Cinta Dibunuh Gigolo karena Bilang "Pakai Celana Saja Belum"

Reza Gunadha

Rabu, 27 Desember 2017 | 14:10 WIB
Cinta Dibunuh Gigolo karena Bilang "Pakai Celana Saja Belum"
Deli Cinta Sihombing (32), ditemukan tewas dalam rumahnya di Blok EE 08 nomor 12A Center Raya, Tanjunguncang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (21/12/2017). [Batamnews]

Suara.com - Dedi Purbianto, laki-laki yang mengaku sebagai gigolo di Batam, Kepulauan Riau, mengakui awalnya tak berniat membunuh penyewanya, ibu muda bernama Deli Cinta Sihombing.

Dedi mengakui membunuh ibu berusia 32 tahun itu pada Rabu (20/12) pekan lalu. Istri Alfius Agustinus itu ditemukan tewas dengan tangan dan kaki terikat tali di atas ranjang kamar belakang rumahnya, Perumahan Center Raya, Tanjung Uncang, Batuaji, Batam.

Cinta yang ditemukan tak memakai celana tersebut, tewas di samping bayinya. Sang bayi yang baru berusia 3 tahun masih hidup meski tampak lemas, diduga sudah dua hari tak makan maupun minum.

"Pelaku mengakui itu adalah kali kedua dia disewa oleh korban. Pada pertemuan pertama, pelaku mengakui melayani korban di sebuah hotel. Tapi bayarannya kurang," tutur Kapolsek Batuaji, Komisaris Sujoko, kepada Batamnews -—jaringan Suara.com, Selasa (26/12/2017).

Pada "kencan" pertama di sebuah hotel di Nagoya, Dedi mengakui hanya dibayar Cinta Rp200 ribu. Padahal, kesepakatannya, Cinta harus membayar Rp1,5 juta setelah Dedi mampu melayaninya.

Selanjutnya, Dedi mengakui kembali dihubungi Cinta yang ingin kembali menyewa jasanya pada Rabu dini hari. Cinta lantas menjemput Dedi di sebuah hotel.

Sesampainya di rumah, Dedi mengakui sempat melayani Cinta di atas ranjang. Setelah selesai, Dedi lantas meminta biaya jasanya itu sekaligus kekurangan uang pada kencan pertama.

"Tapi, menurut pelaku, korban malah menghinanya. Pelaku mengklaim korban mengatakan 'pakai celana saja belum' sembari melontarkan kalimat hinaan," tutur Sujoko.

Merasa terhina, Dedi mengklaim dirinya marah, sehingga mencekik leher Cinta hingga tak bernafas. Setelah memastikan Cinta tewas, Dedi mengikat tangan serta kaki korban.

Mayat cinta yang belum memakai celana itu lantas diletakkan di atas ranjang kamar belakang rumah, di samping bayinya yang baru berusia 3 tahun.

Tindak-tanduk pelaku dan bagaimana polisi membekuknya, di laman berikutnya...

Sujoko mengatakan, Dedi dibekuk di sebuah hotel di Batam, Sabtu (23/12).

"Selain membunuh, dia juga mengambil sejumlah barang berharga dari rumah korban. Di antaranya mobil Toyota Rush BP 1661 GI, televisi LED merek Panasonic, dan ponsel Samsung J5," ungkap Sujoko.

Penangkapan Dedi berawal dari keterangan warga yang mengakui melihat seorang laki-laki mirip suami Deli berada di rumah tersebut pada Selasa (20/12).

"Pelaku mengakui dijemput korban di Hotel Bliz, Batuaji, Rabu pukul 01.30 WIB. Dia mengenal korban dari aplikasi obrolan ponsel, Badoo," terangnya.

Seorang polisi yang ikut menangkap Dedi mengatakan, pelaku sempat mengganti nomor polisi mobil Cinta yang dibawanya untuk mengelabui petugas.

"Mobil korban bernomor polisi BP 1661 GI. Tapi oleh pelaku diganti menjadi BP 2 GI untuk mengelabui kami. Tapi kami sudah mengetahui ciri-ciri mobil korban, jadi masih bisa terlacak," terang polisi yang tak mau disebut namanya tersebut.

Dalam pengejaran, polisi mengetahui mobil itu sempat terparkir di seputaran Windsor Batam, persisnya tak jauh dari Morning Bakery Windsor.


Dedi Purbianto, laki-laki yang mengakui sebagai gigolo di Batam, Kepulauan Riau, mengakui awalnya tak berniat membunuh penyewanya, ibu muda bernama Deli Cinta Sihombing. [Batamnews]

Polisi terus mengintai mobil tersebut. Karenanya, polisi mengetahui Dedi sempat memakai mobil itu untuk menjemput pacarnya serta mengantar ibu indekosnya ke sebuah tempat.

"Setelah kami mengintai, pelaku akhirnya ditangkap di sebuah pub di kawasan Sei Panas Batam Centre. Persisnya di dekat Hotel Sidney. Kami interogasi, ia mengakui perbuatan tersebut," ungkapnya.

Seusai menangkap Dedi, polisi menggeledah kamar kos pelaku dan menemukan barang bukti lain yang dirampok dari rumah Cinta.

Kekinian, Dedi masih diperiksa secara intensif di Polresta Barelang. Polisi masih mengumpulkan data dan informasi untuk mengetahui motif sebenarnya pembunuhan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cinta yang Tewas di Samping Bayinya Ternyata DIbunuh Gigolo

Cinta yang Tewas di Samping Bayinya Ternyata DIbunuh Gigolo

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 12:29 WIB

Terduga Pembunuh Cinta Marah Ditagih Bayar Usai Berhubungan Seks

Terduga Pembunuh Cinta Marah Ditagih Bayar Usai Berhubungan Seks

News | Minggu, 24 Desember 2017 | 00:19 WIB

Pelaku Pembunuhan Cinta Dibekuk Polisi di Hotel

Pelaku Pembunuhan Cinta Dibekuk Polisi di Hotel

News | Sabtu, 23 Desember 2017 | 23:21 WIB

Cinta Tewas Setengah Telanjang di Sisi Bayinya, Sang Suami Melaut

Cinta Tewas Setengah Telanjang di Sisi Bayinya, Sang Suami Melaut

News | Sabtu, 23 Desember 2017 | 12:20 WIB

Cinta Tewas Terikat, Bayinya Masih Hidup Meski 2 Hari Tak Makan

Cinta Tewas Terikat, Bayinya Masih Hidup Meski 2 Hari Tak Makan

News | Sabtu, 23 Desember 2017 | 08:31 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×