Kronologis Eks Presiden Yaman Dibunuh Houthi

Tomi Tresnady

Selasa, 05 Desember 2017 | 06:17 WIB
Kronologis Eks Presiden Yaman Dibunuh Houthi
Sebuah foto yang diambil dari video milik kelompok pemberontak Houthi menunjukkan jasad seorang lelaki mirip eks Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, terbaring dengan luka menganga di kepala. Foto ini dirilis pada Senin (4/12). [AFP]

Suara.com - Menurut sumber, mediasi kesukuan mampu meyakinkan mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh meninggalkan rumahnya di Sanaa menuju kampung halaman di distrik Sinhan.

Houthi dilaporkan setuju memberikan Saleh rasa aman di bawah kesepakatan kesukuan.

Sumber mengatakan kepada Al Arabiya bahwa Saleh meninggalkan rumahnya di Sanaa dengan mengendarai satu mobil bersama putranya dan dua petinggi Partai Kongres Rakyat Umum.

Seorang sumber mengatakan jika mobil Saleh tiba di daerah Sayan, beberapa kilometer dari desa Beit al-Ahmar di Sanhan, sampai rombongan tersebut diblokir oleh tujuh mobil yang penuh dengan militan Houthi.

"Mobil yang membawa Saleh tidak bisa melarikan diri karena tujuh mobil Houthi benar-benar menghalangi mereka," kata sumber tersebut.

Militan Houthi dilaporkan memaksa mantan presiden dan yang lainnya turun dari mobil, dan kemudian ada perintah menembakkan senapan ke perut Saleh dan kepalanya.

Beberapa sumber mengatakan, setidaknya 35 peluru ditembakkan.

Saleh bertemu dengan orang-orang kepercayaannya dan anggota partai pada Senin di dekat 60th Street, Sanaa, pada dini hari.

Menurut informasi yang ada, milisi Houthi mulai membom rumah Saleh di Sanaa dengan granat RPG.

Setelah Saleh memutuskan pergi bersama para pemimpin partai ke kampung halaman di Sinhan, 40 km tenggara Sanaa, milisi Houthi berhasil menghentikan iring-iringan mobilnya.

Bentrokan meletus hingga memecahkan pengepungan tersebut, di mana beberapa pengawal dan pemimpin partai terbunuh.

Saleh dan sejumlah asistennya, termasuk putra dari saudaranya, Tarek, yang memimpin Penjaga Republik Yaman, dikejar oleh konvoi militer milisi, sumber mengatakan sedikitnya 20 kendaraan.

Ali al-Bukhiti, pemimpin Partai Kongres Rakyat Yaman mengatakan bahwa seorang penembak jitu menembak Saleh di bagian kepala, sementara laporan lainnya mengatakan bahwa Houthi menangkap Saleh dan sejumlah asistennya dan kemudian membunuh mereka pada jarak dekat.

Milisi Houthi, bagaimanapun, mengatakan jika mereka membunuh saleh dengan menyerang iring-iringan mobilnya dengan peluru tajam dan granat berpeluncur roket.

Sebuah video yang ditampilkan Houthi menunjukkan sebuah adegan yang mirip dengan pembunuhan Kolonel Libya Muammar Khadafi, di mana orang-orang bersenjata Houthi membungkus tubuh Saleh dengan selimut dan menunjukkan bahwa Saleh tertembak di bagian kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inikah Sosok Pembunuh Eks Presiden Yaman?

Inikah Sosok Pembunuh Eks Presiden Yaman?

News | Rabu, 06 Desember 2017 | 01:26 WIB

Eks Presiden Yaman Sudah Prediksi Akan Dibunuh Milisi Houthi

Eks Presiden Yaman Sudah Prediksi Akan Dibunuh Milisi Houthi

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 19:19 WIB

Ayahnya Dibunuh, Putra Eks Presiden Yaman Serukan Balas Dendam

Ayahnya Dibunuh, Putra Eks Presiden Yaman Serukan Balas Dendam

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 18:18 WIB

Perang Agresi Arab Saudi Berlanjut, Tembaki Istana Presiden Yaman

Perang Agresi Arab Saudi Berlanjut, Tembaki Istana Presiden Yaman

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 15:19 WIB

Terkini

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:30 WIB

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:19 WIB

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:15 WIB

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:14 WIB

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:11 WIB

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 13:06 WIB

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

×