Cerita Pengemudi Gojek, Saksi Penembakan Dokter Letty

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Kamis, 23 November 2017 | 14:37 WIB
Cerita Pengemudi Gojek, Saksi Penembakan Dokter Letty
Reka ulang kasus pembunuhan dokter Letty Sultri (46), dokter Helmi memperagakan adegan ketika menaiki ojek online untuk menuju ke tempat kerja istrinya pada Selasa (14/11/2017). (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Terungkap, tersangka dokter Ryan Helmi berangkat dari rumahnya ke Azzahra Medical Center, Cawang, Jakarta Timur untuk membunuh istrinya bernama Letty Sultri dengan menumpangi ojek online. Hal ini diungkapkan oleh pengemudi Go-Jek, Rahmadsah Nasution (51) di sela-sela rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut di‎ Klinik Azzahra Jalan Dewi Sartika No 352, RT5/4, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (23/11/2017).

Rahmadsah mengaku bahwa dihari kejadian dia mendapatkan order untuk mengantar Helmi dari Pondok Ungu, Bekasi ke klinik‎ Azzahra, Cawang. Tiba dilokasi, Ryan meminta pengemudi Go-Jek untuk menunggu sebentar.

Rahmad sang driver Go-Jek pun menunggu sekitar 10 menit. Ia mengira Ryan masuk ke dalam Klinik untuk mengambil uang untuk membayar sewa senilai Rp58 ribu. Namun selang beberapa menit ia mendengar suara tembakan.

‎"Saya kira dia mau ambil uang, makanya saya tunggu. Tapi tiba-tiba saya mendengar suara tembakan, lalu saya lihat dari jauh karena pintunya terbuka, ternyata dia sedang menembak," kata Rahmad kepada suara.com di lokasi.

Mendengar suara tembakan itu, warga ramai berdatangan, namun tak bisa berbuat apa-apa lantaran pelaku memegang senjata api. Setelah menembak istrinya, Ryan keluar dan meminta Rahmad untuk mengantarnya ke kantor Polda Metro Jaya.

"Setelah kejadian itu, dia meminta diantar ke Polda," ujar dia.

Lelaki paruh baya ini mengaku sempat bertanya kepada pelaku kenapa tega menembak perempuan di dalam klinik tersebut. Pelaku pun menceritakan bahwa ia sedang stres berat karena istrinya‎ minta cerai.

"Dia bilang maaf pak, maafin saya pak. Dia mengaku stres karena istrinya minta cerai," kata dia.

Tiba di Polda, Ryan meminta diantar langsung masuk ke dalam, namun Rahmad menolak dengan alasan dia harus pulang. Akhirnya Ryan pun diturunkan di depan Polda.

baca juga

Rahmad mengaku sempat syok dan sedih dengan kejadian tersebut. Bahkan sampai saat ini ia masih terbayang-bayang kejadian itu.

"Saya sedih dan nggak tega mengingat kejadian itu, kenapa bisa seorang suami tega membunuh istrinya," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rekonstruksi Pembunuhan Dokter Letty, Polisi Hadirkan Ojek Online

Rekonstruksi Pembunuhan Dokter Letty, Polisi Hadirkan Ojek Online

News | Kamis, 23 November 2017 | 14:23 WIB

Rekonstruksi Penembakan Dokter Letty

Rekonstruksi Penembakan Dokter Letty

Foto | Kamis, 23 November 2017 | 14:06 WIB

Rekonstruksi, Polisi Diminta Tunjukkan Muka Pembunuh Dokter Letty

Rekonstruksi, Polisi Diminta Tunjukkan Muka Pembunuh Dokter Letty

News | Kamis, 23 November 2017 | 11:09 WIB

Perkosa dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Irsan Dituntut Hukuman Mati

Perkosa dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Irsan Dituntut Hukuman Mati

News | Kamis, 23 November 2017 | 00:27 WIB

Olah TKP Penembakan di Gambir, Polisi: "Kami Duga Peluru Nyasar"

Olah TKP Penembakan di Gambir, Polisi: "Kami Duga Peluru Nyasar"

News | Rabu, 22 November 2017 | 09:25 WIB

Polisi Olah TKP Kasus Penembakan Misterius di Gambir

Polisi Olah TKP Kasus Penembakan Misterius di Gambir

News | Rabu, 22 November 2017 | 01:01 WIB

Tak Punya Uang, Ibu Bunuh 4 Bayinya dan Disimpan di Kotak

Tak Punya Uang, Ibu Bunuh 4 Bayinya dan Disimpan di Kotak

News | Selasa, 21 November 2017 | 21:25 WIB

Kapolri Apresiasi Panglima TNI Sukses Bebaskan Sandera KKB Papua

Kapolri Apresiasi Panglima TNI Sukses Bebaskan Sandera KKB Papua

News | Minggu, 19 November 2017 | 17:55 WIB

Dibunuh 'Api Cemburu', Mayat Imam Dibuang ke Terminal

Dibunuh 'Api Cemburu', Mayat Imam Dibuang ke Terminal

News | Minggu, 19 November 2017 | 10:32 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB