Gagal Tangani Karhutla, Jokowi Kembali Ancam Copot Kapolda

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 06 Februari 2018 | 11:21 WIB
Gagal Tangani Karhutla, Jokowi Kembali Ancam Copot Kapolda
Helikopter MI-8MTV-1 milik BNPB melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan saat terjadi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Muara Belida, Muara Enim, Sumatera Selatan, Sabtu (16/9).

Suara.com - Presiden Joko Widodo mencatat dalam 3 tahun terakhir penanganan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla. Beradarkan laporan yang ia terima, ada penurunan dari tahun 2015 yang 21.929 hotspot, pada 2016 turun drastis menjadi 3.915 hotspot, dan 2017 turun menjadi 2.567 hotspot.

"‎penurunan yang sangat jauh sekali," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada peserta rapat koordinasi nasional pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Oleh karena itu, dia menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk terus mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada tahun ini.‎ Dalam penanganan karhutla ini pemerintah telah membentuk Satgas dari berbagai unsur, mulai dari kepala daerah seperti Gubernur, Bupati/Wali Kota, jajaran Kepolisian dan TNI serta elemen masyarakat.

"‎Saya ingin mengulangi lagi apa yang saya sampaikan di 2016-2017 lalu, penanganan Karhutla ini sudah dibentuk Satgas," ujar dia.

Dia mengingatkan ‎kembali kepada semua aparat di daerah, khususnya Kapolres, Kapolda, Komandan Kodim dan Pangdam untuk lebih tanggap dan tak lalai dalam penanganan Karhutla. Bagi pejabat yang lalai akan dicopot dari jabatannya.

"Kalau di wilayah saudara ada kebakaran dan tak tertangani aturan main sama, masih ingat? Dicopot. Tegas ini, saya ulang lagi. Paling kalau ada kebakaran sebelah mana saya telepon Panglima ganti Pangadamnya, telepon Kapolri minta Kapolda-nya ganti," kata dia.

‎"Cara ini saya kira sangat efektif menggerakkan satgas di lapangan, kalau ganti Gubernur nggak bisa. Jadi yang efektif telah kami lakukan menggerakan seluruh perusahaan, masyarakat, organisasi sampai bawah. Saya kira di Polri sampai Kamtibmas, di TNI sampai Babinsa efektif kalau digunakan menggerakkan masyarakat, perusahaan," tutup Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Pertanyakan Pemodal Elektabilitas Survei Jokowi Rendah

PDIP Pertanyakan Pemodal Elektabilitas Survei Jokowi Rendah

News | Senin, 05 Februari 2018 | 15:57 WIB

Pro Kontra Kartu Kuning dari BEM UI dan Kartu Merah Fahri Hamzah

Pro Kontra Kartu Kuning dari BEM UI dan Kartu Merah Fahri Hamzah

News | Minggu, 04 Februari 2018 | 12:32 WIB

Presiden Joko Widodo Meresmikan Lapangan Tenis Senayan

Presiden Joko Widodo Meresmikan Lapangan Tenis Senayan

News | Sabtu, 03 Februari 2018 | 11:57 WIB

Empat Calon Penantang Jokowi di Pilpres 2019

Empat Calon Penantang Jokowi di Pilpres 2019

News | Jum'at, 02 Februari 2018 | 16:51 WIB

Jokowi Terkuat 2019, Tapi Punya Tiga Kelemahan

Jokowi Terkuat 2019, Tapi Punya Tiga Kelemahan

News | Jum'at, 02 Februari 2018 | 15:42 WIB

Terkini

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:42 WIB

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:37 WIB

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:35 WIB

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol

Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 13:28 WIB

Ayah di Aceh Besar Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sejak MIN hingga SMP

Ayah di Aceh Besar Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sejak MIN hingga SMP

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 13:18 WIB

×