Awan Mirip UFO Muncul di Banyumas

Ardi Mandiri

Minggu, 28 Januari 2018 | 05:15 WIB
Awan Mirip UFO Muncul di Banyumas
Tangkapan gambar dari sebuah video pesawat tempur AS, yang menunjukkan sebuah pesawat tak dikenal dan diduga sebagai UFO. Peristiwa dalam rekaman itu terjadi pada 2004 silam. [YouTube/Departemen Pertahanan AS]

Suara.com - Sebagian warga Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, khususnya yang bermukim di sekitar Kawasan Wisata Baturraden dikejutkan dengan munculnya awan yang berbentuk seperti UFO (Unidentified Flying Object). Bahkan, foto awan yang muncul di lereng selatan Gunung Slamet pada hari Sabtu sekitar pukul 10.00 WIB, telah banyak beredar melalui media sosial.

Salah seorang warga yang mengabadikan kemunculan awan itu melalui kamera telepon pintarnya, Kusworo mengaku baru sekali melihat fenomena alam tersebut.

"Begitu melihatnya, saya langsung memotret awan tersebut," kata dia yang juga Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyumas.

Dia mengakui masyarakat sekitar Baturraden sempat khawatir jika awan tersebut mengakibatkan bencana seperti angin puting beliung atau langkisau.

Oleh karena itu, dia pun segera menyiagakan personel TRC BPBD Banyumas guna mengantisipasi jika terjadi bencana pascamunculnya awan tersebut.

Salah seorang warga Purwokerto, Waskita mengaku sempat heran ketika melihat ke arah utara karena Gunung Slamet terlihat tidak seperti biasanya.

"Tadi pagi, awan yang menutupi lereng selatan Gunung Slamet tidak terlihat seperti biasanya, kelihatan aneh," katanya.

Warga lainnya, Imam mengaku khawatir awan yang muncul pada Sabtu (27/1) pagi itu mengganggu penerbangan terutama pesawat berukuran kecil.

Saat dihubungi dari Purwokerto, Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan awan yang muncul di Baturraden termasuk awan lentikularis.

"Awan yang berbentuk seperti UFO itu secara ilmiah disebut 'Altocumulus lenticularis' yang lebih dikenal dengan awan lentikularis," katanya.

Ia mengatakan awan lentikularis sebenarnya hanya awan biasa namun karena adanya dua angin yang berlawanan arah dan saling bertubrukan sehingga membuat awan seperti melintir.

Dalam hal ini, kata dia, angin yang cukup kencang di dekat puncak gunung terbentur ke gunung sehingga angin tersebut akan memutar atau melintir dan memengaruhi bentuk awan di atasnya.

"Awan tersebut tidak berdampak atau tidak mendatangkan bencana, maksimum tiga jam sudah hilang," jelasnya.

Kendati tidak mendatangkan bencana, dia mengatakan awan lentikularis sangat berbahaya bagi penerbangan karena bisa mengakibatkan turbulensi. [Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alih-alih Musnahkan Bumi, Alien Diam-diam Pelajari Manusia

Alih-alih Musnahkan Bumi, Alien Diam-diam Pelajari Manusia

Tekno | Jum'at, 05 Januari 2018 | 20:21 WIB

Eks Pejabat Pentagon: AS Miliki Banyak Bukti Terkait UFO

Eks Pejabat Pentagon: AS Miliki Banyak Bukti Terkait UFO

Tekno | Rabu, 20 Desember 2017 | 08:11 WIB

Kisah Dua Pilot AS Berjumpa Pesawat Alien di Pasifik

Kisah Dua Pilot AS Berjumpa Pesawat Alien di Pasifik

Tekno | Senin, 18 Desember 2017 | 07:14 WIB

Terkini

Kapal Pesir Berlogo Kemhan Viral! Ternyata Milik Haji Isam untuk Proyek Pangan

Kapal Pesir Berlogo Kemhan Viral! Ternyata Milik Haji Isam untuk Proyek Pangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Ayah, Aku Hanya Ingin Didengar

Ayah, Aku Hanya Ingin Didengar

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra

Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Lebih dari Sekadar Kopi dan Hujan: Membedah Makna Spiritual Lirik Bersenja Gurau

Lebih dari Sekadar Kopi dan Hujan: Membedah Makna Spiritual Lirik Bersenja Gurau

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Persija Jakarta Uji Kekuatan 2 Tim Thailand, Bukan Lawan Sembarangan

Persija Jakarta Uji Kekuatan 2 Tim Thailand, Bukan Lawan Sembarangan

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Apa Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum? Ini 5 Cara Mengatasinya

Apa Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum? Ini 5 Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026

Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Gempa NTT Tewaskan 14 Orang, Puluhan Rumah Rusak hingga Warga Butuh Makanan

Gempa NTT Tewaskan 14 Orang, Puluhan Rumah Rusak hingga Warga Butuh Makanan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:20 WIB

8 Benda di Kamar Tidur yang Bisa Menghalangi Datangnya Jodoh Menurut Feng Shui

8 Benda di Kamar Tidur yang Bisa Menghalangi Datangnya Jodoh Menurut Feng Shui

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Bukan Sekadar Dayang: Genduk Duku dan Perempuan yang Melawan Kuasa

Bukan Sekadar Dayang: Genduk Duku dan Perempuan yang Melawan Kuasa

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:15 WIB

×