PDIP: Waspada Isu Sara Menjelang Pilkada 2018

Dythia Novianty, Lili Handayani

Rabu, 24 Januari 2018 | 21:50 WIB
PDIP: Waspada Isu Sara Menjelang Pilkada 2018
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ahmad Basarah. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Menjelang Pilkada Serentak 2018, strategi politik masing-masing kandidat menjadi hal yang perlu diperhatikan sekaligus diwaspadai. Salah satunya adalah strategi dengan menggunakan politik identitas yang berkaitan erat dengan isu SARA.

Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah mengatakan, apabila seorang kandidat mengedepankan politik indentitas, maka hal tersebut kemunduran dalam demokrasi.

"Kalau Pilkada mengekespolitasi politik identitas, menurut saya kemunduran peradaban demokarasi 80 tahun dan kalah dengan generasi Sumpah Pemuda," kata Basarah dalam diskusi 'Ancaman isu SARA dalam Pilkada 2018' di gedung Prinlmanaya Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (24/1/2018).

Basarah mengajak para calon kepala daerah menjaga kualitas demokrasi berdasarkan Pancasila dan UU. Ia menghimbau agar para kandidat tidak menghalalkan segala cara untuk menang, termasuk dengan cara menyebarkan isu SARA.

"Yang terpilih adalah pemimpin negara, bukan agama. Yang kita cari dari mereka apakah mereka dapat menyejahterakan rakyat sesuai janji, sesuai sila kelima, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar anggota DPR itu.

Lebih lanjut, Basarah menilai, kampanye dengan menggunakan SARA berdampak jangka panjang bagi masyarakat. Dampak laten yang dirasakan, kepercayaan masyarakat terhadap Pancasila dan UU negara akan menjadi berkurang.

"Dalam batin kita pasti banyak yang bertanya, apakah masih ada tempat sebagai janji Pancasila tentang persatuan Indonesia?" tuturnya.

"Padahal dalam UU pasal 27, mengatakan setiap WNI mempunyai kedudukan hukum di dalam pemerintahan. Pasal 28D juga menjamin hal yang sama," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Baru 1.100 Calon Kepala Daerah Lapor Harta Kekayaan ke KPK

Baru 1.100 Calon Kepala Daerah Lapor Harta Kekayaan ke KPK

News | Sabtu, 20 Januari 2018 | 00:12 WIB

PPATK: Bank BUMD Berpotensi Disalahgunakan dalam Pilkada 2018

PPATK: Bank BUMD Berpotensi Disalahgunakan dalam Pilkada 2018

Bisnis | Selasa, 16 Januari 2018 | 11:13 WIB

Kalbar dan Papua Jadi Daerah Paling Rawan di Pilkada 2018

Kalbar dan Papua Jadi Daerah Paling Rawan di Pilkada 2018

News | Senin, 15 Januari 2018 | 13:56 WIB

Pilkada Palangka Raya, PPP Usung Fairid Naparin-Umi Mastika

Pilkada Palangka Raya, PPP Usung Fairid Naparin-Umi Mastika

News | Rabu, 10 Januari 2018 | 06:21 WIB

Ahmad Basarah Siap Kalau Diperintahkan Megawati Gantikan Anas

Ahmad Basarah Siap Kalau Diperintahkan Megawati Gantikan Anas

News | Selasa, 09 Januari 2018 | 17:13 WIB

Gus Yasin Mundur dari Anggota DPRD Jawa Tengah

Gus Yasin Mundur dari Anggota DPRD Jawa Tengah

News | Selasa, 09 Januari 2018 | 08:57 WIB

Terkini

Wall Street Babak Belur Dihantam Isu AI, IHSG Justru Kebal dan Siap Meroket?

Wall Street Babak Belur Dihantam Isu AI, IHSG Justru Kebal dan Siap Meroket?

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 08:34 WIB

Pria Viral Aniaya Perempuan di Taman Kota Pekanbaru Ditangkap

Pria Viral Aniaya Perempuan di Taman Kota Pekanbaru Ditangkap

Riau | Rabu, 09 September 2026 | 08:29 WIB

Uji Pasal Santet di MK, 5 Mahasiswa Unpam Ditanya Hakim: Anda Punya Kekuatan Gaib?

Uji Pasal Santet di MK, 5 Mahasiswa Unpam Ditanya Hakim: Anda Punya Kekuatan Gaib?

News | Rabu, 09 September 2026 | 08:27 WIB

Hujan Abu Vulkanik Datang? Ini Protokol Ketat Berkendara Agar Motor Tetap Sehat dan Selamat

Hujan Abu Vulkanik Datang? Ini Protokol Ketat Berkendara Agar Motor Tetap Sehat dan Selamat

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 08:24 WIB

BPS Rahasiakan Bobot 39 Variabel Penentu Desil

BPS Rahasiakan Bobot 39 Variabel Penentu Desil

News | Rabu, 09 September 2026 | 08:10 WIB

Dari Game of Thrones ke Harry Potter, realme Makin Serius Bikin Smartphone Crossover

Dari Game of Thrones ke Harry Potter, realme Makin Serius Bikin Smartphone Crossover

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 08:10 WIB

Operasi SAR Hari Kedua 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Dilanjutkan, Area Pencarian Diperluas

Operasi SAR Hari Kedua 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Dilanjutkan, Area Pencarian Diperluas

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 08:09 WIB

Menakar Jalan Panjang Olahraga Indonesia

Menakar Jalan Panjang Olahraga Indonesia

Opini | Rabu, 09 September 2026 | 08:04 WIB

Terungkap! Ini Identitas Lima Wartawan yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Terungkap! Ini Identitas Lima Wartawan yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Jabar | Rabu, 09 September 2026 | 08:00 WIB

Sidang Kasus Haji: Dua Saksi Bantah Yaqut Cholil Qoumas Terima Uang USD 271 Ribu

Sidang Kasus Haji: Dua Saksi Bantah Yaqut Cholil Qoumas Terima Uang USD 271 Ribu

News | Rabu, 09 September 2026 | 07:59 WIB

×