Kapolda Sulsel: Pengebom Mapolsek Bontoala Diperkirakan 2 Orang

Reza Gunadha

Senin, 01 Januari 2018 | 13:46 WIB
Kapolda Sulsel: Pengebom Mapolsek Bontoala Diperkirakan 2 Orang
Markas Polsek Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dilempar bom molotov, pada malam tahun baru, Senin (1/1/2018) dini hari tadi. [Kabar Makassar]

Suara.com - Kapolda Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Umar Septono menegaskan, bom yang dilemparkan pelaku misterius dan meledak di Mapolsek Bontoala, Makassar, Senin (1/1/2018) dini hari berdaya ledak rendah.

”Daya ledaknya rendah. Total tiga kali ledakan,” kata Umar seperti dilansir kabarmakassar.com—jaringan Suara.com, Senin siang.

Ia mengungkapkan, pelaku pengeboman itu diperkiran satu hingga dua orang. Kekinian, polisi masih menelisik jati diri dan keberadaan pelaku.

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Dicky Sondani mengatakan, ledakan itu melukai dua korban.

Korban adalah Kapolsek Bontoala Komisaris Rafiuddin dan satu anak buahnya, Brigadir Yudirsan menjadi korban. Keduanya mendapat luka akibat terkena serpihan bom.

“Saksi mengatakan, melihat ada orang tak dikenal tiba-tiba datang dan melempar benda yang diduga bom molotov ke mapolsek. Peristiwanya terjadi sekitar pukul 03.00 WITA dini hari tadi," terang Dicky.

Selain melukai dua polisi, bom itu juga memecahkan kaca-kaca mapolsek dan jendela mobil yang terparkir di halaman depan.

Setelah melempar bom, kata dia, pelaku langsung melarikan diri ke area belakang mapolsek.

Tim Penijak Bom mendatangi lokasi pada pukul 04.30 WITA. Mereka menemukan satu tas ransel diduga milik pelaku di area belakang mapolsek.

Sementara Tim Forensik dan  Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, sejak pukul 07.20 WITA. Mereka terus melakukan penelusuran dan memeriksa sejumlah titik yang menjadi penyebab ledakan tersebut.

"Sedangkan Brigadir Yudirsan dan Kapolsek sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat pengobatan, Kapolsek mendapat luka di lengan. Sementara Brigadir Yudirsan mendapat luka di kedua lengan," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tas Ransel Milik Pengebom Mapolsek Bontoala Ditemukan Polisi

Tas Ransel Milik Pengebom Mapolsek Bontoala Ditemukan Polisi

News | Senin, 01 Januari 2018 | 11:20 WIB

Bom Meledak di Mapolsek Bontoala saat Malam Tahun Baru, 2 Terluka

Bom Meledak di Mapolsek Bontoala saat Malam Tahun Baru, 2 Terluka

News | Senin, 01 Januari 2018 | 10:51 WIB

Tak Bayar Upah Buruh, Rumah Bos Restoran Dilempar Molotov

Tak Bayar Upah Buruh, Rumah Bos Restoran Dilempar Molotov

News | Minggu, 26 November 2017 | 10:35 WIB

Siapa Pengirim Bom Molotov untuk Dirut Transjakarta?

Siapa Pengirim Bom Molotov untuk Dirut Transjakarta?

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 15:25 WIB

Polisi Bakal Perketat Pengamanan Rumah Dirut TransJakarta

Polisi Bakal Perketat Pengamanan Rumah Dirut TransJakarta

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 14:13 WIB

Terkini

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:25 WIB

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:24 WIB

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 14:23 WIB

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:21 WIB

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

×