Array

Bocah Palestina 5 Tahun Terluka Parah Diserang Tentara Israel

Senin, 11 Desember 2017 | 05:14 WIB
Bocah Palestina 5 Tahun Terluka Parah Diserang Tentara Israel
Aksi demonstrasi warga Palestina di Beit Hanun, Gaza bagian utara, menentang Trump. (AFP)

Suara.com - Seorang anak asal Palestina yang masih berusia 5 tahun diserang dan dikejar-kejar tentara Israel di kawasan Tepi Barat. Anak itu terluka parah.

Kejadian itu, Minggu (11/12/2017) waktu setempat di Kota Hebron. Pengakuan Bulan Sabit Merah Palestina, di sana tengah terjadi bentrokan.

Bocak itu langsung dilarikan ke rumah sakit. Dia mengalami luka memar.

Tidak ada komentar dari tentara Israel mengenai insiden tersebut. Sementara itu, 24 orang Palestina terluka dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Tepi Barat itu.

Mereka luka-luka karena ditembak peluru karet dan tabung air mata.

Ketegangan meningkat di wilayah Palestina sejak keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. (Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI