Protes Jalan Tanah Abang Ditutup, Angkot Merasa Disingkirkan

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 30 Januari 2018 | 16:52 WIB
Protes Jalan Tanah Abang Ditutup, Angkot Merasa Disingkirkan
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) menempati tenda untuk berdagang di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Jumat (22/12).

Suara.com - DPP Organisasi Angkutan Darat atau Organda menyayangkan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menutup jalur kawasan Pasar Tanah Abang bagi trayek angkutan umum. Sebab tidak ada perencanaan yang matang dari Pemprov DKI mengenai pengembangan kawasan Tanah Abang yang jadi alasan ditutupnya akses trayek angkutan umum di sana.

"Kalau penutupan akses trayek angkot itu konon sebagai suatu langkah untuk rencana pengembangan kawasan Tanah Abang lebih besar lagi, mohon otoritas melakukan ini benar-benar dengan roadmap yang jelas," kata Ateng Aryono, Sekjen Organda saat ditemui di resto D'cos, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa (30/1/2018).

Oleh karena itu, ia meminta Pemprov DKI membuat skema yang jelas mengenai pengembangan kawasan Tanah Abang‎ agar para pengemudi angkutan umum dapat memahami. Sebab jika tidak ada kejelasan seperti sekarang, para pengemudi merasa sengaja disingkirkan Pemprov DKI.

"Sehingga teman-teman tidak bertanya-tanya dan kemudian tidak suhuzon, Oh ini jangan-jangan saya mau dieleminir. Tapi kalau itu pasti, ada suatu kejelasan mungkin ada jalan keluar yang baik," ujar dia.

Ia meminta Pemprov melakukan penataan kawasan Tanah Abang secara bijak dan tidak merugikan satu pihak, seperti pengemudi angkutan umum. Sedangkan di satu sisi kebijakan ini menguntungkan pedagang kaki lima yang diberi tempat untuk berjualan. Menurutnya kebijakan itu ada negatif dan positifnya.

"‎Itu pasti plus minus, tapi saya tidak mau melihatnya lagi dari sisi legal formal, karena ini semua ada aturannya. Tetapi bagaimana pemprov DKI bisa melakukan itu dengan baik, khususnya Dinas Perhubungan," kata dia.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI menutup Jalan Jatibaru Raya di depan Stasiun Tanah Abang. Sehingga Angkutan Umum tidak bisa ‎melewati jalur menuju pasar Tanah Abang. Kawasan ini ditutup dan rencananya akan dijadikan tempat pedagang kaki lima berjualan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Transjakarta Tanah Abang Tak Beroperasi, Banyak Warga Jalan Kaki

Transjakarta Tanah Abang Tak Beroperasi, Banyak Warga Jalan Kaki

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 16:38 WIB

Organda: Aturan Batas Tarif Atas Bawah Lindungi Konsumen

Organda: Aturan Batas Tarif Atas Bawah Lindungi Konsumen

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 15:31 WIB

Organda Dukung Pemerintah Terapkan Permenhub 108 ke Taksi Online

Organda Dukung Pemerintah Terapkan Permenhub 108 ke Taksi Online

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 14:26 WIB

Anies Minta Persoalan PKL Tanah Abang Tak Dipolitisasi

Anies Minta Persoalan PKL Tanah Abang Tak Dipolitisasi

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 13:50 WIB

Surat Emak-Emak untuk Anies Usai Didatangi Gerombolan Ormas

Surat Emak-Emak untuk Anies Usai Didatangi Gerombolan Ormas

News | Senin, 29 Januari 2018 | 07:00 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×