Pembangunan Infrastruktur Jadi Kunci Indonesia Menuju Negara Maju

Fabiola Febrinastri

Kamis, 09 November 2017 | 10:00 WIB
Pembangunan Infrastruktur Jadi Kunci Indonesia Menuju Negara Maju
"Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2017", di Jakarta Convention Centre (JCC), Rabu (8/11/2017). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi program prioritas nasional pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), yang semata-mata untuk mengejar ketertinggalan dibandingkan dengan negara lain.  Dalam kurun waktu tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK, berbagai infrastruktur yang dibangun oleh Kementerian PUPR adalah bendungan, irigasi, jalan dan jembatan, jalan tol, air bersih, sanitasi, perumahan, dan permukiman, yang turut berkontribusi pada meningkatnya daya saing Indonesia.

Komitmen mewujudkan Nawacita Presiden RI melalui pembangunan infrastruktur PUPR telah dituangkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian PUPR tahun 2015-2019. Capaian selama 3 tahun ini, antara lain pembangunan 39 bendungan (30 baru dan 9 selesai), dimana bendungan yang telah terbangun tersebut menambah luas layanan irigasi waduk dari yang semula 761.542 ha (11 persen) menjadi 859.626  ha (12,9  persen).

Selain itu, pembangunan jalan nasional di berbagai daerah sepanjang 2.623 km, jembatan 29.859 m, dan hingga 2017, jalan tol yang dibangun sebagian besar dengan dana non APBN, yang akan selesai sepanjang 568 km, dengan target 2019 akan bertambah 1.851 km. Kementerian PUPR juga telah meningkatkan kapasitas sistem penyediaan air minum mencapai 20.430 liter/detik dan penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebanyak 2.204.939 unit dalam 3 tahun ini.

“Pembangunan berbagai infrastruktur tersebut harus didukung dengan kesiapan rantai pasok industri konstruksi, juga sumber daya konstruksi yang meliputi usaha pemasok bahan bangunan/material, peralatan, teknologi, dan tenaga kerja konstruksi,” kata Menteri PUPR,  Basuki Hadimuljono, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt. Dirjen Bina Konstruksi, Danis H. Sumadilaga, dalam "Konstruksi Indonesia 2017" dan "The Big 5 Construct Indonesia 2017" yang dihelat bersamaan dengan "Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2017",  di Jakarta Convention Centre (JCC), Rabu (8/11/2017).

Ia menambahkan, Undang-Undang No.2 Tahun 2017  tentang Jasa Konstruksi membawa harapan baru untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur melalui penguatan stakeholder jasa konstruksi. Oleh karena itu, tema yang diusung pada ajang Konstruksi Indonesia 2017 ini adalah ”Era Baru Industri Konstruksi Indonesia”, yang dianggap relevan dengan kelahiran Undang-Undang Jasa Konstruksi.

”Presiden RI, Bapak Joko Widodo, saat  membuka sertifikasi tenaga kerja konstruksi secara serentak untuk seluruh Wilayah Indonesia di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta beberapa waktu lalu, telah menekankan pentingnya kita semua menjaga mutu setiap pekerjaan dan terus mengikuti perkembangan teknologi,” jelasnya



Untuk menjawab hal tersebut, maka dalam penyediaan sumber daya konstruksi harus dilaksanakan dengan baik, bertanggung jawab, dan senantiasa memperbaharui informasi terkait perkembangan teknologi, dan kebutuhan masyarakat, sehingga mutu kualitas hasil industri konstruksi tetap terjaga.

Konstruksi Indonesia 2017 merupakan ajang pertemuan stakeholders konstruksi, baik dari dalam maupun luar negeri. Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah yang tepat untuk mencari solusi bersama, sekaligus tempat berkoordinasi antara pemerintah, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam mendukung ketersediaan rantai pasok sumber daya industri konstruksi.

Pameran konstruksi terbesar ini diikuti oleh 222 booth peserta yang berasal dari berbagai negara, seperti Jerman, Malaysia, Singapura, Iran, Korea, dan sebagainya. Kementerian PUPR turut ambil bagian dalam pameran tersebut, dengan menampilkan informasi mengenai dukungan infrastruktur yang sudah selesai, sedang, dan akan dibangun, termasuk skema kerja sama dalam pembangunan infrastruktur.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro, mengatakan, Indonesia bisa menjadi negara maju pada 2045, bila pertumbuhan ekonomi konsisten rata-rata 5 persen.

"Kalau konsisten mempertahankan itu, maka Indonesia akan menjadi negara dengan high income pada 2038, dan bisa dikategorikan sebagai negara maju dengan pendapatan per kapita mendekati US$ 20 ribu," jelas Bambang.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur merupakan modal untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR: Penyelesaian Tol Saradan-Kertosono Dipercepat

Kementerian PUPR: Penyelesaian Tol Saradan-Kertosono Dipercepat

News | Rabu, 08 November 2017 | 11:54 WIB

Kemen PUPR Bangun 2 Bendungan untuk Kendalikan Banjir Jakarta

Kemen PUPR Bangun 2 Bendungan untuk Kendalikan Banjir Jakarta

News | Rabu, 08 November 2017 | 09:23 WIB

Terkini

5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang

5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

×