Warga Palestina Lempar Bom Bensin ke Tentara Israel

Ardi Mandiri

Minggu, 10 Desember 2017 | 07:25 WIB
Warga Palestina Lempar Bom Bensin ke Tentara Israel
Kota Jerusalem, Israel. (Shutterstock)

Suara.com - Ratusan orang Palestina ikut dalam protes di seluruh Tepi Barat Sungai Jordan pada Sabtu (9/12/2017). Sebanyak 600 demonstran Palestina di 20 titik di Tepi Barat melemparkan bom bensin dan batu ke arah tentara Israel, dan membakar ban serta menggulingkannya ke arah tentara Israel.

Tentara Israel menanggapi dengan menggunakan gas air mata, granat kejut dan "peluru karet", kata militer Israel di dalam satu pernyataan.

Sebanyak enam orang Palestina ditangkap di Tepi Barat, dan enam orang lagi menderita luka ringan dalam bentrokan dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Di Yerusalem Timur, polisi Israel mengatakan empat prajurit cedera ringan selama bentrokan, dan sedikitnya 13 orang Palestina ditangkap karena melempar batu dan benda lain ke petugas.

Di Jalur Gaza, sebanyak 450 orang Palestina berkumpul dan melancarkan protes di delapan lokasi di sepanjang pagar keamanan dengan Israel, kata militer.

Di Israel Utara, pemrotes Arab di Daerah Wadi Ara melemparkan batu ke bus yang melakukan perjalanan di dekat Kota Kecil Ar'Ara, dan membuat pengemudi serta dua penumpang bus luka ringan, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi. Polisi menyatakan mereka menangkap dua orang di kota kecil tersebut karena membuat kerusuhan.

Di Israel selatan, sebanyak 100 orang melancarkan protes di Kota Kecil Badui, Rahat.

Masih pada hari yang sama, seorang jenderal senior Pasukan Pertahanan Israel memperingatkan penembakan roket lagi dari Jalur Gaza ke arah Israel akan dihadapi dengan "reaksi keras dan menyakitkan".

Kelompok "yang tak bertanggung-jawab" berusaha "meningkatkan ketegangan" dengan Isrel, dan meeka akan menjadi pihak yang berakhir dengan membayar harga mahal, tulis May. Jend. Yoav Mordechai, penghubung militer dengan Palestina, di laman Facebook dalam Bahasa Arab.

Sebagai tanggapan atas roket yang ditembakkan ke masyarakat di Israel Selatan pada Jumat, pesawat Israel menyerang empat instalasi milik HAMAS di Jalur Gaza, kata satu pernyataan dari IDF pada Sabtu pagi.

Keempat instalasi itu adalah dua lokasi pembuatan senjata, satu gudang senjata dan satu kompleks militer, kata militer Israel.

Rakyat Palestina menyerukan "hari-hari kemarahan" pada Jumat dan Sabtu dan protes diselenggarakan di sebagian besar dunia Muslim serta di beberapa ibu kota negara Eropa guna menentang pengakuan AS mengenai Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Tolak Yerusalem Ibu Kota Israel

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Tolak Yerusalem Ibu Kota Israel

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 14:15 WIB

Trump Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Indonesia Panggil Dubes

Trump Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Indonesia Panggil Dubes

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 12:29 WIB

Ini Peringatan Liga Arab Jika AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Ini Peringatan Liga Arab Jika AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

News | Senin, 04 Desember 2017 | 08:36 WIB

Terkini

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

×