Bermotor Hindari Lobang, Ening Tewas Mengenaskan Tertabrak Bus

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 06 Januari 2018 | 00:01 WIB
Bermotor Hindari Lobang, Ening Tewas Mengenaskan Tertabrak Bus
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor (Shutterstock).

Suara.com - Seorang pemotor bernama Ening (45) tewas bertabrakan dengan bus di Jalan Raya Palabuhan, Jumat (5/1/2018). Dia adalah warga Kampung Cibandi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Dia mengendarai motor Honda Beat bertabrakan dengan bus karena mencoba menghindari lobang di di Jalan Raya Palabuhan, tepatnya di Kampung Babakan RT 01/02, Desa Warungkiara Kecamatan Warungkiara," kata Babinsa Koramil Warungkiara Serda Agus Subandar di Sukabumi, Jumat (5/1/2018).

Informasi yang dihimpun, kecelakaan yang menewaskan seorang pemotor tersebut berawal dari Ening yang berboncengan dengan Nina Lesmana melajukan motornya tersebut dengan kecepatan tinggi dari arah Palabuhanratu menuju Sukabumi.

Namun saat di tikungan, korban mencoba menghindari jalan berlobang, tetapi dari arah berlawanan datang bus MGI bernopol F 7637 AC dan tabrakan pun tidak bisa dihindari.

Motor korban pun menabrak bagian depan bus tersebut dan tubuh Ening dan rekannya terpental beberapa meter.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mencoba memberikan bantuan, tapi karena luka parah di bagian kepala, Ening meninggal di tempat. Sementara rekannya mengalami luka-luka di bagian wajah, kaki dan tangannya.

"Jasad korban sudah dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak dan rekannya pun tengah menjalani pengobatan di rumah sakit yang sama," tambahnya.

Agus mengatakan kasus kecelakaan lalu lintas di jalur menuju objek wisata Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu sudah dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Sukabumi dan untuk saksi serta sopir bus tengah dimintai keterangan.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada pengendara agar di jalur tersebut pengendara tidak melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi karena rawan terjadi kecelakaan. Lanjut dia, kondisi jalan yang berkelok, banyak tikungan, berlobang serta licin kerap menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecelakaan Libatkan 11 Mobil, Tol Bawen-Semarang Sempat Macet

Kecelakaan Libatkan 11 Mobil, Tol Bawen-Semarang Sempat Macet

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 03:16 WIB

Tabrakan Bus, 20 Orang Tewas saat Mau ke Gereja

Tabrakan Bus, 20 Orang Tewas saat Mau ke Gereja

News | Senin, 25 Desember 2017 | 12:08 WIB

Metromini Hantam Tiga Sepeda Motor di Jalan Layang Kebayoran Lama

Metromini Hantam Tiga Sepeda Motor di Jalan Layang Kebayoran Lama

News | Jum'at, 22 Desember 2017 | 11:18 WIB

Tabrakan Maut Kereta dan Bus Sekolah Tewaskan 4 Anak

Tabrakan Maut Kereta dan Bus Sekolah Tewaskan 4 Anak

News | Jum'at, 15 Desember 2017 | 06:02 WIB

Polisi Sudah Kirim Berkas Kasus Kecelakaan Novanto ke Kejati DKI

Polisi Sudah Kirim Berkas Kasus Kecelakaan Novanto ke Kejati DKI

News | Rabu, 13 Desember 2017 | 16:58 WIB

Terkini

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:48 WIB

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:38 WIB

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:34 WIB

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:32 WIB