Retakan Tanah Ancam Warga Jember

Ardi Mandiri | Suara.com

Kamis, 08 Februari 2018 | 01:23 WIB
Retakan Tanah Ancam Warga Jember

Suara.com - Retakan tanah di perkebunan sengon milik warga di Desa Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengancam puluhan rumah warga yang berada di wilayah setempat.

"Pada minggu ketiga Januari 2018 sudah terjadi retakan-retakan tanah kecil, namun retakan tanah itu semakin lebar dan memanjang karena diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama tiga hari pada awal Februari 2018," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widi Prasetyo di Jember, Rabu.

Menurutnya lahan warga yang ditanami sengon mulai mengalami keretakan sepanjang 600 meter dengan lebar 10 sentimeter (cm) hingga 1 meter dan kedalaman retakan mencapai 1 meter hingga 2,8 meter, sedangkan jarak retakan tersebut ke permukiman warga sekitar 100 meter.

"Selain retak, lahan warga di Dusun Calok, Desa/Kecamatan Arjasa itu juga ambles hingga 80 cm, sehingga berpotensi terjadinya tanah bergerak (sliding) yang dapat mengancam permukiman warga yang berada di bawahnya," tuturnya.

Ia mengimbau warga yang rumahnya berada di bawah tanah yang retak, agar lebih meningkatkan kewaspadaan karena dikhawatirkan akan terjadi bencana tanah longsor akibat retakan yang cukup dalam dan panjang tersebut.

"Potensi ancamannya yakni terdapat 33 kepala keluarga yang akan terdampak langsung, apabila terjadi bencana tanah longsor di lokasi perkebunan sengon yang retak tersebut," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, BPBD Jember bersama muspika Arjasa dan warga melakukan penutupan retakan dan tanah yang ambles tersebut dengan menggunakan terpal dan menimbun dengan tanah, sehingga ketika hujan turun tidak langsung ke dalam retakan.

"Setelah retakan tanah ditutup dengan tanah dan dipadatkan, selanjutnya kami tutup retakan itu dengan terpal, agar air tidak langsung masuk ke dalam retakan tanah tersebut yang dapat berpotensi terjadi bencana longsor," ucap mantan Kepala Bakesbang Linmas Jember itu.

Widi menjelaskan BPBD Jember juga memberikan pemahaman kepada warga terkait dengan ancaman bencana yang akan dihadapi warga, sehingga diberikan arahan untuk menuju ke titik aman, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti bencana longsor.

"Sebagai langkah mitigasi bencana, warga juga diberikan informasi agar dalam melakukan penanaman pohon sengon untuk diselingi dengan menanam pohon yang memiliki akar tunggang seperti pohon mahoni, durian, manggis, atau alpukat yang dapat merekatkan tanah," ujarnya.

Sementara Camat Arjasa Bobby A. Shandy mengatakan pihaknya langsung melakukan langkah antisipasi dan berkoordinasi dengan BPBD Jember untuk menutup retakan tanah tersebut, sehingga diharapkan tidak terjadi bencana longsor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Program Kementerian ATR/BPN Jaga Pertumbuhan Ekonomi

4 Program Kementerian ATR/BPN Jaga Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 14 Desember 2017 | 10:30 WIB

Jokowi Janjikan Hasil Reformasi Agraria Mulai Terlihat Juli

Jokowi Janjikan Hasil Reformasi Agraria Mulai Terlihat Juli

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 17:55 WIB

Terkini

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB

10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial

10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial

News | Senin, 13 April 2026 | 20:21 WIB

Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed

Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed

News | Senin, 13 April 2026 | 20:08 WIB

Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu

Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu

News | Senin, 13 April 2026 | 19:36 WIB

Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir

Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir

News | Senin, 13 April 2026 | 19:29 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran

IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran

News | Senin, 13 April 2026 | 19:25 WIB