Pangdam Sebut Bom Molotov di Makassar Bukan Terorisme, Tapi...

Yazir Farouk

Selasa, 02 Januari 2018 | 03:19 WIB
Pangdam Sebut Bom Molotov di Makassar Bukan Terorisme, Tapi...
Anggota Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca kejadian pelemparan bom di halaman Polsek Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (1/1).

Suara.com - Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti menyatakan jika kasus pelemparan bom molotov di Mapolsek Bontoala Makassar belum mengarah ke indikasi kelompok teroris.

"Ini adalah kejadian kriminal dan akan ditangani oleh polisi. Belum ada indikasi teroris, penanganannya biar diselesaikan oleh polisi, tapi pasti kita juga akan bantu," kata Mayjen TNI Agus Surya Bakti di Mapolsek Bontoala, Senin (1/1/2018).

Agus seperti dikutip Antara mengatakan, pihaknya akan membantu melakukan pengecekan jaringan pelaku. Dia juga berharap masyarakat berperan aktif memberikan informasi penting terkait peristiwa tersebut.

"Kesiapan aparat cukup baik, mereka masih bersiaga. Yang namanya maling, pasti lah mereka mencari peluang yang paling mudah. Kami serahkan ke polisi," katanya.

Sebelumnya, markas Polsek Bontoala di Jalan Sunu, Makassar mendapat teror bom molotov beberapa jam setelah pergantian tahun.

Dua polisi yang terkena serangan bom dengan kategori daya ledak rendah atau low explosive itu yakni Brigpol Yudirsan dan Kapolsek Bontoala Kompol Rafiuddin.

Brigpol Yudirsan mengalami luka pada bagian paha kanannya, sedangkan Kompol Rafiuddin di bagian jari kirinya.

"Berdasarkan keterangan korban, sebelum kejadian itu, pak Kapolsek sempat melihat orang tak dikenal yang tiba-tiba muncul dan melemparkan benda. Setelah lemparan itu terjadi ledakan dan pelaku langsung melarikan diri ke belakang kantor Polsek," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Belum Pastikan Aksi Bontoala Kerjaan Teroris

Polisi Belum Pastikan Aksi Bontoala Kerjaan Teroris

News | Senin, 01 Januari 2018 | 16:56 WIB

"Blar" Molotov Meledak di Polsek Bontoala, Begini Kronologisnya

"Blar" Molotov Meledak di Polsek Bontoala, Begini Kronologisnya

News | Senin, 01 Januari 2018 | 14:15 WIB

Kapolda Sulsel: Pengebom Mapolsek Bontoala Diperkirakan 2 Orang

Kapolda Sulsel: Pengebom Mapolsek Bontoala Diperkirakan 2 Orang

News | Senin, 01 Januari 2018 | 13:46 WIB

Tas Ransel Milik Pengebom Mapolsek Bontoala Ditemukan Polisi

Tas Ransel Milik Pengebom Mapolsek Bontoala Ditemukan Polisi

News | Senin, 01 Januari 2018 | 11:20 WIB

Bom Meledak di Mapolsek Bontoala saat Malam Tahun Baru, 2 Terluka

Bom Meledak di Mapolsek Bontoala saat Malam Tahun Baru, 2 Terluka

News | Senin, 01 Januari 2018 | 10:51 WIB

Terkini

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:57 WIB

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:53 WIB

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 22:51 WIB

Wapres Gibran Ikut Disadap Listyo Sigit Prabowo? Yusril: Hanya Allah yang Tahu

Wapres Gibran Ikut Disadap Listyo Sigit Prabowo? Yusril: Hanya Allah yang Tahu

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:49 WIB

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 22:46 WIB

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:43 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:40 WIB

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

×