'Ini Revolusi!', Rakyat Saudi Sambut Gebrakan Putra Mahkota

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 07 November 2017 | 15:09 WIB
'Ini Revolusi!',  Rakyat Saudi Sambut Gebrakan Putra Mahkota
Putera Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman. [AFP/Fayez Nureldine]

Itu semakin tampak ketika kerajaan berjanji menerapkan sejumlah kebijakan yang menandai reformasi kebudayaan tahun 2018.

Tahun depan, Kerajaan Saudi berencana membolehkan kaum perempuan memasuki stadion olah raga bersama laki-laki.

Kaum perempuan juga dibolehkan untuk mengunjungi tempat-tempat konser musik. Sementara wisatawan, bakal dibolehkan mengunjungi situs-situs pra-Islam.

"Pesannya adalah, segala sesuatu yang dulu diidentikkan dengan Arab Saudi, kini tak lagi ada," tutur seorang menteri senior yang tak mau namanya ditulis.

"Ini adalah sebuah revolusi," jelasnya. "Semuanya sangat sensitif. Kita harus bersabar sampai semuanya tenang. "

Perombakan budaya Saudi yang kental dengan aroma patriarkis dan feodal tersebut, dicetuskan sang pangeran bulan lalu. Ketika itu, ia bertekad "mengembalikan Arab Saudi ke Islam moderat."

Meski bertajuk reformasi, bagi banyak kalangan, ide Pangeran Mohammed itu adalah "revolusi". Sebab, perombakan itu dipastikan memecahkan aliansi pendiri Dinasti Saud dan para ulama yang sepakat menerapkan ajaran fundamentalis Muhammad ibn Abd al-Wahhab pada abad ke-17, atau kekinian disebut sebagai paham "Wahabi".

Pangeran Mohammed juga mengakui, interpretasi lebih radikal terhadap Wahabiisme terjadi juga dipengaruhi kemenangan umat Muslim Syiah dalam Revolusi Iran tahun 1979. Iran adalah saingan utama Saudi sejak yang disebut pertama memenangkan revolusi dan mendirikan Republik Islam Iran—model negara yang dianggap sebagai antitesis kerajaan Saudi yang dinilai despotik.

"Kami tidak tahu bagaimana mengatasinya (radikalisme Wahabi)," kata Pangeran Mohammed kepada Guardian. "Dan masalahnya, ide itu tersebar di seluruh dunia. Sekarang saatnya untuk menyingkirkannya. "

Dr HA Hellyer, anggota Atlantic Council—organisasi think-thank Amerika Serikat—justru memunyai penilaian berbeda. Ia mengatakan, retorika reformasi atau revolusi di Saudi tersebut tidak berarti para pemimpin kerajaan bakal membuang paham Wahabiisme.

"Perubahan tingkat filosofis, di mana pendirian agama Saudi bukan lagi Wahhabi? Itu akan menjadi pergeseran monumental, dan saya tidak yakin sang putra mahkota bakal mau melakukannya," terangnya.

"Jika kita mengharapkan pendekatan religius non-konservatif untuk mengakar di Saudi, saya pikir kita sedang melamun," imbuhnya.

"Tapi pertanyaannya adalah, seberapa besar masyarakat semacam itu dapat benar-benar kembali ke pandangan religius yang lebih normatif, terutama dalam waktu singkat. Pendekatannya sejauh ini tampaknya adlaah, hanya ingin menahan dorongan yang lebih radikal dari Wahabiisme," tuturnya dengan nada pesimistis.

Namun, sejumlah anggota elite bisnis Saudi yang memunyai akses reguler ke sang pangeran, tak menyetujui pendapat Hellyer.

"Pangeran Mohammed memosisikan dirinya sebagai pemimpin dunia Islam Sunni," kata seorang tokoh senior.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tindak Keras Pangeran  Saudi Korupsi, Picu Lonjakan Harga Minyak

Tindak Keras Pangeran Saudi Korupsi, Picu Lonjakan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 07 November 2017 | 06:22 WIB

Saudi: Serangan Rudal ke Riyadh adalah Pernyataan Perang Iran

Saudi: Serangan Rudal ke Riyadh adalah Pernyataan Perang Iran

News | Selasa, 07 November 2017 | 06:06 WIB

Ini Beda KPK Arab dan KPK Indonesia Versi Masinton

Ini Beda KPK Arab dan KPK Indonesia Versi Masinton

News | Senin, 06 November 2017 | 16:51 WIB

Orang Terkaya di Dunia Ini Ikut Diringkus 'KPK' Arab Saudi

Orang Terkaya di Dunia Ini Ikut Diringkus 'KPK' Arab Saudi

News | Senin, 06 November 2017 | 12:38 WIB

Ada Apa Di Balik Penangkapan Para Pangeran Arab Saudi

Ada Apa Di Balik Penangkapan Para Pangeran Arab Saudi

News | Senin, 06 November 2017 | 11:15 WIB

Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

News | Senin, 06 November 2017 | 08:43 WIB

Hizbullah Tuding Saudi Paksa PM Libanon Mundur

Hizbullah Tuding Saudi Paksa PM Libanon Mundur

News | Senin, 06 November 2017 | 06:03 WIB

Perdana Menteri Libanon Mundur, Takut Dihabisi Iran

Perdana Menteri Libanon Mundur, Takut Dihabisi Iran

News | Senin, 06 November 2017 | 00:58 WIB

11 Pangeran dan 4 Menteri Arab Saudi Ditangkap karena Korupsi

11 Pangeran dan 4 Menteri Arab Saudi Ditangkap karena Korupsi

News | Minggu, 05 November 2017 | 07:22 WIB

Arab Saudi Cegat Rudal Balistik yang Ditembakkan dari Yaman

Arab Saudi Cegat Rudal Balistik yang Ditembakkan dari Yaman

News | Minggu, 05 November 2017 | 02:16 WIB

Terkini

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:26 WIB

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:27 WIB

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB