Besok, Polisi Periksa Menteri Nasir soal Tuduhan Keturunan PKI

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 16 Januari 2018 | 13:48 WIB
Besok, Polisi Periksa Menteri Nasir soal Tuduhan Keturunan PKI

Suara.com - Penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, akan memanggil Menteri Riset dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammad Nasir, Rabu (17/1/2018) besok

Nasir akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus penghinaan dan pencemaran nama baik yang dikirim melalui pesan aplikasi WhatsApp.

"Kami akan memeriksa pak menteri hari Rabu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (16/1/2018).

Namun, kata Argo, penyidik sejauh ini belum mendapatkan konfirmasi apakah Nasir bisa menghadiri pemeriksaan atau tidak.

Apabila Nasir hadir, polisi akan menanyakan soal pesan dari nomor telepon misterius berisi tuduhan anggota Partai Komunis Indonesia yang diterima ke telepon seluler Nasir.

"Nanti kami tanya (berapa kali chat WA) ke pak menteri, kan belum diperiksa," kata Argo.

Argo juga masih enggan menjawab apakah polisi sudah melacak pelaku pencemaran nama baik ke Nasir melalui nomor telepon pengirimnya. Dia meminta agar awak media bersabar menungggu hasil pengembangan dari penyidik.

"Itu teknis penyidik," kata dia.

baca juga

Selain dituduh keturunan PKI, isi pesan dari nomor telepon tak dikenal itu juga menyebut Nasir bodoh.

Kasus penghinaan dan pencemaran nama baik Nasir dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Selasa (9/1/2018). Laporan itu dibuat Kepala Bagian Advokasi Hukum pada Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti Polaris Siregar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pekan Ini, Sandiaga Uno Bakal Diperiksa soal Kasus Tanah

Pekan Ini, Sandiaga Uno Bakal Diperiksa soal Kasus Tanah

News | Selasa, 16 Januari 2018 | 13:44 WIB

Polisi: yang Ambruk adalah Kanopi dekat Starbucks Gedung BEI

Polisi: yang Ambruk adalah Kanopi dekat Starbucks Gedung BEI

News | Senin, 15 Januari 2018 | 13:27 WIB

Akhir Karier Pencuri Motor Sadis Jaringan Lampung di Ibu Kota

Akhir Karier Pencuri Motor Sadis Jaringan Lampung di Ibu Kota

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 17:33 WIB

Larangan Pemotor Dicabut,Polisi Tenggat Pemprov DKI Sebulan

Larangan Pemotor Dicabut,Polisi Tenggat Pemprov DKI Sebulan

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 15:00 WIB

Polisi Kebut Pemberkasan Kasus Narkoba Jennifer Dunn

Polisi Kebut Pemberkasan Kasus Narkoba Jennifer Dunn

Entertainment | Jum'at, 12 Januari 2018 | 09:37 WIB

Terkini

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:59 WIB

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB

Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!

Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB

Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo

Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:34 WIB