Razia Gabungan di Lapas Nusakambangan, Ada Napi Positif Sabu

Ardi Mandiri | Suara.com

Kamis, 30 November 2017 | 04:19 WIB
Razia Gabungan di Lapas Nusakambangan, Ada Napi Positif Sabu

Suara.com - Petugas gabungan yang dipimpin Wakil Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Tengah Ajun Komisaris Besar Polisi Rendra Radita Dewayana menggelar razia di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap.

Razia yang digelar Rabu siang hingga sore hari itu melibatkan 200 personel yang berasal dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng, Kepolisian Resor Cilacap, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cilacap, dan petugas Lapas Narkoba.

Saat ditemui wartawan usai razia di Dermaga Wijayapura (tempat penyeberangan khusus menuju lapas di Pulau Nusakambangan, red.), Cilacap Wadir Reserse Narkoba AKBP Rendra Radita Dewayana mengatakan bahwa petugas gabungan memeriksa 460 napi Lapas Narkotika.

"Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan beberapa barang yang dilarang secara internal mereka (lapas, red.) seperti benda terbuat dari besi," katanya.

Menurut dia, barang-barang tersebut selanjutnya diamankan oleh pihak Lapas Narkotika.

Selain itu, kata dia, petugas juga menemukan tiga unit telepon seluler yang selanjutnya disita dan dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng untuk diperiksa lebih lanjut.

Dalam razia tersebut, pihaknya juga memeriksa enam orang napi yang terindikasi menggunakan narkoba.

"Dari hasil pemeriksaan urine terhadap enam napi tersebut diketahui satu orang napi berinisial AB positif menggunakan narkotika jenis sabu-sabu," katanya.

Menurut dia, napi berinisial AB tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut di Lapas Narkotika.

Kendati demikian, dia mengakui dalam razia tersebut, pihaknya tidak menemukan barang bukti berupa narkoba.

Lebih lanjut, Rendra mengatakan bahwa kegiatan razia tersebut akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan semangat bersama memberantas narkoba di segala bidang.

"Kegiatan kami di Lapas Narkotika Nusakambangan ini adalah kegiatan yang sama kami lakukan di lapas-lapas khususnya di seluruh wilayah Jawa Tengah. Semuanya memang katakanlah sebagian besar ada sebuah perputaran kegiatan peredaran narkoba itu mengait-kaitkan dengan keberadaan tersangka yang berdomisili di lapas," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Polres Cilacap AKBP Djoko Julianto yang diwakilkan Kepala Subbagian Humas Polres Cilacap Ajun Komisaris Polisi Bintoro Wasono mengatakan bahwa razia tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba di dalam lapas.

Menurut dia, razia dilakukan terhadap napi dan ruangan sel yang di huni oleh para napi dengan sasaran narkoba dan benda lain yang tidak diperbolehkan berada di dalam lapas.

"Untuk mempermudah pemeriksaan, seluruh napi dimasukkan dalam sel masing-masing kemudian anggota Polri dengan dibantu pegawai lapas melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan meliputi penggeledahan badan, ruangan sel, barang-barang yang ada di dalam kamar serta pemeriksaan urine terhadap napi yang diduga terindikasi narkoba," jelasnya.

Kepala Lapas Narkotika Nusakambangan Agus Heryanto mengatakan bahwa pihaknya akan menelusuri dari mana asal barang temuan yang seharusnya tidak boleh berada di dalam lapas, termasuk mencari siapa pemilik tiga unit telepon seluler tidak bertuan yang ditemukan di luar sel hunian.

"Terhadap napi yang positif menggunakan narkoba, kami akan melakukan pemeriksaan dan menelusuri apakah yang bersangkutan memakai narkoba. Jika betul, dia akan dikenai sanksi berupa pencabutan hak-hak remisinya dan akan dimasukkan ke dalam sel dalam waktu yang tidak ditentukan," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Napi Nusakambangan Tusuk Sipir Pakai Pisau dan Gunting

Napi Nusakambangan Tusuk Sipir Pakai Pisau dan Gunting

News | Senin, 27 November 2017 | 15:55 WIB

Rusuh di Nusakambangan, Napi Teroris Bunuh 2 Anak Buah Jhon Kei

Rusuh di Nusakambangan, Napi Teroris Bunuh 2 Anak Buah Jhon Kei

News | Rabu, 08 November 2017 | 08:12 WIB

Dua Napi Nusakambangan Kabur, Lho, Kok Bisa?

Dua Napi Nusakambangan Kabur, Lho, Kok Bisa?

News | Senin, 10 Juli 2017 | 15:57 WIB

Inul Tertangkap saat Asyik Isap Sabu, Diduga dari Nusakambangan

Inul Tertangkap saat Asyik Isap Sabu, Diduga dari Nusakambangan

News | Kamis, 06 April 2017 | 08:52 WIB

23 Napi Surakarta Dipindah ke Nusakambangan

23 Napi Surakarta Dipindah ke Nusakambangan

News | Sabtu, 18 Maret 2017 | 03:41 WIB

Polisi Endus Keberadaan Dua Napi yang Kabur dari Nusakambangan

Polisi Endus Keberadaan Dua Napi yang Kabur dari Nusakambangan

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 08:38 WIB

Direktorat Narkoba dan Reskrim Jateng Ikut Kejar Napi Kabur

Direktorat Narkoba dan Reskrim Jateng Ikut Kejar Napi Kabur

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 02:21 WIB

Salah Seorang Napi Nusakambangan yang Kabur Bekas GAM

Salah Seorang Napi Nusakambangan yang Kabur Bekas GAM

News | Minggu, 22 Januari 2017 | 14:54 WIB

Dua Napi Nusakambangan Kabur, Pencarian Libatkan Kopassus

Dua Napi Nusakambangan Kabur, Pencarian Libatkan Kopassus

News | Minggu, 22 Januari 2017 | 08:17 WIB

Terkini

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB

Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:02 WIB

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB