Kemen PUPR Bangun 2 Bendungan untuk Kendalikan Banjir Jakarta

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 08 November 2017 | 09:23 WIB
Kemen PUPR Bangun 2 Bendungan untuk Kendalikan Banjir Jakarta
Kementerian PUPR tengah membangun dua bendungan kering di Ciawi dan Sukamahi, Jawa Barat. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan 65 bendungan pada 2015-2019, sesuai dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk mewujudkan ketahanan pangan dan air di Indonesia. Hingga 2017, telah dibangun 39 bendungan, yang terdiri dari 30 bendungan baru dan 9 bendungan yang telah selesai pengerjaannya.  

Salah satu manfaat penting bendungan adalah pengendali banjir, yang mana Kementerian PUPR saat ini tengah membangun dua bendungan kering (dry dam) di Ciawi dan Sukamahi, yang merupakan bagian dari rencana induk penanggulangan banjir Jakarta.



Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Imam Santoso, mengatakan, bendungan kering di Ciawi dan Sukamahi merupakan yang pertama kalinya dibangun di Indonesia. Kedua Bendungan ini tidak untuk keperluan irigasi atau air baku, namun berfungsi untuk mengejar kapasitas pengendalian banjir. Saat hujan datang, bendungan akan menampung air dan memperlambat aliran air hujan ke Jakarta.

“Itu kira-kira 13 persen dari debit banjir Sungai Ciliwung. Kalau ditambah lagi dengan berfungsinya sodetan dan normalisasi sungai, maka risiko banjir yang terjadi bisa kita kurangi luasan dan dampaknya. Jadi itu merupakan satu rangkaian untuk mengurangi beban yang ada di Jakarta," tutur Imam.

Dalam tinjauannya ke Bendungan Ciawi dan Sukamahi, Senin (6/11/2017), Imam meminta kepada pelaksana pembangunan untuk terus melakukan pengawasan di lapangan sesuai instruksi Menteri PUPR.

“Teman-teman di Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane diminta untuk terus konsentrasi dan melakukan percepatan di lapangan, karena ini proyek besar yang banyak ditunggu masyarakat,” tegasnya.

Pembangunan kedua bendungan kering tersebut sangat penting untuk mengurangi banjir di Jakarta, yang akan diikuti dengan selesainya normalisasi Kali Ciliwung di Jakarta outer ring road (JORR) sampai Manggarai. Kementerian PUPR, melalui BBWS Cilcis Ditjen SDA telah menyelesaikan penambahan pintu air Manggarai dan Karet dan tengah menyelesaikan sodetan Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur.

Kontrak pembangunan bendungan Ciawi ditandatangani pada 23 November 2016 antara SNVT PJSA Ciliwung Cisadane dan Abipraya-Sacna KSO sebagai kontraktor, dengan nilai pekerjaan konstruksi sebesar Rp757,8 miliar melalui kontrak tahun jamak (multi years). Bendungan Ciawi memiliki volume tampung 6,45 juta m3 dan luas area genangan 29,22 hektare.



Sementara, penandatanganan kontrak pembangunan bendungan Sukamahi senilai Rp436,97 miliar dilakukan pada 20 Desember 2016, dengan kotraktor Wijaya-Basuki KSO. Bendungan ini memiliki daya tampung tampung 1,68 juta m3 dan luas area genangan 5,23 ha.

Konstruksi kedua bendungan tersebut ditargetkan selesai pada 2019.

Saat ini kemajuan pembangunan kedua bendungan tersebut masih dalam tahap pembebasan lahan dan pembangunan jalan akses. Hingga 6 November 2017, lahan bendungan Sukamahi yang sudah bebas seluas 10,33 ha (22,19 persen) dari kebutuhan 46,56 ha, sementara lahan bendungan Ciawi yang dibutuhkan seluas 78,79 ha dan sudah dilakukan pembayaran pada 11,03 ha (14,01 persen).

Pembebasan lahan kedua bendungan dilakukan dengan skema dana talangan oleh kontraktor yang nantinya akan dibayarkan melalui anggaran Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

27 Kepala Daerah Komitmen Bangun Kota dengan Anggaran Transparan

27 Kepala Daerah Komitmen Bangun Kota dengan Anggaran Transparan

News | Selasa, 07 November 2017 | 16:47 WIB

Kementerian PUPR: Tol Batang-Semarang Ditargetkan Beroperasi 2018

Kementerian PUPR: Tol Batang-Semarang Ditargetkan Beroperasi 2018

News | Selasa, 07 November 2017 | 12:00 WIB

Wapres Tinjau Pasar Atas Bukittinggi Setelah Terbakar

Wapres Tinjau Pasar Atas Bukittinggi Setelah Terbakar

News | Selasa, 07 November 2017 | 09:45 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB