Adu Strategi Gus Ipul Vs Khofifah Jilid III di Pilkada Jatim

Suwarjono

Minggu, 31 Desember 2017 | 16:20 WIB
Adu Strategi Gus Ipul Vs Khofifah Jilid III di Pilkada Jatim
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak bertemu dengan Plt. Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham di Jakarta, Rabu (22/11).

Pada pengumuman yang digelar di Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro Jakarta Pusat tersebut, Megawati membeberkan alasan memilih pasangan Gus Ipul-Mas Anas, yaitu bukan didasarkan pertimbangan suka atau tidak suka, namun melalui mekanisme terukur.

Megawati mengakui keduanya telah memiliki karakter yang sesuai dengan kepemimpinan PDIP, salah satunya mampu mengayomi rakyatnya.

"Kami tidak cari pemimpin sempurna, tapi pemimpin yang mumpuni," kata Megawati di podium di sela pengumuman.

Keduanya juga disebut belum terindikasi korupsi, memiliki karakter pemimpin yang bervisi jelas ke depan, serta berpengalaman cukup karena pernah menjadi pemimpin di daerah masing-masing.

Selepas pengumuman di DPP PKB, pimpinan partai dan kedua kandidat langsung menuju kantor DPP PKB di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Keduanya datang didampingi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI-P Ahmad Basarah dan diterima Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding beserta sejumlah pengurus PKB.

Sementara itu, untuk pasangan Khofifah-Emil Dardak, keduanya menerima mandat maju dari Partai Demokrat pada 21 November 2017 di kediaman Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Kemudian, keesokan harinya, 22 November 2017, giliran Partai Golkar mengumumkan nama Khofifah-Emil dan berkoalisi dengan Demokrat.

Penyampaian dukungan resmi dilakukan di kantor DPP Golkar, Jln. Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, yang dipimpin saat itu oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Golkar, Idrus Marham.

baca juga

Yang menarik, dari kontestasi Pilkada Jatim 2008, 2013 dan 2018, terdapat perbedaan mencolok dari Partai Demokrat dalam hal mengusung pasangan calon.

Jika 2008 dan 2013 mengusung Gus Ipul yang diduetkan dengan Pakde Karwo, sekaligus melawan Khofifah, namun pada 2018 justru mendukung "mantan lawannya".

Berdasarkan keterangan dari sumber internal di lingkungan Partai Demokrat, hal ini dilakukan karena Demokrat gagal mengisi nama kadernya sebagai pendamping Gus Ipul.

"Demokrat ini memiliki kepentingan di 2019 sehingga harus bersikap dan terlibat langsung di Pilkada 2018. Karena gagal menempatkan kader sebagai pendamping Gus Ipul maka mau tidak mau atau suka tidak suka harus mendukung Khofifah," ucapnya.

Poros Ketiga

Sampai penghujung tahun, atau tepat sepekan sebelum pendaftaran resmi dibuka, dua partai politik, yaitu Gerindra dan PAN sama sekali belum menentukan sikap, baik lisan maupun tulisan.

Padahal secara matematika, jika keduanya berkoalisi maka bisa mengusung pasangan calon sendiri, karena Gerindra memiliki 13 kursi di DPRD Jatim, sedangkan PAN 7 kursi. Total 20 kursi atau sama seperti yang disyaratkan oleh KPU Jatim.

Isu poros ketiga atau ramai disebut "Poros Emas" sudah bergulir beberapa minggu terakhir, bahkan nama Ketua Kadin Jatim La Nyala Mattalitti sangat berpeluang dan mengemuka.

Partai Gerindra bahkan melalui surat tertanggal 10 Desember 2017 sudah memberikan tugas kepada La Nyala untuk membangun koalisi dengan parpol lain. Namun, hingga 20 Desember atau batas waktu yang ditentukan, tugas tersebut tidak terwujud sehingga keputusan Gerindra memberikan rekomendasi otomatis gugur.

Tidak lama kemudian muncul nama Moreno Soeprapto, kader Gerindra sekaligus anggota DPR RI yang juga seorang pebalap dan selebritis.

Sama seperti La Nyala, nama tersebut mental karena partai tak segera mengumumkannya, bahkan nama Moreno justru mencuat sebagai bakal Calon Wali Kota Malang.

Peluang "head to head" Gus Ipul versus Khofifah semakin besar setelah kesempatan pasangan calon perseorangan tak ada yang meminatinya.

Tahapan penyerahan dukungan perseorangan dalam rangka Pilkada Jatim dibuka sejak 22 November hingga 26 November 2017 yang resmi ditutup tepat pukul 24.00 WIB.

"Sampai batas waktu terakhir tahapan penyerahan dukungan calon perseorangan, tak satupun pasangan yang datang menyerahkan dukungan," tutur Komisioner KPU Jatim Choirul Anam.

Sementara untuk pendaftaran bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dari partai politik dijadwalkan dibuka pada 8-10 Januari 2018.

Berapa pun dan siapa pun pasangannya, semoga Pilkada Jatim yang digelar serentak bersama 18 Pilkada di Kabupaten/Kota tepat dua pekan setelah Hari Raya Idul Fitri tahun depan berjalan lancar, aman, damai dan tanpa konflik.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arumi Bachsin Resmikan Posko Pemenangan Khofifah-Emil

Arumi Bachsin Resmikan Posko Pemenangan Khofifah-Emil

News | Sabtu, 23 Desember 2017 | 18:06 WIB

Ada Dugaan Skenario "All Jokowi" di Pilgub Jatim

Ada Dugaan Skenario "All Jokowi" di Pilgub Jatim

News | Kamis, 21 Desember 2017 | 06:08 WIB

Khofifah Maju di Pilgub Jatim, DPR: Etikanya Harus Mundur

Khofifah Maju di Pilgub Jatim, DPR: Etikanya Harus Mundur

News | Rabu, 29 November 2017 | 16:27 WIB

Terkini

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

×