Dibekuk karena Narkoba, Kehidupan Istri Wawali Gorontalo Dikritik

Reza Gunadha

Jum'at, 05 Januari 2018 | 12:12 WIB
Dibekuk karena Narkoba, Kehidupan Istri Wawali Gorontalo Dikritik
SD, istri wakil wali kota gorontalo (kiri) dan DJ Davina (kanan) saat pesta perayaan Tahun Baru 2018. [Facebook/Sherli Djou]

Suara.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi Gorontalo menggerebek pesta narkoba jenis sabu-sabu yang diikuti oleh SD, istri Wakil Wali Kota Gorontalo Charles Budi Doku.

SD dibekuk bersama seorang rekannya berinisial LM di  salah satu rumah Jalan Cokroaminoto, Gorontalo, Selasa (2/1/2018) pukul 22.00 WITA. BNNP juga menyita barang mukti bong atau alat hisap sabu-sabu, serta paket kecil kristal diduga narkoba.

Sang suami, Budi Doku, mengakui istrinya baru kali ini memakai narkoba. Ia juga berterima kasih kepada BNNP karena menangkap istrinya.

"Saya berterima kasih kepada BNNP karena telah menangkap. Pemerintah Kota Gorontalo ke depan akan terus memberantas narkoba dan minuman keras," kata Budi Doku seperti dilansir Antara, Kamis (4/1).

Budi juga meminta maaf kepada publik Gorontalo karena peristiwa tersebut.

"Saya memohon maaf, mungkin istri saya khilaf dan ini adalah musibah, Insya Allah ada hikmah di balik peristiwa ini," tuturnya.

Namun, publik tetap mengkritik perilaku SD. Apalagi, SD dinilai mereka bergaya hidup mewah sebelum dibekuk BNNP.

Gaya hidup mewah yang dikritik publik itu, merujuk pada sejumlah unggahan SD di akun Facebook miliknya.

baca juga

Melalui akun Facebook Sherli Djou—Jumat (5/1) tak lagi bisa diakses—istri pejabat tersebut mengunggah sejumlah foto dirinya tengah merayakan pesta pergantian tahun 2017-2018 dengan sejumlah disk jokey (DJ) ibu kota.

"Edisi Tahun BaRu bersama DJ' Poppy Davina From Jakarta & DJ' MaRio From M2000 Manado @PeKo," tulis SD di akun Facebooknya. Ia juga mengunggah foto-fotonya bersama DJ Davina dan DJ Mario.

SD, istri wakil wali kota gorontalo (kiri) dan DJ Davina (kanan) saat pesta perayaan Tahun Baru 2018. [Facebook/Sherli Djou]

Warganet, setelah SD ditangkap BNNP, ”membanjiri” kolom komentar unggahan SD itu dengan kritik.

"Istri wali kota kelakuannya kayak masih anak muda. Pesta-pesta bareng dj gawat dunia,” tulis akun Icha Aritra.

Warganet bernama Sadli Effendi menuliskan, ”Sangat memalukan ibu pejabat satu ini.”

Bahkan akun R Faizal Soewandono menyindir SD dengan memberikan komentar "Shabu Lover cooyyyy....."

Tidak Beli

Budi Doku membantah sang istri melakukan transaksi jual beli narkoba, sebelum ditangkap.

"Istri saya menceritakan bahwa ada orang berinisial S yang memberikan barang kepadanya, melalui sopir," ujarnya.

Budi menjelaskan, bahwa S diketahui mencari istrinya melalui seorang teman bernama Novi untuk meminta bantuan.

"Istri saya mengira pria tersebut akan meminta bantuan kepada wakil wali kota, oleh karena itu istri saya berencana mendatanginya, satu jam setelah S menanyakan istri saya," jelasnya.

Budi mengatakan, barang yang diduga narkoba jenis sabu-sabu itupun diberikan oleh S kepada supir seusai menerima undangan namun tidak didatangi oleh istrinya.

"Setahu saya, baru kali ini istri saya menggunakan narkoba dan memang ada prosedur untuk rehabilitasi seperti pernah kecanduan, dan kami akan ikuti prosedur itu," tegasnya.

Ia mengungkapkan, bahwa istrinya gemar donor darah sejak lama, dan tidak benar ada informasi bahwa SD telah menggunakan narkoba sejak beberapa tahun silam.

3 Kali Pingsan

Sebelumnya, BNNP Gorontalo merilis hasil tes urine SD. Berdasarkan tes, urine SD positif mengandung metamfetamin atau bahan narkotika.

Kepala BNNP Gorontalo Brigjen Oneng Subroto, Rabu (3/1/2018), mengungkapkan tes urine langsung dilakukan pihaknya seusai menangkap SD.

SD ditangkap bersama rekannya berinisial LM di salah satu rumah di Jalan Cokroaminoto Kota Gorontalo, yang diduga tempat pesta mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.

"Saat ini status keduanya masih terperiksa, kami juga belum melakukan pemeriksaan lanjutan karena melihat kondisi dari keduanya yang masih syok," kata Oneng.

Oneng juga mengungkapkan bahwa sesuai laporan, SD sempat pingsan hingga tiga kali saat akan dimintakan keterangan oleh penyidik.

"Yang jelas kedua wanita ini belum ditahan, namanya ibu-ibu masih syok dan belum bisa ditindak," ungkap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istrinya Dibekuk saat Pesta Sabu, Wawali Gorontalo: Terima Kasih

Istrinya Dibekuk saat Pesta Sabu, Wawali Gorontalo: Terima Kasih

News | Jum'at, 05 Januari 2018 | 10:16 WIB

Istrinya Ditangkap saat Pesta Sabu, Wawali Gorontalo: Dia Khilaf

Istrinya Ditangkap saat Pesta Sabu, Wawali Gorontalo: Dia Khilaf

News | Kamis, 04 Januari 2018 | 13:05 WIB

Dibekuk Usai Pesta Narkoba, Istri Wawali Kota Gorontalo Pingsan

Dibekuk Usai Pesta Narkoba, Istri Wawali Kota Gorontalo Pingsan

News | Kamis, 04 Januari 2018 | 10:45 WIB

Polisi Sebar Identitas Dua Buronan Pesta Narkoba Pretty Asmara

Polisi Sebar Identitas Dua Buronan Pesta Narkoba Pretty Asmara

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 18:45 WIB

Ketujuh Teman Pretty Asmara Tertangkap, Jalani Tes Assessment

Ketujuh Teman Pretty Asmara Tertangkap, Jalani Tes Assessment

Entertainment | Rabu, 19 Juli 2017 | 06:45 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×