Komisi HAM PBB Minta Indonesia Tak Diskriminasi dengan LGBT

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 06 Februari 2018 | 14:23 WIB
Komisi HAM PBB Minta Indonesia Tak Diskriminasi dengan LGBT
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Komisioner Tinggi HAM PBB, Zeid Ra'ad Al Hussein di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (6/2/2018). (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Komisioner Tinggi HAM PBB, Zeid Ra'ad Al Hussein‎ di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (6/2/2018)‎.

Dalam pertemuan itu, selain membahas pelanggaran hak asasi manusia yang melanda warga Rohingya, juga membicarakan ‎kebijakan diskriminatif terhadap kelompok minoritas seperti Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender atau LGBT.

‎"Tadi diangkat juga beberapa persoalan terakhir ini terkait RKUHP, termasuk dengan LGBT. Nanti saya dan Pak Komisioner secara lebih mendalam akan membahas isu itu," kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Komisioner Tinggi PBB mengingatkan pemerintah Indonesia agar tidak diskriminatif terhadap kelompok minoritas seperti LBGT. Mengingat Rancangan Kitab Undang undang Hukum Pidana atau RKUHP masih banyak kontroversi, sebab banyak pasal yang diskriminatif.

"Beliau mengatakan bahwa kita tidak boleh melakukan diskriminasi, tetapi Indonesia punya budaya dan kepercayaan bahwa promosi, pormoting secara publik itu tidak dapat diterima. Dan saya menyampaikan itu kan konsep pemerintah, tapi pembahasan masih di parlemen," ujar dia.

Dalam pertemuan itu Zeid Ra'ad Al Hussein‎ menekankan agar hak asasi kelompok minoritas agar dilindungi oleh negara. Hal ini, lanjut dia, juga disampaikan Zeid kepada negara-negara di Eropa. Bahkan Zeid menentang kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang diskriminatif terhadap kelompok minoritas.

"Dalam hal yang sama kita juga di Indonesia harus tetap menghormati hak-hak masyarakat, baik minoritas agama, kelompok termajinalkan, dan percaya Bapak Presiden RI dapat melakukannya dengan baik," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lempar Bingkisan, Fadli Zon Sebut Jokowi Bergaya Primitif

Lempar Bingkisan, Fadli Zon Sebut Jokowi Bergaya Primitif

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 14:08 WIB

Bertemu Komisi HAM PBB, Jokowi Bahas Pengungsi Rohingya

Bertemu Komisi HAM PBB, Jokowi Bahas Pengungsi Rohingya

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 13:35 WIB

Kirim Zaadit ke Asmat, Fadli Zon: Logika Jokowi Harus Dikoreksi

Kirim Zaadit ke Asmat, Fadli Zon: Logika Jokowi Harus Dikoreksi

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 12:14 WIB

Gagal Tangani Karhutla, Jokowi Kembali Ancam Copot Kapolda

Gagal Tangani Karhutla, Jokowi Kembali Ancam Copot Kapolda

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 11:21 WIB

PDIP Pertanyakan Pemodal Elektabilitas Survei Jokowi Rendah

PDIP Pertanyakan Pemodal Elektabilitas Survei Jokowi Rendah

News | Senin, 05 Februari 2018 | 15:57 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×