Demonstran di Lebanon Bakar Ban-Lempar Batu Tolak Deklarasi Trump

Chaerunnisa

Senin, 11 Desember 2017 | 08:31 WIB
Demonstran di Lebanon Bakar Ban-Lempar Batu Tolak Deklarasi Trump
Ratusan orang dari berbagai ormas melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (8/12/2017). (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Pemrotes di Lebanon menggelar demonstrasi di dekat Kedutaan Besar AS di Daerah Awkar, Gunung Lebanon, Ahad (10/12), untuk mencela keputusan Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Pemrotes berkumpul sekitar satu mil dari Kedutaan Besar AS, dan melempar batu serta membakar ban di gedung itu.

Demonstran yang marah juga membakar gambar Trump dan bendera AS serta Israel sambil mengibarkan bendera Palestina serta bendera berbagai faksi Palestina.

"Kami datang ke sini untuk aksi duduk di luar Kedutaan Besar AS guna memprotes keputusan yang diambil oleh Trump. Tak mungkin untuk melaksanakan keputusan ini selama ada orang seperti kami," kata seorang pemrotes Palestina, seperti diwartakan Antara.

Di lokasi, pemrotes bentrok dengan Pasukan Keamanan Dalam Negeri Lebanon (ISF), yang memasang penghalang logam dan kawat berduri di pintu masuk kedutaan besar tersebut guna mencegah orang mendekati gedung itu.

Sebanyak 19 anggota ISF cedera dan salah satu dari mereka dioperasi, demikian satu pernyataan yang dikeluarkan oleh ISF pada Ahad malam.

Sebelum protes tersebut, pasukan keamanan telah menghalangi semua jalan menuju kedutaan besar itu dan memperketat pengamanan di daerah sekitarnya pada Ahad pagi.

Pada Rabu lalu (6/12), Trump secara resmi mengumumkan pengakuan negerinya Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memulai proses pemindahan Kedutaan Besar AS ke sana.

Pengumuman Trump menyulut kecaman dan kemarahan luas di kalangan rakyat Palestina serta di seluruh dunia Arab dan Muslim.

baca juga

Protes dan demonstrasi telah digelar di wilayah Palestina --Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza serta di banyak kota di Timur Tengah dan tempat lain.

Israel merebut Jerusalem Timur pada 1967 dan mengumumkan kota itu sebagai "Ibu Kotanya yang abadi" pada 1980, tindakan yang tak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Rakyat Palestina menganggap Jerusalem Timur sebagai Ibu Kota Negara Palestina pada masa depan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bela Palestina, Ribuan Orang  Geruduk Kedubes AS

Bela Palestina, Ribuan Orang Geruduk Kedubes AS

Foto | Minggu, 10 Desember 2017 | 16:18 WIB

Bentrok dengan Pasukan Israel, Ratusan Orang Palestina Cedera

Bentrok dengan Pasukan Israel, Ratusan Orang Palestina Cedera

News | Minggu, 10 Desember 2017 | 11:25 WIB

Ribuan Orang Demo Kedubes AS di Jakarta

Ribuan Orang Demo Kedubes AS di Jakarta

News | Minggu, 10 Desember 2017 | 10:23 WIB

Menlu Retno Bertolak ke Yordania Bahas soal Yerusalem

Menlu Retno Bertolak ke Yordania Bahas soal Yerusalem

News | Minggu, 10 Desember 2017 | 09:46 WIB

Turki dan Prancis Desak AS Cabut Keputusan soal Yerusalem

Turki dan Prancis Desak AS Cabut Keputusan soal Yerusalem

News | Minggu, 10 Desember 2017 | 08:06 WIB

Kata Umat Kristen, Yahudi-Muslim Yerusalem soal Deklarasi Trump

Kata Umat Kristen, Yahudi-Muslim Yerusalem soal Deklarasi Trump

News | Minggu, 10 Desember 2017 | 07:48 WIB

Palestina Tuding Saudi Dukung Trump Serahkan Yerusalem ke Israel

Palestina Tuding Saudi Dukung Trump Serahkan Yerusalem ke Israel

News | Minggu, 10 Desember 2017 | 06:15 WIB

Imam Besar Al-Azhar dan Paus Gereja Koptik Tolak Temui Wapres AS

Imam Besar Al-Azhar dan Paus Gereja Koptik Tolak Temui Wapres AS

News | Minggu, 10 Desember 2017 | 00:38 WIB

Turki dan Prancis Sepakat Desak AS Berpikir Ulang Soal Yerusalem

Turki dan Prancis Sepakat Desak AS Berpikir Ulang Soal Yerusalem

News | Minggu, 10 Desember 2017 | 00:02 WIB

Pakar: Status Yerusalem Sebatas Pengakuan AS-Israel

Pakar: Status Yerusalem Sebatas Pengakuan AS-Israel

News | Sabtu, 09 Desember 2017 | 11:56 WIB

Terkini

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:41 WIB

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:37 WIB

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Polemik Shin Tae-yong dan Dirtek Java United Memanas, Persija Pilih Tempuh Jalur Komdis PSSI

Polemik Shin Tae-yong dan Dirtek Java United Memanas, Persija Pilih Tempuh Jalur Komdis PSSI

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:31 WIB

Ulasan Hidup-Mati di Burma: Potret Kelam Kolonialisme dan Kepalsuan Manusia

Ulasan Hidup-Mati di Burma: Potret Kelam Kolonialisme dan Kepalsuan Manusia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:30 WIB

Galaxy Watch Ultra2 Andalkan Vitals untuk Baca Pemulihan Tubuh Saat Tidur

Galaxy Watch Ultra2 Andalkan Vitals untuk Baca Pemulihan Tubuh Saat Tidur

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 10:30 WIB

×