Kabur, TKI di Cina Ini Diselamatkan Pelajar Yaman

Dythia Novianty

Selasa, 12 Desember 2017 | 06:58 WIB
Kabur, TKI di Cina Ini Diselamatkan Pelajar Yaman
Ilustrasi TKI. (Antara/ M Rusman)

Suara.com - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang kabur dari majikannya di Hangzhou, Cina diselamatkan pelajar asal Yaman, saat bersama-sama menumpang bus umum di ibu kota Provinsi Zhejiang itu.

Pelajar asal Yaman tersebut kemudian menelepon Joko Pilianto, teman satu sekolahnya di Zhejiang University.

"Saat menelepon, teman saya dari Yaman itu terdengar suara tangisan perempuan yang meminta pulang ke kampung halamannya," kata Joko, pelajar asal Bojonegoro, Jawa Timur, di Shanghai, Selasa (12/12/2017).

Ia mengungkapkan bahwa peristiwa yang terjadi pada Jumat (8/12) bermula ketika temannya dan Sriyani, TKI asal Blitar, Jawa Timur, bertemu di bus. Kemudian perempuan (37) tersebut meminta tolong pelajar Yaman agar diantar ke kantor polisi terdekat.

"Saat dalam perjalanan menuju kantor polisi, teman Yaman itu menelepon saya karena mbak TKI tersebut tidak bisa bahasa Mandarin dan bahasa Inggris, dengan mengatakan minta pulang karena anaknya di Blitar masih bayi," ujar Joko.

Bersama pelajar Yaman, Joko kemudian mencari rumah majikan Sriyani untuk meminta pertanggungjawaban atas hak-hak pekerja migran itu.

Kasus tersebut saat ini masih ditangani Konsulat Jenderal RI di Shanghai yang wilayah kerjanya membawahi Provinsi Zhejiang.

"Kalau ibu itu ingin ketemu anaknya, lebih baik lapor polisi. Kalau tidak punya uang untuk pulang, kami bisa bantu biayanya asalkan dari pihak keluarganya di Indonesia bisa mendapatkan surat keterangan tidak mampu," kata Konsul Jenderal RI di Shanghai Siti Nugraha Mauludiah.

Menurut dia, sampai saat ini Pemerintah Cina belum melegalkan pekerja informal dari negara mana pun.

baca juga

"Kalau ada pekerja informal di Cina, berarti ilegal. Mereka termasuk korban penipuan karena agen tidak memberitahu bahwa di sini tidak boleh ada pekerja sektor informal," katanya.

Biasanya, para TKI ilegal tersebut memasuki wilayah Cina daratan dengan berbekal visa kunjungan singkat yang pengurusannya dilakukan oleh agen-agen nakal, baik di Indonesia maupun di Cina.

Di Shanghai diperkirakan terdapat 200 TKI ilegal. Mereka tergiur gaji bersih sebesar 5.000 RMB (Rp10 juta) per bulan atau lebih tinggi dibandingkan dengan di Hong Kong dan Taiwan yang hanya Rp7 juta hingga Rp8 juta.

Bahkan, ada juga TKI ilegal yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Cina bergaji 10.000 RMB (Rp20 juta).

Sriyani baru tujuh bulan bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Hangzhou dan sebelum berangkat tidak diberitahu jika wilayah Cina daratan terlarang bagi pekerja informal. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan TKI Masuk ke Hutan-hutan Demi Hindari Imigrasi

Ratusan TKI Masuk ke Hutan-hutan Demi Hindari Imigrasi

News | Minggu, 09 Juli 2017 | 21:17 WIB

Seorang TKI Dideportasi Malaysia karena Terkena Stroke

Seorang TKI Dideportasi Malaysia karena Terkena Stroke

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 01:36 WIB

Banyak TKI Gunakan Visa Umrah, Kemenaker Lakukan Penyelidikan

Banyak TKI Gunakan Visa Umrah, Kemenaker Lakukan Penyelidikan

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 02:25 WIB

Tiga Agen Penyalur TKI Ilegal ke Suriah Ditangkap Polisi

Tiga Agen Penyalur TKI Ilegal ke Suriah Ditangkap Polisi

News | Kamis, 27 April 2017 | 14:03 WIB

40 TKI Bermasalah Kembali Dideportasi Dari Malaysia

40 TKI Bermasalah Kembali Dideportasi Dari Malaysia

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 06:31 WIB

Lima Ribu TKI Berangkat Ilegal Tiap Bulan

Lima Ribu TKI Berangkat Ilegal Tiap Bulan

News | Minggu, 16 Oktober 2016 | 09:32 WIB

Terkini

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

×