KPK' Arab Saudi

News | Senin, 06 November 2017 | 12:38 WIB

Ada Apa Di Balik Penangkapan Para Pangeran Arab Saudi

Ada Apa Di Balik Penangkapan Para Pangeran Arab Saudi

News | Senin, 06 November 2017 | 11:15 WIB

Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

News | Senin, 06 November 2017 | 08:43 WIB

Hizbullah Tuding Saudi Paksa PM Libanon Mundur

Hizbullah Tuding Saudi Paksa PM Libanon Mundur

News | Senin, 06 November 2017 | 06:03 WIB

Perdana Menteri Libanon Mundur, Takut Dihabisi Iran

Perdana Menteri Libanon Mundur, Takut Dihabisi Iran

News | Senin, 06 November 2017 | 00:58 WIB

11 Pangeran dan 4 Menteri Arab Saudi Ditangkap karena Korupsi

11 Pangeran dan 4 Menteri Arab Saudi Ditangkap karena Korupsi

News | Minggu, 05 November 2017 | 07:22 WIB

Arab Saudi Cegat Rudal Balistik yang Ditembakkan dari Yaman

Arab Saudi Cegat Rudal Balistik yang Ditembakkan dari Yaman

News | Minggu, 05 November 2017 | 02:16 WIB

Terkini

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:55 WIB

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Senin, 21 September 2026 | 19:52 WIB

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

Bekaci | Senin, 21 September 2026 | 19:51 WIB

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:50 WIB

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

News | Senin, 21 September 2026 | 19:49 WIB

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

News | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

News | Senin, 21 September 2026 | 19:38 WIB

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

×