Din Syamsuddin Minta Pendemo Donald Trump Jaga Ketertiban

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 12 Desember 2017 | 03:52 WIB
Din Syamsuddin Minta Pendemo Donald Trump Jaga Ketertiban
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsuddin. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina (PPIP) Din Syamsuddin mengharapkan masyarakat saat melakukan protes terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, tidak sampai merusak. Selain itu tidak bertindak berlebihan tapi tetap menjaga ketertiban.

"Kepada seluruh bangsa Indonesia dengan umat berbagai agama wajar kalau kita protes sebagai bangsa yang cinta damai, sebagai bangsa yang di konstitusinya memesankan agar Indonesia ikut serta melaksanakan ketertiban dunia atas dasar kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial," katanya di Jakarta, Senin (11/12/2017).

"Mari kita tunjukkan sebagai bangsa yang punya harkat dan martabat, tapi yang paling penting kita tetap menyuarakan ini (penolakan terhadap keputusan Trump), bukan hanya karena kita mendukung Palestina, tapi juga karena keputusan ini akan mendorong instabilitas dan ketidakamanan dunia yang nantinya akan merugikan umat manusia di dunia," tuturnya.

Dia mengapresiasi pemerintah Indonesia yang sangat tegas meresponi keputusan Trump itu. Pihaknya mendorong Presiden Joko Widodo untuk terus memperjuangkan sikap Indonesia terhadap perdamaian Israel-Palestina dan penolakan keputusan AS terutama di forum ASEAN dan Organisasi Kerja sama Islam.

"Indonesia sebagai negara besar baik dari jumlah penduduknya dan kebetulan dengan mayoritas penduduknya beragama Islam dan dikenal sebagai bangsa yang cinta damai dan keadilan maka saya berkeyakinan optimis Indonesia akan punya pengaruh," ujarnya.

Oleh karena itu, dia mengatakan masyarakat Indonesia harus mendukung perjuangan pemerintah Indonesia.

"Sebagai bangsa marilah kita bersatu walaupun mungkin ada yang tidak sependapat tapi saya yakin lintas agama sudah menyatakan pendapatnya tapi jangan menimbulkan pertentangan dan permuduhan sesama kita," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump, Rabu lalu waktu Washington, tiba-tiba membalikkan kebijakan yang telah dianut Amerika Serikat selama berpuluh-puluh tahun dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Langkahnya itu memicu kemarahan Palestina dan menunjukkan bahwa dia tidak menghiraukan peringatan soal kerusuhan yang ditimbulkannya di Timur Tengah dengan mengeluarkan pernyataan tersebut.

Selain itu, dia mengatakan bahwa pemerintahannya akan memulai proses untuk memindahkan kedutaan besar AS di Tel Aviv ke Yerusalem. Status Yerusalem, yang merupakan tempat suci bagi para penganut Islam, Yahudi dan Kristen, merupakan salah satu masalah paling tajam yang harus dihadapi dalam upaya mewujudkan kesepakatan perdamaian antara Israel dan Palestina.

Selama ini, masyarakat internasional tidak mengakui kedaulatan Israel di seluruh Yerusalem dan meyakini bahwa status kota tersebut harus diselesaikan dengan jalan perundingan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Palestina: Sikap Indonesia Berani Menolak Keputusan Donald Trump

Palestina: Sikap Indonesia Berani Menolak Keputusan Donald Trump

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 01:15 WIB

Kadin Optimis Polemik Yerusalem Tak Ganggu Perdagangan AS - RI

Kadin Optimis Polemik Yerusalem Tak Ganggu Perdagangan AS - RI

Bisnis | Senin, 11 Desember 2017 | 18:16 WIB

Temui Presiden Prancis, PM Israel Malah Dapat 'Pernyataan Pedas'

Temui Presiden Prancis, PM Israel Malah Dapat 'Pernyataan Pedas'

News | Senin, 11 Desember 2017 | 16:13 WIB

Media Satire AS: Palestina Akui Texas Negara Bagian Meksiko

Media Satire AS: Palestina Akui Texas Negara Bagian Meksiko

News | Senin, 11 Desember 2017 | 14:45 WIB

Ribuan Warga Jerman Ngamuk di Kedubes AS, Bakar Bendera Israel

Ribuan Warga Jerman Ngamuk di Kedubes AS, Bakar Bendera Israel

News | Senin, 11 Desember 2017 | 14:14 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB