Sam Aliano Khawatir Semua Koruptor Nanti Sakit karena Tabrakan

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Kamis, 30 November 2017 | 15:52 WIB
Sam Aliano Khawatir Semua Koruptor Nanti Sakit karena Tabrakan
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda Sam Aliano [suara.com/Melly Manalu]

Suara.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda Sam Aliano, menghadiri sidang praperadilan Ketua DPR sekaligus tersangka kasus korupsi KTP elektornik Setya Novanto, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (30/11/2017).

Sam tiba di PN Jaksel setelah hakim tunggal praperadilan Kusno menutup, dan menunda persidangan lantaran pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hadir.

"Memantau saja, melihat jalannya sidang bagaimana. Saya lihat hari ini ternyata ditunda dengan alasan apa belum paham. Karena itu saya datang ke sini untuk melihat alasan apa ditunda," kata Sam di PN Jaksel.

Menanggapi gugatan praperadilan yang diajukan Setnov mengenai status tersangka, Sam menilai hal itu terlalu politis. Menurut Sam, langkah Novanto akan membuat KPK kehilangan 'taring' di hadapan para koruptor.

"Saya lihat ini politis. KPK sebagai lembaga negara, yang jelas setiap orang melakukan tindak pidana korupsi ya sudah cukup. Kalau sampai praperadilan itu jadi lama-lama KPK tidak laku lagi, artinya semua orang akan belajar, besok koruptor akan belajar dengan hal ini," ujar Sam.

"Artinya semua akan bilang sakit, alasan tabrak mobil, alasan ini biar ada praperadilan berjalan, sudah menang dari sana dia keluar selamat. Kita lihat KPK tidak laku lagi kalau saya pikir segel saja KPK sekalian," Sam menambahkan.

Nama Sam belakangan mencuat setelah Ketua Umum Partai Golkar ditetapkan sebagai tersangka untuk kedua kalinya oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

Sam sempat mengirimkan dua buah karangan bunga bernada satir ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat, tempat dimana Novanto dirawat setelah mengalami kecelakaan tunggal.

Kedua karangan bunganya tersebut hilang secara misterius sehingga membuat pengusaha muda ini murka.

baca juga

Ia sempat membuat sayembara, bagi siapa saja yang tahu oknum yang merusak dan menghilangkan karanga bungannya tersebut akan diberi hadiah sebesar Rp1 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecewa, Pengacara Novanto Tagih Ucapan KPK

Kecewa, Pengacara Novanto Tagih Ucapan KPK

News | Kamis, 30 November 2017 | 15:33 WIB

Berkasnya Lengkap, Kubu Setnov Minta Praperadilan Tak Digugurkan

Berkasnya Lengkap, Kubu Setnov Minta Praperadilan Tak Digugurkan

News | Kamis, 30 November 2017 | 15:09 WIB

Di Tengah Isu 'Panas' Setnov, Jokowi Bertemu DPD Golkar

Di Tengah Isu 'Panas' Setnov, Jokowi Bertemu DPD Golkar

News | Kamis, 30 November 2017 | 14:23 WIB

Setnov Diperiksa MKD, Fahri Hamzah Minta Ungkap Motif Politiknya

Setnov Diperiksa MKD, Fahri Hamzah Minta Ungkap Motif Politiknya

News | Kamis, 30 November 2017 | 14:05 WIB

Pihak Setya Novanto Tuding KPK Sengaja Tak Hadir ke Praperadilan

Pihak Setya Novanto Tuding KPK Sengaja Tak Hadir ke Praperadilan

News | Kamis, 30 November 2017 | 13:47 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB