Liga Arab Desak Akui Negara Palestina Beribu Kota Yerusalem Timur

Reza Gunadha

Senin, 11 Desember 2017 | 11:01 WIB
Liga Arab Desak Akui Negara Palestina Beribu Kota Yerusalem Timur
Seorang pemuda Palestina bertopeng berdiri di depan kobaran api dalam bentrokan melawan militer Israel di dekat wilayah Qusra, Tepi Barat, 4 Desember 2017. [AFP]

Suara.com - Liga Arab, dalam peretemuannyadi ibu kota Mesir, Kairo, Sabtu (9/12/2017) akhir pekan lalu, mengutuk keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Deklarasi Trump itu menyalahi hukum internasional dan mempertanyakan usaha AS untuk mewujudkan perdamaian antara Palestina dan Israel,” tegas Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit, membacakan keputusan 18 negara dalam pertemuan tersebut.

Aboul-Gheit berkata "reaksi mudah dan terbaik" menentang keputusan Trump ini adalah, mengakui negara Palestina dengan ibu kota Yerusalem Timur.

Ia mengatakan, pengakuan AS atas Yerusalem sebagai "ibu kota para penjajah" tidak akan mengubah status Yerusalem.

"Keputusan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel tak sah, dan merupakan pelanggaran berbahaya terhadap hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB," demikian bunyi komunike akhir yang dipublikasikan dan dikutip Anadolu Agency.

"Sejalan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB, menteri luar negeri negara-negara Arab menolak langkah sepihak apa pun yang dimaksudkan untuk mengubah status Yerusalem yang kini diterima secara internasional," kata persetujuan tertulis menteri-menteri blok tersebut.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa AS telah memilih untuk "menanggalkan status sponsor dan mediatornya dalam proses perdamaian Timur Tengah," tambah pernyataan itu.

Pada Rabu (6/12), Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sebuah keputusan yang membalikkan kebijakan AS selama berpuluh tahun untuk bersikap netral soal kota suci tersebut.

Keputusan ini menimbulkan demonstrasi besar di wilayah Palestinda dan negara-negara Muslim lainnya.

Yerusalem masih berada di pusat konflik Israel-Palestina, dengan Palestina yang berharap Yerusalem Timur—kini diduduki oleh Israel—kelak menjadi ibu kota negara Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Israel Berharap Negara Lain Ikuti Deklarasi AS soal Yerusalem

Israel Berharap Negara Lain Ikuti Deklarasi AS soal Yerusalem

News | Senin, 11 Desember 2017 | 10:48 WIB

Kecam Donald Trump, DPP IMM Kirim Surat Lewat Kedubes AS

Kecam Donald Trump, DPP IMM Kirim Surat Lewat Kedubes AS

News | Senin, 11 Desember 2017 | 10:09 WIB

Bela Palestina, Korut Kutuk Deklarasi Trump soal Yerusalem

Bela Palestina, Korut Kutuk Deklarasi Trump soal Yerusalem

News | Senin, 11 Desember 2017 | 09:41 WIB

Saat Bentrok, Komandan Israel Terekam Video Curi Apel

Saat Bentrok, Komandan Israel Terekam Video Curi Apel

News | Senin, 11 Desember 2017 | 09:25 WIB

Palestina Menyatukan Netizen di Indonesia

Palestina Menyatukan Netizen di Indonesia

Tekno | Senin, 11 Desember 2017 | 09:03 WIB

Terkini

15 Jam Geledah Kantor BGN, Kejagung Bawa Satu Kotak Kontainer Diduga Barang Bukti

15 Jam Geledah Kantor BGN, Kejagung Bawa Satu Kotak Kontainer Diduga Barang Bukti

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:56 WIB

Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan

Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:46 WIB

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:36 WIB

Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:32 WIB

Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas

Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:30 WIB

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:21 WIB

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:08 WIB

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya

Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB