Golkar Nilai Kerja Mensos Idrus Terganggu Jika Rangkap Jabatan

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Rabu, 17 Januari 2018 | 12:54 WIB
Golkar Nilai Kerja Mensos Idrus Terganggu Jika Rangkap Jabatan
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham dilantik sebagai Menteri Sosial mengganti Khofifah Indar Parawansa yang akan maju sebagai kandidat Gubernur Jawa Timur. Idrus dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (17/1/2018).

Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Mahyudin mengatakan belum ada wacana di internal Golkar untuk menggantikan Idrus sebagai Sekjen Partai Berlambang Pohon Beringin. Sebab rangkap jabatan yang akan diemban Idrus bisa membuat kinerja dia tidak optimal.

"Saya tidak tahu sepenuhnya kepada Ketua Umum (pergantian Idrus). Tapi biasanya memang, idealnya posisi Sekjen itu kan sangat sibuk, sangat padat, kalau merangkap Menteri Sosial saya kira tidak akan optimal," kata Mahyudin di DPR, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Wakil Ketua MPR menilai, sebaiknya posisi Sekjen Golkar diisi oleh figur lain. Sementara Idrus fokus di posisi Menteri Sosial.

Pengganti Idrus pada jabatan Sekjen harus orang yang mumpuni dan bisa menjadi mitra kerja yang baik buat Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Kata Mahyudin, tak sedikit kader Golkar yang berpotensi untuk mengganti Idrus.

"Tapi selama ini ada beberapa nama masukan seperti Pak Happy Bone, Pak Ibnu munzir, juga mungkin ada beberapa dari kader kami yang dia mantan tentara yang masuk ya, saya kira juga menarik untuk jadi Sekjen Partai Golkar," tutur Mahyudin.

Kesediaan Idrus menjabat sebagai Menteri Sosial dinilai sebagai isyarat bahwa dia siap melepaskan jabatan Sekjen Golkar.

Lagi pula, jabatan Menteri bukan hal yang mudah. Idrus harus merelakan semua waktunya untuk bekerja di jabatan Menteri Sosial.

Mahyudin mengatakan, pergantian Idrus sebagai Sekjen, sepenuhnya jadi hak Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar. Hal itu sesuai dengan mandat Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar yang menunjuk Airlangga sebagai formatur tunggal.

baca juga

"Waktu yang diberikan pada beliau (Airlangga), tentu diharapkan beliau gunakan waktu sebaik-baiknya untuk menyusun kepengurusan, termasuk menentukan Sekjen yang cocok bekerjasama dengan beliau," kata Mahyudin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Idrus Marham Jadi Mensos, Jokowi: Biar Khofifah Fokus Pilkada

Idrus Marham Jadi Mensos, Jokowi: Biar Khofifah Fokus Pilkada

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 12:08 WIB

Jadi Mensos, Idrus Marham Bisa Jadi 'Jembatan' Senayan-Istana

Jadi Mensos, Idrus Marham Bisa Jadi 'Jembatan' Senayan-Istana

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 11:52 WIB

Alasan Jokowi Pertahankan Airlangga Meski Jadi Ketum Golkar

Alasan Jokowi Pertahankan Airlangga Meski Jadi Ketum Golkar

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 11:44 WIB

PKB Terima Idrus Marham Gantikan Khofifah di Kabinet Jokowi

PKB Terima Idrus Marham Gantikan Khofifah di Kabinet Jokowi

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 11:32 WIB

Mensos Idrus Marham, Doktor Cumlaude "Demokrasi Setengah Hati"

Mensos Idrus Marham, Doktor Cumlaude "Demokrasi Setengah Hati"

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 10:08 WIB

Terkini

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB