Anies Sibuk Tak Bisa Temui Mahasiswa di Balai Kota

Siswanto

Senin, 04 Desember 2017 | 17:44 WIB
Anies Sibuk Tak Bisa Temui Mahasiswa di Balai Kota
Demo mahasiswa [suara.com/Handita Fajaresta]
Sekitar 40 mahasiswa gagal menemui Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota Jakarta, Senin (4/12/2017). Tadinya, mereka akan membicarakan masalah reklamasi Teluk Jakarta.

"Saya, kami kecewa. Kami tidak bertemu Pak Anies padahal kami sudah dari pagi," kata perwakilan mahasiswa Irfan Maftuh.

Mereka hanya diterima oleh perwakilan pemerintah. Kepala Kewaspadaan Kesbangpol DKI Jakarta Primus Wawo mengatakan Anies dan Sandiaga sedang sibuk.

"Saya Primus dari Kesbangpol (diutus) untuk menemukan adik-adik. Sebelumnya, kami memberi tahu kalau Pak Anies sedang sibuk, agendanya, waktunya sudah full. Jadi tidak ada kesempatan untuk bertemu," katanya di hadapan mahasiswa.

Primus berharap para mahasiswa memahami kesibukan Anies dan Sandiaga. Lagi pula, seharusnya mahasiswa membuat janji pertemuan dulu agar diagendakan staf Anies maupun Sandiaga.

"Kedatangan adik-adik ke sini menyampaikan aspirasi saat gubernur berkampanye juga menyampaikan hal ini supaya bagaimana reklamasi supaya distop, tidak dilanjutkan. Artinya bahwa banyak pertimbangan ke depan melihat bagaimana ini menjadi pokok-pokok pikiran di kalangan kampus maupun di kalangan pengamat ya? Para pengamat melihat bagaimana Jakarta ke depannya ini menjadi jangan sampai banyak pihak kepentingan-kepentingan yang lain di DKI Jakarta," kata Primus.

Lantas Primus menawarkan dua opsi kepada perwakilan mahasiswa.

"Tidak bisa memaksakan, saya hanya menerima. Di sini ditawarkan dua opsi, pertama itu datang besok pagi sebelum Pak Anies datang dan meminta tanda tangan secara langsung. Opsi ke dua, suratnya dimasukkan ke bagian sekretariat, tapi tidak dipastikan kapan akan selesai ditandatangani. Semua sudah ada sistem, sudah ada tidak bisa diotak-atik," kata dia.

Orasi di depan Balai Kota

Sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam Front Nasional Mahasiswa Pemuda Indonesia orasi di depan Balai Kota.

Mereka ingin Anies dan Sandiaga menandatangi petisi untuk memenuhi janji kampanye, menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta. Petisi berisi empat poin.

"Kami harus turun dan menyuarakan suara untuk menyetop reklamasi itu sendiri untuk memberhentikan dan mendukung gubernur DKI karena Gubernur pernah berjanji dan berkampanye sebelum menjadi gubernur DKI untuk memberhentikan reklamasi itu sendiri," kata Maftah.

Menurut mahasiswa Anies harus menepati janji kampanye. Menurut mereka hingga saat ini belum ada kejelasan apakah pemerintah tetap menghentikan atau akan melanjutkan.

"Tapi jika tidak, kami hantaman bagi gubernur DKI Jakarta. Reklamasi harga mati, Indonesia anti reklamasi," kata dia.

Anies dan Sandiaga tidak dapat menemui massa karena sedang rapat pimpinan di Balai Kota Jakarta. (Handita Fajaresta)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:57 WIB

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:56 WIB

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:51 WIB

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:50 WIB

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:48 WIB

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:39 WIB

Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas

Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:18 WIB