Perjuangan Ortu Selamatkan Mishalova yang Kena Penyakit Langka

Siswanto

Minggu, 12 November 2017 | 16:16 WIB
Perjuangan Ortu Selamatkan Mishalova yang Kena Penyakit Langka
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Mishalova, bayi berusia satu tahun menderita Atresia Bilier. Atresia Bilier namanya cantik, tetapi sangat berbahaya. Itu jenis penyakit yang disebabkan penyumbatan saluran empedu yang mengakibatkan kerusakan fungsi hati.

Mishalova lahir tanggal 14 Juni 2016 di Kandeman, Batang, Jawa Tengah. Awal, normal-normal saja. Orangtuanya tak menemukan kelainan apapun pada badan Mishalova.

Orangtuanya mulai sedikit tegang begitu memasuki bulan ketiga. Tubuh dan mata Mishalova menunjukkan gejala-gejala menguning. Sebagian badan Mishalova pun gatal-gatal.

Dibawalah adik bayi ke dokter. Kabar mengejutkan itu pun datang. Mishalova, katanya, kena penyakit Atresia Bilier. Gejala awal penyakit ini memang tubuh bayi menguning.

Orangtua pun disarankan untuk membawa Mishalova ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Dia harus ke RSCM dua minggu sekali.

Ayah Mishalova, Hanindya, mendapat informasi dari dokter kalau anaknya bisa sembuh dengan transplantasi hati.

"Selagi orangtua. Pasti jarang ada yang mau sukarela menjadi pendonor. Kalau bukan saya, ya istri saya yang menjadi pendonor," ujar Hanindya kepada Suara.com, Minggu (12/11/2017).

Hingga sekarang, Mishalova terus menerus mengonsumsi obat dari rumah sakit.

"Obat diberikan dokter bukan untuk mengobati, tetapi untuk menekan bilirubin yang tinggi. Obat yang diberikan efeknya tidak terlalu mengobati," ujar Hanindya.

Bilirubin merupakan pigmen kuning dalam darah dan tinja, dan untuk kadar bilirubin normal pada bayi seharusnya dibawah 5 mg/dL, akan, tetapi kadar bilirubin Mishalova mencapai angka 18.

"Tubuhnya gatal-gatal karena bilirubinnya tinggi. Kalau dipegang hatinya juga sudah keras sekali," tambah Hanindya.

Dokter belum bisa cepat melakukan transplantasi hati karena kondisi Mishalova belum mendukung. Bayi ini masih harus mengejar pertambahan gizi.

"Kondisi badan belum memungkinkan, minimal lingkar lengan untuk transplantasi itu 12cm, tetapi sekarang lingkar lengan Mishalova baru 11cm, masih kurang satu senti,"ujar Hanindya.

Jika kondisi Mishalova baik, kemungkinan tingkat keberhasilan transplantasi hati tinggi.

Hanindya optimistis. Sepengetahuannya, dari 33 kali kasus transplantasi hati, hanya tiga kali transplantasi hati yang gagal.

"Kalau biaya miliaran dan operasinya gagal kan ya gimana. Harus dipastikan operasinya berhasil, dokter juga nggak mau ada kemungkinan gagalnya," kata dia.

Hanindya bersyukur anaknya tidak perlu dibawa ke luar negeri untuk transplantasi hati. Tindakan tersebut bisa dilakukan di RSCM.

Bagaimana dengan biaya?

Biaya berasal dari keluarga, kemudian bantuan tetangga, serta penggalangan dana lewat Kitabisa.com.

Sampai saat ini sudah terkumpul uang kurang lebih sebesar Rp250 juta. Targetnya Rp500 juta untuk biaya yang meliputi screening, susu, dan pengobatan rumah sakit. Biaya ini belum termasuk untuk operasi besar.

Untuk operasi besar transplantasi hati membutuhkan uang sekitar Rp1,3 miliar. Tetapi, biayanya akan ditanggung BPJS, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, dan RSCM.

"Biaya obat dan susu bisa sampai Rp8 juta. Agak berat dibiayai susu sebenarnya," ujar Hanindya.

Hanindya dan istri berusaha untuk tetap bekerja. Mereka bolak-balik Jakarta - Kandeman. Mereka punya usaha kios pakan burung.

"Kerja di kampung buat biaya hidup. Saya bolak-balik ke kampung. Dua minggu sekali paling lama ke kampungnya, biasanya seminggu sekali ke Jakarta untuk melihat Mishalova. Dia (Mishalova) dijagain neneknya disana. Soalnya ibunya juga bekerja di kampung," ujar Hanindya. (Julistania)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apakah Sabun Bayi Bisa untuk Cuci Muka Orang Dewasa?

Apakah Sabun Bayi Bisa untuk Cuci Muka Orang Dewasa?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 21:29 WIB

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:31 WIB

Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka

Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka

News | Senin, 02 November 2026 | 18:19 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember

Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember

News | Senin, 02 November 2026 | 14:34 WIB

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Bolehkah Bayi di Bawah 1 Tahun Diberi Biskuit Marie Regal? Ini Aturan dan Batasan Usianya

Bolehkah Bayi di Bawah 1 Tahun Diberi Biskuit Marie Regal? Ini Aturan dan Batasan Usianya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Polisi Tangkap Remaja 17 Tahun Pelaku Pembuang Bayi di RPTRA Palmerah

Polisi Tangkap Remaja 17 Tahun Pelaku Pembuang Bayi di RPTRA Palmerah

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Usai Diberi Telur Mentah, Ini Penjelasan Medisnya

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Usai Diberi Telur Mentah, Ini Penjelasan Medisnya

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:17 WIB

Terkini

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:16 WIB

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 20:48 WIB

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:37 WIB

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

×