Dipermalukan soal Yerusalem, AS Potong Dana PBB hingga Rp3,8 T

Reza Gunadha

Selasa, 26 Desember 2017 | 12:56 WIB
Dipermalukan soal Yerusalem, AS Potong Dana PBB hingga Rp3,8 T
Duta besar AS untuk PBB, Nikki Haley, mengangkat tangan untuk menolak resolusi DK PBB yang diajukan Mesir terkait status Yerusalem pada Senin (18/12) di Markas PBB di New York. [AFP/Kena Betancur]

Suara.com - Amerika Serikat (AS) benar-benar memotong dana bantuan untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), setelah kalah dalam sidang istimewa majelis umum lembaga tersebut mengenai status Yerusalem, Kamis (21/12) pekan lalu.

Negeri ‘Paklik Sam’ itu, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (25/12/2017), memutuskan bakal memotong USD285 juta atau setara Rp3,8 triliun untuk tahun fiskal mendatang.

"Inefisiensi dan overspending di PBB sudah terkenal. Kami tidak lagi akan membiarkan kemurahan hati rakyat Amerika dimanfaatkan atau [dana itu] tetap tidak terkendali," kata Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley dalam sebuah pernyataan.

"Pengurangan pengeluaran yang cukup historis ini—selain banyak langkah lain menuju PBB yang lebih efisien dan akuntabel  lainnya—merupakan langkah besar ke arah yang benar," dia menambahkan.

Pengumuman tersebut diumumkan sesaat setelah negara-negara anggota PBB memilih untuk menentang keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 orang tersebut bertemu pekan lalu untuk sebuah sesi khusus darurat yang cukup langka untuk membahas keputusan Trump.

Tidak seperti di Dewan Keamanan, di Majelis Umum, Amerika Serikat tidak memiliki hak veto.

Sebanyak 128 anggota memilih resolusi tersebut. Sementara 9 negara menolaknya atau mendukung deklarasi Trump, dan 35 negara lain abstain.

baca juga

Sementara sebanyak 21 negara memilih untuk tidak memberikan suara.

Sebagai tanggapan atas kekalahnnya, Trump mengancam anggota PBB bahwa dia akan menahan miliaran dolar bantuan ke negara-negara yang memilih untuk mendukung resolusi yang menentang keputusan AS.

"Mereka mengambil ratusan juta dolar dan bahkan miliaran dolar, dan kemudian mereka memberikan suara menentang kita Baik kita melihat suara itu. Biarkan mereka memberikan suara melawan kita. Kita akan menghemat banyak Kita tidak peduli,” kata Trump.

Haley juga mengancam anggota PBB mengenai pemungutan suara tersebut, dengan mengatakan bahwa akan ada konsekuensinya dan dia akan "mengambil nama" negara-negara yang memilih resolusi tersebut.

AS saat ini berkontribusi 22 persen dari anggaran PBB atau sekitar USD3,3 miliar per tahun.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Palestina Geram Guatemala Relokasi Kedubes di Israel ke Yerusalem

Palestina Geram Guatemala Relokasi Kedubes di Israel ke Yerusalem

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 08:16 WIB

MUI: AS dan Israel Kalah Telak di PBB

MUI: AS dan Israel Kalah Telak di PBB

News | Minggu, 24 Desember 2017 | 01:00 WIB

Dipermalukan di PBB, Runtuhnya Predikat 'AS Negara Super Power'

Dipermalukan di PBB, Runtuhnya Predikat 'AS Negara Super Power'

News | Sabtu, 23 Desember 2017 | 11:40 WIB

AS Undang 65 Negara yang Dukung Deklarasi soal Yerusalem Berpesta

AS Undang 65 Negara yang Dukung Deklarasi soal Yerusalem Berpesta

News | Jum'at, 22 Desember 2017 | 16:17 WIB

Tak Mau Tunduk soal Yerusalem, AS Ancam Potong Dana untuk PBB

Tak Mau Tunduk soal Yerusalem, AS Ancam Potong Dana untuk PBB

News | Jum'at, 22 Desember 2017 | 14:10 WIB

Terkini

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

×