Ikuti Lelang KPK, Pengusaha Besi Tua Ini Habiskan Rp2,5 Miliar

Rizki Nurmansyah, Nikolaus Tolen

Jum'at, 24 November 2017 | 22:49 WIB
Ikuti Lelang KPK, Pengusaha Besi Tua Ini Habiskan Rp2,5 Miliar
KPK menggelar lelang barang hasil sitaan dan rampasan dari para para koruptor yang perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar lelang barang hasil sitaan dan rampasan dari para koruptor yang perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap, Jumat (24/11/2017).

Satu dari 170 peserta lelang adalah Muhamad Jufri. Pengusaha besi tua ini memenangkan sejumlah barang lelang sepeti lukisan, emas hingga mobil seharga miliaran rupiah.

"Kurang lebih tadi Rp2,5 miliar (dikeluarkan dalam lelang ini)," kata lelaki asal Madura yang tinggal di Tangerang di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Jufri membawa pulang mobil Lexus tipe LX570 seharga Rp1,29 miliar. Tak ada berani menawar lebih tinggi dari harga yang diajukan Jufri.

Lembaga anti-rasuah menyita mobil mewah ini dari terpidana mantan Bupati Subang Ojang Sohandi. Mobil ini terjual dengan harga limit seperti yang ditetapkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta III.

Selain itu, Jufri juga membawa pulang beberapa lukisan milik terpidana mantan anggota DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi. Jufri beralasan, harga barang yang dilelang KPK sangat murah.

"Tadi, yang diborong lukisan, mobil, dan emas, jam rolex semuanya yang aku beli. Karena sangat murah, maka aku ambil," katanya.

Jufri mengungkapkan alasan lain mengapa dirinya kerap mengikuti lelang yang dilakukan KPK. Dia ingin uang negara yang dikorupsi oleh pejabat yang terlibat kasus tersebut cepat kembali ke kas negara.

"Alhmadullilah, karena barang korupsi ini sangat aman, dan barang-barngnya juga bagus dan juga terpelihara sesuai dengan pejabat kantor lelang yang katakan tadi," kata Jufri.

baca juga

"Harga di bawah pasaran, semua di bawah pasaran. Contohnya jam Rolex, Rolex aja Rp250 juta. Saya beli Rp150, kan baguskan. Nah, inilah lebih baik beli barang KPK, supaya lebih mantap," katanya.

Jufri yang senang mengoleksi barang-barang seperti kendaraan bermotor mengatakan, akan menjual lagi kalau ada orang yang ingin membelinya. Namun, untuk sementara tujuannya untuk koleksi pribadi.

"Kebanyakan kolektor. Kalau memang ada yang minat, saya jual," ujar Jufri.

Foto: Muhamad Jufri (50), pengusaha besi tua dari Tangerang, usai mengikuti lelang yang dilakukan KPK di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Selain mobil Lexus, ada Jeep Wrangler yang laku terjual. Jeep pertama buatan tahun 2013 laku seharga Rp646,162 juta, sedangkan mobil satunya buatan tahun 2008 laku terjual seharga Rp302,100 juta.

Kemudian mobil lain yang laku adalah Honda Jazz berwarna putih tahun 2012 yang terjual Rp144 juta. Ada pula Toyota Camry yang laku Rp228,648 juta.

Selain mobil, ada dua sepeda motor yang juga laku terjual. Pertama, motor trail bermerek KTM tahun 2016 yang terjual Rp107 juta. Berikutnya motor dengan merek serupa namun pembuatan tahun 2008 yang laku dengan harga Rp66 juta.

Menurut Pelaksana Tugas Koordinator Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK, Irene Putri, total pengembalian uang dalam lelang ketiga ini adalah Rp3.585.687.000.

"Total hari ini saya menghitung ada 37 item (yang terjulan), dengan nilai Rp3.585.687.000," kata Irene.

Tidak semua barang yang dilelang KPK hari ini tidak laku terjual. Diantaranya ada mobil Mercedes-Benz tipe GL400 AT (X166) dan Mazda CX 5.

Rencananya, KPK akan melakukan lelang ulang untuk barang rampasan yang belum laku.

"Jadi ini kan, kita tahu tadi ada yang sudah laku, ada 37 unit. Nanti untuk yang belum (laku), kami akan mengajukan kembali kepada KPK, untuk bagaimana mengadakan lelang lagi," tutur Irene.

Pada lelang ketiga ini KPK melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta III melelang 85 aset hasil rampasan dari koruptor.

Terdiri atas 12 lukisan, 8 kendaraan bermotor, 20 perhiasan, 8 jam tangan, 1 buah laptop, dan 36 unit handphone.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Kuasa Hukum Gus Alex Soroti Dakwaan KPK, Sebut Kliennya Pasif Terima Imbalan

Kuasa Hukum Gus Alex Soroti Dakwaan KPK, Sebut Kliennya Pasif Terima Imbalan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Saksi Kasus Bea Cukai Dikabarkan Meninggal Setelah Mangkir dari Panggilan KPK, Siapa Winda Lorenza?

Saksi Kasus Bea Cukai Dikabarkan Meninggal Setelah Mangkir dari Panggilan KPK, Siapa Winda Lorenza?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:17 WIB

KPK Periksa Rudi Tanoe soal Bansos Beras, Kerugian Negara Ditaksir Rp 200 Miliar

KPK Periksa Rudi Tanoe soal Bansos Beras, Kerugian Negara Ditaksir Rp 200 Miliar

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur

Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Dedi Congor Sudah Tersangka Kasus Gratifikasi Polri Sejak 2023, KPK Siapkan Jerat Baru

Dedi Congor Sudah Tersangka Kasus Gratifikasi Polri Sejak 2023, KPK Siapkan Jerat Baru

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:52 WIB

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Pengacara Gus Yaqut Bantah KPK Sita Rp 100 Miliar dari Rumah Eks Menag

Pengacara Gus Yaqut Bantah KPK Sita Rp 100 Miliar dari Rumah Eks Menag

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Yaqut Diduga Gelar Pertemuan di Hotel, Siapkan USD 1 Juta untuk Pengaruhi Pansus Haji

Yaqut Diduga Gelar Pertemuan di Hotel, Siapkan USD 1 Juta untuk Pengaruhi Pansus Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Terkini

Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade

Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 04:53 WIB

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

×