Jokowi Tak Mau Ikut Campur soal Nasib Setnov di DPR

Reza Gunadha, Erick Tanjung

Jum'at, 17 November 2017 | 11:08 WIB
Jokowi Tak Mau Ikut Campur soal Nasib Setnov di DPR
Setya Novanto. (suara.com/ist)

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta Ketua DPR sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi KTP elektronik, Setya Novanto, mematuhi proses hukum yang dilakukan KPK.

Hal ini menyusul sikap Novanto yang dinyatakan kabur saat dijemput paksa penyidik KPK untuk diperiksa, pada Rabu (15/11) malam.

"Saya minta Pak Setya Novanto mengikuti proses hukum yang ada. Saya yakin proses hukum yang ada di negara kita ini harus berjalan dengan baik," kata Jokowi di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (17/11/2017).

Saat dikonfirmasi mengenai pergantian Novanto sebagai Ketua DPR, Jokowi enggan menanggapi. Menurutnya hal itu menjadi kewenangan DPR sendiri.

"Itu (pergantian Ketua DPR) wilayah DPR," tukasnya.

KPK sempat menjemput paksa Setnov di rumah pribadinya, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (15/11) malam. Namun, upaya itu gagal karena yang bersangkutan tak di rumah.

Sejak saat itu hingga Kamis (16/11) sore, Setnov tak menampilkan diri di hadapan publik sehingga dinilai menghilang.

Kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi, mengklaim Novanto ingin menyambangi kantor KPK pada Kamis malam.

baca juga

Namun, dalam perjalanan, Setnov terlibat kecelakaan tunggal di daerah Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Setnov kekinian masih dirawat RS Medika ?Permata Hijau, Jakarta Selatan. Dia dirawat intensif karena mengalami benturan di kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

RS Medika Persilakan Tim Dokter KPK Kalau Mau Bawa Setnov

RS Medika Persilakan Tim Dokter KPK Kalau Mau Bawa Setnov

News | Jum'at, 17 November 2017 | 11:01 WIB

Masuk RS saat Diburu KPK, Jokowi Minta Setnov Ikuti Proses Hukum

Masuk RS saat Diburu KPK, Jokowi Minta Setnov Ikuti Proses Hukum

News | Jum'at, 17 November 2017 | 10:43 WIB

Polisi: Saat Kecelakaan, Setnov Bersama Ajudan dan Satu Wartawan

Polisi: Saat Kecelakaan, Setnov Bersama Ajudan dan Satu Wartawan

News | Jum'at, 17 November 2017 | 10:35 WIB

Kenapa Inul  Daratista 'Lebay' Soal Jokowi? Ini Curhatannya...

Kenapa Inul Daratista 'Lebay' Soal Jokowi? Ini Curhatannya...

Your Say | Jum'at, 17 November 2017 | 10:30 WIB

KPK Berharap RS Permata Hijau Tak Persulit Pemeriksaan Setnov

KPK Berharap RS Permata Hijau Tak Persulit Pemeriksaan Setnov

News | Jum'at, 17 November 2017 | 06:13 WIB

Setelah Klaim Kecelakaan, Apa yang Akan Dilakukan Setya Novanto?

Setelah Klaim Kecelakaan, Apa yang Akan Dilakukan Setya Novanto?

News | Jum'at, 17 November 2017 | 06:03 WIB

Sekjen Golkar Protes KPK Akan Jadikan Setya Novanto Buronan

Sekjen Golkar Protes KPK Akan Jadikan Setya Novanto Buronan

News | Jum'at, 17 November 2017 | 04:43 WIB

Alasan Golkar Tak Anggap Aneh KPK Temui Setya Novanto di RS

Alasan Golkar Tak Anggap Aneh KPK Temui Setya Novanto di RS

News | Jum'at, 17 November 2017 | 03:34 WIB

Ketika Pingsan, Setya Novanto Dibawa Ojek ke Rumah Sakit

Ketika Pingsan, Setya Novanto Dibawa Ojek ke Rumah Sakit

News | Jum'at, 17 November 2017 | 02:34 WIB

Setelah Setnov Terlacak dan Kecelakaan, Apa yang Dilakukan KPK?

Setelah Setnov Terlacak dan Kecelakaan, Apa yang Dilakukan KPK?

News | Jum'at, 17 November 2017 | 04:04 WIB

Terkini

Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000

Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:53 WIB

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:45 WIB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:38 WIB

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:37 WIB

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:36 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:33 WIB

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

×